Laura di jodohkan oleh orang tua nya dengan Devano seorang presedir yang tampan dan kejam. Karna paksaan orang tua devano tidak mencintai Laura yang tulus pada nya hingga kecelakaan itu membuat nya sadar bahwa Cinta Laura begitu tulus padanya.
------------------------------------------
----
Malam pertama mungkin menjadi malam yang paling indah bagi pasangan pengantin baru tetapi tidak dengan Laura dirinya baru saja menikah dengan devano yang mana saat ini devano malah tidur membelakanginya.
" Mas, Belum tidur ya?? Mas walau pun pernikahan ini di dasari karna paksaan aku akan belajar menjadi yang terbaik untuk mu" Ucap laura yang kini menatap punggung suaminya.
"Cih, Bermimpi lah" Balas devan dia sangat membenci pernikahan nya karna laura dari keluarga miskin dan devan berfikir bahwa laura hanya memanfaatkanya.
Setiap hari Laura selalu mengerjakan tugas nya sebagai istri walau kata kata kasar dan sifat dingin devan menjadi balasan nya .
" Bisakah kau berhenti seolah kau istri yang baik ?? Kau tidak lebih hanya memanfaatkan kekayaan ku kan ?!" Gertak devan tentu hal itu membuat Laura sedih.
"Mas, Aku ga pernah berfikir buat manfaatin apapun! Iya aku tau aku miskin tapi aku sungguh ingin menjadi yang terbaik bagimu karna aku sudah sah sebagai istrimu" Balas Laura dia menitikan air mata nya yang selama ini dia pendam karna lelah dengan sikap devan .
Devan menyeringai dan menindih Laura lalu melakukan hal yang sepatutnya di lakukan suami istri dengan brutal .
"Hiks.. Hiks.." .
"Kau bilang kau sah istriku jadi terima lah" Balas devan pergi meninggalkan Laura yang merintih kesakitan di atas ranjangnya.
Hari hari berikutnya laura masih setiap dengan devan dia melukan tugas istri dengan baik tetapi dia melihat devan bersama perempuan lain di cafe dimana dirinya sedang bersama ayah mertuanya.
'Brakkk
"Kau selingkuh !! Dasar anak kurang ajar istrimu setia dengan mu tapi kau malah !! Tidak tau diri!" Bentak Ayah devan sementara Laura menangis dan menarik ayah mertua nya untuk tidak mengamuk.
"Dia yang tidak tau diri!! Kau tau ayah aku tidak mencintainya dan akan menceraikan wanita gila harta itu!" Teriak Devan dari kejauhan semantara laura meminta maaf. kepada mertuanya dan meminta agar ayah mertuanya tidak memarahi devan.
"Tidak apa ayah, Hiks.. mas devan tidak selingkuh kita mungkin hanya salah paham, Ayah ayo kita pulang saja" Balas laura ayah mertuanya hanya mengganguk mengerti laura.
Satu Bulan berlalu devan asik selingkuh di belakang Laura dia juga tidak segan menampar laura jika melarangnya keluar sampai suatu saat devan tau bahwa selingkuhan nya hanya memanfaatkan kekayaan nya .
" Mas yang sabar ya, Aku tau mas pasti bisa Membangkitkan perusahan mas, Ini aku buatin kamu kopi" lembut laura dia menyimpan kopi nya di atas meja devan.
" Hmm, terimakasih" Balas devan kali ini dia berterimakasih membuat Laura tersenyum simpul.
"Sebenarnya aku hamil mas" Ucap pelan Laura membulatkan mata Devan yang tengah menatap komputer itu .
"Oh Bagus lah, aku sudah putus dengan selingkuhan ku dan akan meneruskan pernikahan kita "Balas devan tentu saja laura refleks memeluk nya membuat devan gugup tiba tiba.
Lusa siang orang tua devan menjenguk mereka bermain dan mengobrol bersama tapi tidak dengan orang tua laura yang sudahh meninggal. .
Kala itu suana rumah devan terasa hangat. canda, tawa dan obrolan menghiasi siang itu membuat devan sadar keberadaan Laura membuat nya hangat dan dia mulai menyukai Laura.
"Mas, aku seneng banget deh ayah ibu bisa kesini. Oh iya mas aku kan lagi hamil pegang perut aku boleh ??" Ucap laura entah lah diri nya ingin sekali di manjakan oleh suami nya namun apalah daya sikap devan masih sangat dingin tetapi kali ini devan menuruti nya dan memengang perut laura yang agak tidak rata.
"Anak mamah, Seneng ya di elus papah" Gumam Laura yang masih terdengar oleh devan dan membuat nya tersenyum .
Malam itu laura pergi ke Supermarket untuk membeli sesuatu tapi naas nya selepas hendak pulang dirinya tertabrak Truk hingga terpental .
" Halo" Devan mengangkat telepon istrinya yang terus berbunyi .
"Halo, Ini suami nya ?? pak ini istrinya kecelakaann!!" Jantung devan seakan berhenti dirinya segera kerumah sakit dimana alamat nya telah di kirim .
Ternyata orang tua nya sampai lebih dulu dan mengatakan bahwa Laura tertabrak truk saat hendak pulang yang membuat devan terduduk lemas.
"Kenapa ini bisa terjadi mah.. Istriku dan anakku "Devan menyesal karna ternyata istrinya membeli makanan yang dia idam kan dan pada saat itu devan menolak membeli kan nya.
" Kau!! Tidak becus menjadi suami!! Selingkuh dan bahkan kau tega membiarkan nya pergi sendirian !! Kau bisa menyuruh bawahan mu kenapa kau lalukan ini ! Kau membenci nya maka ceraikan dia dari dulu saat kau selingkuh!!" Bentak Ayah devan bertubi tubi membuat devan diam seribu bahasa .
Beberapa jam kemudian dokter mengatakan bahwa Laura keguguran karna benturan keras dan saat ini laura koma .
" Aku mohon bangun .. Aku mohon bangunlah maafkan aku.. maafkan aku.. " Deva menangis menggenggam erat tangan istrinya yang tertidur di atas ranjang pasien dengan infusan di mulutnya.
Menyesal tentu saja devan sangat menyesal tidak bisa menjadi suami yang terbaik dia kehilangan calon anak nya dan istri yang koma membuat devan sangat menyesal .
Setiap hari devan, Ayah dan ibu nya bergantian menjaga laura yang tak kunjung datang.
"Dev-devan.." Bisikan dari mulut Laura yang terus saja menyebutkan Nama Devan .
"Ayah sayang padamu nak, Kau tanpa sadar memangil nama nya padahal kau sendiri tau dia jahat untukmu maafkan ayah telah menyakitimu karna menjodohkan mu dengan nya " ucap ayah devan yang kini melihat air mata keluar dari sudut mata laura .
3 Minggu berlalu devan selalu menunggu nya sadar merawatnya seperti dulu laura merawat dirinya dengan tulus.
"Dev-devan.." ucap laura yang terdengar seperti bisikan .
"Aku di sini sayang, Bangun lah aku mohon jangan terus menanggilku tanpa sadar. aku mencintaimu aku sangat mencintaimu Kau sangat mengerti diriku aku mohon.. bangun lah Laura "Devan menangis menggenggam erat tangan istrinya di lihat oleh kedua orang tua nya .
Keajaiban muncul dimana jari tangan laura tiba tiba bergerak dan di susul dengan mata nya yang terbuka membuat orang tua devan dan sekertaris devan terkejut tidak dengan devan menangis menunduk .
" Jangan menangis " Ucap Laura dengan lemah dia mengusap rambut devan sontak saja devan memeluk laura dengan erat.
Beberapa dokter memeriksa keadaan laura yang sudah Mulai pulih. laura terkejut mendengar dirinya keguguran dan membuat nya masih terpukul.
" Maafin mamah sayang, mamah ga bisa jaga kamu.. Hiks.. maaf" Devan memeluk laura dengan erat bagaimana pun dia juga merasa bersalah atas semua ini.
" Laura, Maafin aku kamu mau kan memulai hidup baru dimana kita bisa membangun satu keluarga yang penuh kehangatan ?" laura menganguk menangis .
"I love u" .