Tirani adalah nama dari seorang gadis yang cantik baik hati. Rani adalah nama panggilannya dia rela menjadi tirai untuk sang kekasih.
Riyan Winata adalah kekasih dari Rani, tampan juga egois hanya mementingkan kepentingan sendiri tanpa Riyan sadari bahwa dia telah menyakiti hati sang kekasih, bagaimana tidak 2 menjalani hubungan secara backstreet.
Tapi itu semua tidak membuat Rani putus asa, Rani menyembunyikan rasa lelah dan sakit hati demi cintanya kepada Riyan.
Hinga pada akhirnya Rani menyerah dan gugur untuk mempertahankan hubungan mereka karena lelah dengan rasa sakit hati karena ego dari sang kekasih yang tidak pernah berubah, dan pada akhirnya Rani lelah menjadi tirai Riyan Winata.
Lelah Rani sudah lelah bersembunyi di balik tirai nya. lelah menanti keputusan yang tidak pernah pasti, lelah untuk menanti hujan di teriknya sang mentari.
Pada hari itu.
"Aku tidak sanggup lagi mas, maffkan aku. sungguh aku lelah menanti semua ini." Ujar Rani.
"Cih. ternyata aku salah mempertahankan kamu ran, aku pikir kamu mampu mempertahankan hubungan ini, ku mohon bertahanlah sedikit lagi aku janji secepatnya akan meresmikan hubungan kita," Ucap Riyan dengan memegang kedua tangan Rani dan mengutarakan janji yang bagi Riyan adalah tulus.
"Cukup. sampai di sini mas, silahkan kamu pergi! kejarlah semua mimpi-mimpi mu, aku yakin ada aku ataupun tidak di sisi mu aku percaya kamu akan sanggup. Tirai yang aku pakai untuk menutupi semua rasa sakit, kecewa, marah, sudah hilang." Sarkas Rani, dengan menghempaskan genggaman tangan Riyan.
Marah, kecewa, dengan keputusan sepihak dari Rani. Riyan murka kilat amarah yang di pancarkan nya sangat jelas di matanya. Riyan tak menyangka keegoisannya membuat pertahanan TIRANI sang kekasih hilang.
"Terlalu lama, terlalu sakit, kamu memberikan nya. lama semakin lama luka ini menganga mas," Lirihnya.
"Dari awal aku sudah jelaskan kepada mu bahwa aku sungguh-sungguh menjalin hubungan ini, walaupun tidak banyak di ketahui oleh banyak orang. itu semua demi hubungan kita, aku tidak mau kamu merasakan yang tidak-tidak." Jelasnya.
"Sampai kapan? aku bosan aku juga punya hati. carilah pengganti ku yang lebih dari segalanya dari diriku, selamat tinggal." Kata terakhir yang Rani ucapkan begitu berat baginya tetapi dia sudah tak sanggup lagi mempertahankan semuanya baginya hanya dia sendiri yang menjaga hubungan ini tapi tidak dengan Riyan.
Riyan hanya bisa diam membisu tanpa kata, bahkan bergerak pun tidak dari posisinya untuk mengejar Rani. kekasih yang sudah 3 tahun menemaninya di saat-saat susah.
"Akhirnya aku tak sanggup lagi, untuk tetap mempertahankan hubungan ini, cukuplah sampai di sini terlalu lama, terlalu parah, juga terlalu sering kamu sakiti hati ini. Walaupun berat dan sakit yang menyiksa untuk ku. hilang sudah tirai yang aku pasang, aku bukan bidadari juga bukan malaikat juga bukan sang pencipta