GERD (gastroesophageal reflux disease) adalah sejenis penyakit yang disebabkan oleh naiknya kadar asam lambung. Berbeda dengan asam lambung dalam penyakit magh, GERD ini adalah asam lambung yang naik sampai ke kerongkongan. Selain membuat rasa perih di lambung juga disertai rasa panas di dada dan ulu hati, bahkan bisa mengakibatkan sesak (susah bernafas). Gejala-gejala ini bisa memburuk kalau penderita membungkuk, berbaring, atau setelah makan.
GERD, selain membuat penderitanya sakit di ulu hati dan lambung, juga bisa menyebabkan timbulnya tukak lambung. Akibat yang paling parah dari GERD ini adalah sampai menimbulkan anxiety. Apa itu anxiety? Anxiety adalah gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan perasaan khawatir, cemas, atau ketakutan yang berlebihan sehingga sampai mengganggu aktivitas sehari-hari.
Saya dulu adalah penderita GERD yang lumayan parah dan cukup lama. Walaupun tidak sampai anxiety atau tukak lambung, saya sempat dalam 2 bulan harus masuk IGD Rumah Sakit lima kali. Alhamdulillah atas pertolongan Allah saya sembuh dan tidak kambuh lagi sampai sekarang.
Setiap penyakit pasti ada obatnya kecuali satu, yaitu kematian. Itulah terjemahan bebas dari salah satu hadits dari Rasulullah Muhammad SAW. Keyakinan akan hadits ini yang membuat saya tidak putus untuk ikhtiar walaupun tetap ibadah dan doa itu yang utama. Oleh karena itu, di sini saya akan berbagi ikhtiar yang saya lakukan kepada teman-teman dan shahabat semuanya. Alhamdulillah dengan ikhtiar tersebut dan yang pasti atas pertolongan-Nya saya disembuhkan dari penyakit GERD ini. Semoga dengan ikhtiar ini, teman, shahabat, dan keluarga yang saat ini sedang diberi ujian penyakit GERD bisa sembuh juga.
Inilah terapi yang saya lakukan ketika terkena GERD, semoga cocok ya....
1. Mengubah gaya hidup, terutama tidur atau tiduran setelah makan.
Menurut dokter di IGD ketika saya dirawat, penyebab terbesar dari GERD adalah kebiasaan setelah makan tiduran atau tidur. Menurut dokter, jarak waktu yang tepat untuk tidur atau tiduran adalah sekitar 2 jam setelah makan.
Memang saya orangnya dari dulu suka tidur atau tiduran setelah makan. Setelah saya mengubah habit ini, Alhamdulillah sampai sekarang GERD saya tidak pernah kambuh.
2. Mengontrol emosi.
Menurut dokter ini adalah penyebab kedua terbesar dari penyakit GERD. Emosi yang tidak terkontrol ini yang menyebabkan asam lambung naik, bahkan ketika dalam taraf yang berlebihan bisa mengakibatkan anxiety dimana penyembuhannya akan lebih sulit. Alhamdulillah untuk hal ini saya masih bisa mengontrolnya. Kuncinya adalah menerima penyakit kita, banyak berdzikir, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
3. Disiplin menjauhi makanan-makanan yang akan mengakibatkan asam lambung naik.
Sebenarnya makanan ini hanya pemicu, tetapi ketika kita sedang dalam masa penyembuhan atau pemulihan, makanan-makanan ini harus dihindari. Saya sendiri waktu itu menghindari makanan pedas, kecut, daging, dan lain-lain hampir 6 bulan. Alhamdulillah setelah GERD saya sembuh, sampai sekarang saya makan makanan pedas, asem, daging, dan lain-lain tidak bermasalah lagi.
4. Mengkonsumsi obat-obatan dari dokter secara rutin walau gejala sudah membaik atau tidak bergejala.
Ketika saya pertama kali masuk IGD, dokter menyarankan mengkonsumsi obat selama jangka waktu 3 minggu tidak boleh putus. Tetapi dasar saya orangnya ngeyelan, ketika sudah merasa enakan saya stop minum obat dari dokter, alhasil saya sampai masuk IGD 5 kali dalam 2 bulan 😁. Setelah kasus-kasus tersebut, akhirnya saya mencoba meminum rutin obat dari dokter hampir selama 1,5 bulan walaupun sudah tidak bergejala. Alhamdulillah setelah saya minum rutin dalam jangka waktu 1,5 bulan sampai sekarang GERD saya tidak kambuh lagi.
Demikian yang bisa saya share soal pengalaman saya ketika menghadapi GERD. Semoga bisa bermanfaat untuk teman-teman dan shahabat. Salam sehat untuk semuanya, semoga Allah senantiasa memberi kesehatan kepada kita semua. Aamiin...
Buah nangka buah alpukat,
Buat Dudung yang baek dan gemar menggambar,
Buat teman-teman dan shahabat,
Tetap dukung dan Subscribe Pendekar Trisula Kembar
***Nggak nyambung ya? Namanya juga usaha🤭😅