Cinta bisa datang kapan saja, dimana ada cinta kita harus bertahan karena rasa sakit. Kadang cinta itu bisa diatas juga bisa dibawah seperti halnya bisa miskin dan kaya. Cinta tidaka bisa kita tebak kapan dia akan datang. Saat kita mulai merasakan cinta yang tidak ada Allah disisinya, cinta itu kan berakhir dengan rasa sakit. Akankah cinta yang kita miliki bisa terjalani sampai waktu itu tiba, kita tidak tau kapan cinta itu akan datang dan pergi.hanya Allah yang akan mengetaui cinta itu akan hadir.dan hanya Allah yang dapat menyatukan cinta itu sendiri. Rasa sakit kadang membuat kita lupa, masih ada Allah yang setia akan menuggu kita untuk bertemu dengan-Nya. Walaupun kita pernah berpaling ke sesama manusia atau mahkluk, walaupun kita mencoba untuk melupakannya, tetap saja kita masih mengharapkan akankah dia adalah jodoh untuk kita atau orang lain yang akan berjodoh dengan kita. Hanya Allah yang dapat menyatukan cinta itu jika Allah meridhoinya. Apa yang terjadi kita harus bisa menjalaninya karena Allah tau mana yang terbaik untuk hambanya. Biarkan semuanya berjalan dengan skenario Allah yang indah. Biar semuanya berjalan dengan angin yang berhembus sesui arah yang akan dai lewati. Kita hanya bisa menuggu dan meperbaiki diri kita saja.
Cinta yang indah. Cintanya kepada Allah. Kau masih menyembunyikannya dari dia. Karena kau takut karena Allah. Kau yang mengerti agama. Kau juga yang tau apa yang terjadi.islam yang mengajarkan kita untuk menutup pandangan.dan kau masih melakukanya sebagai seorang muslim. Tapi ditempat jauh dai tidak bisa. Menyembunyikan rasa hati yang dia rasakan. Dia yang jauh tidak bisa menyebunyikanya. Cinta yang dai rasakan untuk pertama kali. Apa yang terjadi karena satu kata “Menikah”. Itu kala yang terlanjur dari cinta pertamanya. Dia yang menghindari karena satu bunga. Tapi bunga itu semakin layu karena tidak terkena cahaya hati sang pemiliki Alam Semesta. Cinta yang kau miliki cinta karena Allah. Kau tidak bisa jauh dari sujud. Karena kau masih mencintai Sang Pencipta. Cinta-Mu itu bagaikan permata yang tidak bisa kau hilanhkan dari Sang Pencipta. Kau yang bersembunyi dari balik tirai. Kau juga yang merindukan sang pemiliki hati itu. Bunga yang layu itu tetap akan layu. Sementara yang dibalik tirai masih menuggu. Bunga itu kembali bersinar dengan cahayanya.selama bunga itu tidak tersentuh oleh lebah.
Dia yang jauh siapakah dia. Siapa dibalik wajah yang tidak aku ketaui itu. Siapa orang yang membuat hati seperti ini. Siapa orang yang membuat aku menangis. Siapa dia kenapa aku menuggu dia. Untuk menyempurnakan agamaku. Menuggu dia walaupun dia tidak akan pernah muncul dihadapanku.