Dua puluh dua tahun berlalu
Ada perih yang tak hilang oleh waktu
Cinta itu memang bukan untukku
Tapi
Aku masih seperti yang dulu
Menyusuri senja di kotamu
Berharap menemukan yang hilang dalam hidupku
Entah dimana
Disepanjang Pantai Utara
Hanya bisikan debur ombak
Menambah luka
Aku bukan remaja sembilan belas tahun
Yang mencari cinta
Aku datang untukmu
Untuk setiap asa yang pernah ada
Takdir merentangkan jarak antara kita
Kadang aku menangisinya
Aku ingin disini bersamamu
menjalani setiap hembusan nafasku
Aaaahhh
Kau tak pernah jadi milikku
Tapi dua puluh satu tahun tak mampu menghapus rasa itu
Aku tetap mencintaimu
Paciran with love