Genre: School, Romantis
Bela adalah siswa cantik yang sangat mengagumi ketua osis bernama Vernon saking cintanya dia selalu saja mengikuti vernon tetapi vernon sama sekali tidak menyukai bella.
--------------------------------------
--
Siang itu di katin sekola Bella tengah memandangi Vernon diam diam entah sejak kapan dirinya sangat menyukai vernon.
"Udah Bela, Makan buruan bentar lagi masuk kata nya lo bakal ikut les basket samaan sama Vernon"Ucap Jessica sahabat bella yang sudah tau betapa cinta nya bela kepada Vernon.
"Hehe iya iya, Lihat pangeran gue lagi makan jadi kenyang deh" Balas bela dengan senyuman yang mengembang sempurna.
Sementara Jessica hanya tersenyum tipis mengingat bahwa dia tau vernon tidak menyukai bela .
Sepulang sekola bella segera berlatih basket dia hanya ingin satu Organisasi dengan vernon.
"Hai Vernon liat sekarang aku ikut basket jadi kita bisa saamaan terus menerusss "Ucap bela dengan riang tidak dengan vernon dengan ekspresi datarnya.
"Baik sekarang gue ajarin cara main basket " bella begitu semngat bermain basket karna ada vernon dia juga tidak henti Hentinya tersenyum memandangi Vernon yang bermain basket.
keesokan harinya bella bertekad untuk lebih dekat dengan vernon dia juga memberi tau kepada jessica untuk membantu nya mendapatkan hati vernon.
"Apa ?! Lo gila ?? dia aja risih sama lo Bela, ingetkan waktu di perpus dia bahkan menyuruh guru biar lo ga sebangku sama dia"gerutu jessica dia Sebenarnya tidak menyukai vernon yang jual mahal kepada bella dan bodo nya bella malah cinta mati kepada Vernon .
" Udah lah jes itukan dulu Mungkin dia malu, sekarang bantu in gue ngasih bekal makanan ini ke Vernon" ucap bella dia masuk ke kelas Vernon dan memberikan bekal itu .
"di makan ya vernon sayang" Bella berlari keluar karna malu sementara vernon menggelengkan kepala nya dan memberikan bekal itu ke orang lain.
"dia gila apa bagaimana sih, Setiap hari selalu saja mengikutiku memberi ku bekal Atau minum aku tidak menyukainya dia bersikap seolah aku pacar nya"Gumam Vernon memikirkan sebar bar apa bella ketika berda di dekatnya .
Hari hari berlalu bella selalu saja menempel di Vernon dari mulai memberi bekal, Belajar di perpus, latihan basket dan kadang bela mencari kesempatan untuk jatuh ke pelukan vernon.
"Bisa ga sih ga usah pura pura jatoh" Vernon mendorong bella tidak sengaja menceburkan bela ke kolam berenang yang ada di sekola .
'Brushhh!!! ..
"Akhh.. To-long.. Vernon..tolong.." Vernon hanya berjalan santai membiarkan bella berfikir bahwa bella hanya berpura pura seperti biasa.
"Verno..aghh.."Suara bela tidak terdengar lagi Vernon merasa aneh dengan hal itu kemudian menatap kolam berenang dan langsung menceburkan diri membantu bella.
"Bella .. Bangun belaa..bela.. jangan bercanda bela.." vernon mulai panik karna bella tidak kunjung bangun dia memompa dada bela dan memberi nafas Buatan.
"Uhukkk...uhukk..uhuk.. Hahh..huh..hah.."Bela terbangun dan langsung memeluk Vernon karna takut .
"Makasih vernon.. Untung lo nyelamatin gue, gue takut kejadian ini sama kaya dulu dimana kakak gue meninggal" Vernon terkejut mendengar itu dia tau bella sedang menangis dan Kini dia menenangkan bella.
Vernon mengantar bela pulang dia juga meminjamkan Jaket untuk bella yang tentu saja bella sangat sangat senang dengan hal itu karna bisa berduaan dengan vernon, di antar pulang, di pinjamkan jaket dan lagi venon mencium nya karna membuat nafas buatan.
"Kyaaaaa!!!! Jantung gue.. Jantung.. "Bella terus sama berguling di lantai memukul Jesica dengan guling dan kembali berteriak .
" Syukur lah Bella mungkin dia sudah luluh oleh mu aku sangat senang" Gumam jessica dalam hati yang masih di pukuli oleh bela dengan guling nya.
Hari berlanjut Bela semakin mencintai vernon sementara vernon tidak menyukai bella dan risih dengan sikap nya yang selalu mengikuti kemana Vernon pergi.
" Lo mau ngapain sih ?? Kenapa ngikutin gue terus ?? To the point bisa ?"Vernon membalikan badan nya menatap bella dengan dingin di lorong sekola yang tampak ramai.
" Gue suka sama lo, ayo pacaran "Balas bella tentu saja vernon membulat kan mata nya karna terkejut dengan itu.
"Gue ga suka sama lo" Balas vernon kemudian berlalu pergi. hari hari berikutnya bella masih terus mengikuti Vernon dan mengatakan suka setiap hari membuat vernon muak dengan semua itu.
dia dalam perpustakaan yang tenang dan banyak orang membaca verno mencari cari buku tetapi seperti biasa bella selalu mengikuti dan mencari cari kesempatan.
"Lo bisa ga sih ga ngikutin gue ?? Udah ratusan kali gue ga suka sama lo "Ucap vernon yang kini duduk bersama bella .
"Iya tau, makanya kita pacaran nanti kita bisa kan belajar mencintai" Balas bella lalu Vernon memukul meja .
'Brakkk..
"Lo cewe gila ya! Gue ga suka sama lo" Bentak Vernon semua orang yang berada di sana menatap nya.
"Vernon, Bela jangan ber-"Ucap guru yang terpotong.
"Jangan Pernah ikutin gue lagi, Gue ga suka sama lo paham ? Lo cewe ga punya harga diri banget ya ?? lo stress tau ga! " Bentak Vernon lagi.
"Berani ya lo!! Hah !! Lo yang stress udah bella ini cukup buat lo sadar bahwa vernon ga cinta sama lo!" Akhirnya bella menunduk dan pergi bersama jessica begitu pula vernon.
"Ya ampun dasar anak muda" guru itu hanya bisa menggeleng kan kepala nya. semenjak hari itu Bela menjadi pendiam dia bahkan tidak mengikuti lagi Vernon dan itu malah membuat vernon kesepian.
"Sial kenapa 3 hari ini gue inget dia, Apa jangan jangan gue suka sama dia karna semenjak hari itu gue merasa ada yang kesepian " gumam Vernon tanpa sadar dia sudah mulaii mencintai Bella.
"Jessica, Gue mau ngomong sama lo" Vernon dan jessica akhirnya berbicara di cafe dan Vernon mengutarakan isi hati nya Jessica tau Vernon sudah tulus tapi dia tidak mau bella di sakiti lagi.
Pagi itu vernon mencoba kedua kali nya berbicara dengan Bella tetapi bela tidak mau bicara dengan Vernon karna dia sudah menutup hati nya untuk vernon.
"Stop disana Bella !" Bentak vernon dan bela pun diam di koridor membelakangi Vernon sementara itu guru dan murid yang berlalu lalang melihat kejadian itu.
"Lo selalu bilang kita pacaran aja dan gue belum kasih jawaban sekarang gue mau jadi pacar lo "Ucap Vernon mereka berdua menjadi pusat perhatian .
"Gue tau, Gue salah, gue kasar dan ga peka sama lo bahkan sama perasaan gue. tapi bela semenjak lo ga ada di samping gue hidup gue hambar tanpa lo bella "Sambung vernon bela masih diam dan kemudian membalikan badan nya menatap vernon.
" Gue sekarang tau di dalam hubungan pacaran harus ada dua orang yang saling mencintai emang lo cinta sama gue ?" Balas bela entag kenapa mata nya mengeluarkan air mata.
"Cinta !! Gue cinta sama lo, Izinin gue buat jadi pacar lo gue sayang sama lo" Tegas vernon dia menghampiri bella dan memeluk nya membuat satu sekola gempar.
"Mau kan lo jadi pacar gue?" Bela membalas dengan mengangguk dan semua orang pun bersorak entah kenapa mungkin baper.
"Akhirnya Bella perjuangan lo ga sia sia, Gue ikut seneng" Ucap Jessica memancarkan Senyuman manis nya melihat bella yang kini tersenyum senang bersama Vernon di pelukan kedua nya.