Sekarang apa? Esok akan apa? Nanti, masih sama?
Kemarin hari, kupu-kupu itu kulihat terbang samping rumah, mendekati dan menjauhiku. Kemarin hari, pohon itu masih lengkap daun dan cabangnya. Kemarin hari, anak anjing itu masih mengibaskan ekornya depanku, kurangkul dan kumainkan hidungnya.
Sekarang kamu boleh saja di sini. Menunjukkan sejuta hal menarikmu, menambah memoriku dengan macam-macam menyenangkan. Tapi nanti, akan kukenang lebih menyakitkan juga.
Nanti, senyum dan semringahmu sekarang, akan tak ada lagi.
Nanti, canda-candamu sekarang, akan hanya kuingat.
Nanti, hari-hari hangat ini, semua, akan hilang.
Apapun, siapapun, esok atau nanti akan hilang.
//
//
//
Halo, saya Wijana!
Bisa mampir di novel saya, ya: 🔥Segitiga Merah Jambu🔥 dan 🔥Dear Mr. Brilliant🔥
Arigatou! Xie xie! Suksma! 😁😄😆😅😭😭