Suatu hari di dunia Isekai raja iblis ke4 bernama Ayuzu Merlina dia adalah raja iblis yang baru lahir, dan ia berusia 250th tetapi bagi ras iblis usia itu masih sangat muda, karena iblis berumur sampai 5,000±th.
Sejak kecil ayuzu di sayang oleh ayah nya karena ibu nya telah mati saat ia masih bayi, ibu nya mati karena pertempuran antara iblis & mnusia.
Ayuzu tidak pernah di beri tahu oleh siapapun bahwa ibu nya telah di bunuh oleh manusia & dewa-dewi, ayuzu pun tidak pernah di perlihatkan tentang kekejaman di dunia yg sesungguhnya oleh ayah nya, ia hanya berlatih sihir dan mengendalikan kekuatannya.
sebelum ayuzu menjadi raja iblis, ayah nya hendak mati karena usianya sudah tua, dan ayahnya pun berpesan padanya.
Ayah:"ayuzu ku berikan gelarku padamu, dengar baik-baik, buanglah rasa peduli, dan cinta mu,"
Ayuzu:"ayah-ayah jangan tinggalkan ku Ayah ku mohon" (sambil menangis)
Ayah:"ras iblis adalah ras yg di kucilkan & di benci oleh ras lain, mnusia, dewa Dewi, dan ras lain nya mereka bersatu untuk membunuh ras kita,"
Ayuzu:" be-benarkah itu ayah" (dengan expresi terheran-heran)
Ayah:"sbnarnya yg membunuh ibu mu adalah mereka", (menghembuskan nafas terakhir)
Ayuzu:"ayah-ayah.." sambil mnangis
Ayuzu:"mnusia, dewa Dewi kalian smua akan ku lenyapkan" sambil teriak.
Perkataan ayahnya tersebut telah mengubah ayuzu yg polos dan baik, murah senyum, menjadi kejam dan tak ber-persaan.
Setelah beberapa tahun ia menjadi raja iblis.
Ayuzu pun berencana balas dendam dan menguasai dunia, karena ia telah bisa mengendalikan kekuatan nya yg tidak masuk akal, kekuatan ny sungguh mengerikan, ia dapat menghisap apapun, mengendalikan apapun, bahkan ia di juluki raja dari segala raja iblis.
Ia pun berencana untuk mengambil kekuatan dari pohon suci dari bangsa peri, pohon suci adalah sumber kekuatan bangsa peri dan bagi siapa yang mengambil inti sari dari pohon suci ia akan menjadi abadi dan dapat menyembuhkan segala penyakit, luka, bahkan kutukan apapun.
Malam itu ayuzu pergi langsung ke kerajaan peri menggunakan teleportasi, dan hendak menggambil pohon suci tersebut, ayuzu membunuh siapapun yang menghalanginya tanpa belas kasihan, di mata ayuzu mereka hanyalah sekor serangga kecil.
Penduduk bangsa peri pun ketakutan dan bersembunyi di rumah mereka masing-masing, dengan segera ratu peri pun merasa tegang dan ketakutan karena ia memiliki seorang putri yg belum pandai bertarung. Ratu peri itu bernama irisa dan putri nya bernama eleina.
Irisa pun keluar untuk melawan raja iblis, dan terjadilah perbincangan antara irisa dan ayuzu.
Irisa:"hentikan... Mengapa kau menyerang kami, bukankah kita tidak memiliki urusan".
Ayuzu:"tidak..memiliki..urusan kata mu.. kau fikir aku bodoh".
Irisa:"aku-aku tidak mengerti, bila ada urusan bisa kah kita bicara baik-baik".
Ayuzu:"kalian semua yg telah membunuh ibuku dan menginjak-injak kehormatan bangsa iblis"
Irisa:"itu karena bangsa iblis lah yg telah membunuh ras lain"
Ayuzu:"oh... Jadi kau memutar balikan fakta, kau fikir aku mudah tertipu, haha... untuk apa bicara dengan mayat, karena kalian semua sebentar lagi akan mati".
Dengan sekejap seluruh badan prajurit peri hancur berkeping-keping,
Irisa pun merasa panik.
Ayuzu:"berikutnya kau"
Kemudian ayuzu pun berpindah tempat Dengan sekejap dan menghisap kekuatan ratu peri itu hingga ia mati.
Eleina pun di bawa lari oleh panglima prajurit peri demi keturunan ratu peri slanjutnya.
Ayuzu pun mulai menghisap kekuatan pohon suci sampai tidak tersisa, dan ia menyimpan pohon suci itu ke dalam dimensi nya agar ia dapat memakai nya sesuka hati.
Ayuzu pun telah menghisap seluruh pohon suci dan ia pun telah menjadi abadi dan kebal terhadap luka fisik, sihir, kutukan, dan penyakit apapun. Akan tetapi ayuzu tidak membunuh siapapun setelah itu.
ia hanya fokus pada rencana nya,
Kemudia ayuzu hanya tertawa dan kembali ke istana nya.
~Bersambung~
[^_^]