Yang ditakdirkan bersama, pasti dipertemukan. Sebaliknya, sekeras apa pun kita saling mempertahankan, jika kita tidak ditakdirkan bersama, pasti akan selalu ada alasan yang akan membawa kita pada perpisahan
...
" sial " gadis itu mengumpat saat melihat jurang di bawahnya.
" Menyerah lah " seseorang berucap sambil menodongkan senjata api padanya.
" mustahil "
" Kai, menyerahlah. Pemerintah pasti akan meringankan hukuman mu " menurunkan senjatanya dengan pandangan yang menyendu.
" Kiro. Seharusnya kau lebih tau tentang ku, dan mustahil bukan kalau aku menyerahkan diri " Kai melompat kedalam jurang yang kedalamannya masih belum bisa dipastikan namun sebelum itu.
" Kai sayang Kiro " dengan senyum manis yang terukir di wajah cantiknya.
Kiro terduduk dengan air mata yang telah mengalir membasahi wajahnya. Menyesal namun terlambat.
...
Dimana ini...
Mengapa rasanya begitu kosong...
Seseorang tolong jawab
Samar-samar terdengar suara lembut yang seolah memanggilnya.
" putri kecilku selamat datang "
" adik ?"
" terlalu rapuh "
" hahaha selamat datang kedunia, Sparkle Vanture Vermilion "
Rasa penasaranku akhirnya mampu membuatku membuka mata.
...
Sudah 15 tahun sejak kejadian itu berlangsung. Aku akhirnya menerima takdir yang dulunya selalu ku anggap bualan.
" Sparkle " suara lembut memanggil namaku. Lebih tepatnya nama baru ku.
" mama " aku tersenyum manis. Dari dulu aku selalu berharap agar memiliki keluarga yang lengkap.
" sudah, hentikan latihan mu. Kontrol sihirmu sudah sangat bagus " memuji sekaligus memarahi.
" aku rasa belum " aku menjawab dengan senyum canggung.
" anak nakal. Bagiamana mungkin seorang anak yang paling jenius di kekaisaran tidak memiliki kontrol sihir yang baik. Jangan buat alasan.
Cepat ganti baju " mamaku, Alana Blanchard, putri kesayangannya Duke Blanchard. Duke yang sama tirannya dengan ayahku.
Penyihir yang cukup terkenal bahkan ia juga seorang tiran. Singkatnya, keluarga baruku adalah sarang tiran.
" untuk " bagus, bagus sekali. Mengapa harus kutanyakan lagi. Mama adalah orang yang paling tidak suka bantahan.
Lihatlah ia tersenyum mengerikan. Papa tolong putri cantikmu ini. Oke, semua itu hanya bisa kuteriakkan di dalam hati. Orang cantik harus sabar.
...
Dengan penuh paksaan dari mama, akhirnya aku memakai gaun menyebalkan ini lagi.
Ayahku Theodore Roosevelt Vermilion telah tampil dengan setelan yang sangat elegan memancarkan keanggunan dan kekejamannya pada saat yang bersamaan.
Kakak pertamaku Claude Van Vermilion memakai setelan yang menonjolkan sisi elegan dan sifat tenangnya.
Kakak keduaku, Luke Bryan Vermilion memakai setelan yang menunjukkan sisi tiran dan dinginnya.
sementara itu ibuku Alana Blanchard memakai gaun yang sama denganku. Tapi, lihatlah dia bisa memakainya dengan nyaman. Aku iri.
Parahnya lagi, aku harus menaiki benda terkutuk itu. Kereta kuda Keluarga Grand Duke.
" Kak " aku berbisik kepada kakak pertamaku Claude. Seolah mengerti ia menjawab sambil tersenyum.
" acara resmi. Kekaisaran mengadakan jamuan. Dan semua wajib datang " Kaisar sialan. Kau mengganggu waktu latihan ku.
" jangan memasang wajah datar itu " sang Duknees menegur.
" hm "
...
Perjalanan dari mansion Grand Duke Vermilion kerajaan membutuhkan waktu yang lama karena jarak dan pasukan kesatria yang dibawa.
Kemegahan kerajaan tidak membuat wajah ku menjadi lebih baik. Bahkan menjadi lebih buruk. Bahkan ibuku juga memasang wajah datarnya.
" Keluarga Grand Duke Vermilion memasuki aula, Yang Mulia Grand Duke Vermilion, Theodore Roosevelt Vermilion.Grand Dukenees Alana Blanchard Vermilion.
Tuan muda Grand Duke Vermilion, Claude Van Vermilion dan Luke Bryan Vermilion serta Nona Muda Grand Duke Vermilion Sparkle Vanture Vermilion. Tiga Jendral Tertinggi Kekaisaran Granville " penjaga pintu mengucapkan pengenalan yang terlalu panjang.
Seketika aula pesta menjadi hening. Siapa yang tidak takut dengan keluarga Tiran kekaisaran Granville, Keluarga Grand Duke Vermilion.
Tapi ini sudah biasa. Setelah mengucapkan salam kepada Kaisar. Kami mulai berpencar pergi mencari tempat yang paling nyaman.
Bruk...
Payah, seseorang menumpahkan minuman ke gaunku. Cih.
" ma-maaf " ia berucap sambil menunduk. Wajahku berubah menjadi lebih dingin. Untunglah bahwa tempat ini hanya ada aku dan dia.
Pemuda dengan Rambut emas. ciri-ciri khusus keluarga kerajaan.
" siapa "
" Nero Flame Granville " jawaba nya tetap dengan wajah tertunduk.
Pangeran ke 2 kekaisaran Granville, Nero Flame Granville. Pangeran yang terkenal dengan sikap lembutnya dengan wajah yang selalu tersenyum. Anak kesayangan keluarga kerajaan.
" lain kali perhatikan " kali ini aku tidak ingin mencari masalah. Menggunakan sihir aku membersihkan noda akibat tumpahan Anggur. Tampak dia menatapku dengan tatapan mata yang sulit dijelaskan.
" Jendral Darah Vermilion, Sparkle " dia menatapku dengan mata berbinar.
" kenapa " aku heran. Biasanya orang akan langsung berlari ketika melihatku. Tapi pangeran bodoh ini... ck.
" Lady sangat hebat. Bisakah Lady mengajariku cara bermain pedang " seketika aku mematung, menatap wajah Nero yang imut bersemangat.
Entah mengapa bibirku menarik sedikit sudutnya. Membuat senyuman kecil yang sangat halus.
" anda butuh banyak ijin untuk mewujudkan itu " lalu pergi meninggalkannya setelah mengatakan kata yang dapat diartikan sebagai ' silahkan jika mampu '.
Tengah malam pesta usai. Kali ini kami tidak menggunakan kereta kuda tapi menggunakan teleportasi.
Sepanjang malam aku memikirkan tentang Nero, pangeran tanpa ambisi namun merupakan pangeran penerus tahta kerajaan, menggantikan sang kakak pangeran pertama Lucian yang memilih menjadi Ksatria.
Wajah tampan namun imut. kurasa aku mulai tidak waras. Apa jadinya bila orang tau bahwa aku sedang memikirkan hal yang... ah sudahlah.
Seminggu setelah itu Nero datang dan tebak. Dia datang dengan membawa senyum bodohnya. Parahnya lagi ibuku Alana akan menjodohkan ku dengannya.
Juga aku akan menjadi gurunya sampai 5 bulan kedepan dan setelahnya kami harus menikah. Perjanjian adalah alasannya.
Tapi aku menyukainya, aku akan melindungi pageran imut ku dengan segala cara. Taklukan hatinya.
...
THE END~~
Aneh ya?
Klik lambang Heart ❤️ nya ya
Berikan kritik dan sarannya ya
Adios~~