"Tolong jangan menemuiku lagi,Scarlett..!" Pinta seorang pria dengan dua bola mata yang hampir menitikkan bulir air matanya karena wanita di hadapannya sekarang itu.
"Tapi kenapa,Leander?!" Tanya Scarlett sambil menepis tangan Leander dari lengannya.
Leander menarik napasnya dalam-dalam kemudian menatap Scarlett dengan bibir yang agak gemetaran seakan tidak kuat untuk melanjutkan kata-katanya.Tetapi,ia menguatkan hatinya dan kemudian berucap, "Semua orang di kekaisaran ini tahu kalau siapapun yang lahir pada era berbeda tidak boleh dipersatukan,Scarlett.Sekalipun kita hanya berbeda setahun setelah berakhirnya era sebelumnya yang dipimpin oleh raja Leon dan sekarang digantikan oleh ratu Iriana."
Scarlett tidak bisa membantah sedikitpun perkataan Leander karena pada dasarnya ia hanya membeberkan fakta.
"Aku benar-benar minta maaf,tapi mungkin untuk sebaiknya kita akhiri saja hubungan kita disini.Ini demi keselamatan kita berdua,Scarlett" Sambung Leander atas perkataannya yang sebelumnya.
Sejak era kedua dari kekaisaran,atau lebih tepatnya pada masa kepemimpinan raja Gabrielle sudah diberlakukan hukum sedemikian rupa.Dan bagi siapa saja yang melanggarnya,maka hukuman mati dibawah guillotine yang menunggu orang tersebut.Hal ini dikarenakan kisah masa lalu dari sang raja itu sendiri.Bertahun-tahun yang lalu ketika kekaisaran masih berada dibawah kepemimpinan raja Gabrielle,beredar sebuah kisah kalau dia berniat untuk menikah dengan seorang wanita yang bisa dibilang lahir pada era yang berbeda dengannya sama seperti kasus antara Leander dan Scarlett saat ini.
Di hari pernikahan antara raja Gabrielle dan wanita tersebut digelar,sebuah pemberontakan yang dilakukan oleh keluarga jauh dari sang raja terjadi.Dan akhirnya menyebabkan kekaisaran hancur seketika dengan banyaknya korban jiwa dimana-mana.Tentunya peristiwa tersebut menyebabkan takhta dari kekaisaran berpindah tangan kepada orang yang berhasil memenangkan peperangan yg didasari atas pemberontakan ini.
Peristiwa pemberontakan itu lalu menjadi seluk beluk dibuatnya hukum larangan menikah bagi siapapun yang lahir pada era yang berbeda dikarenakan keyakinan orang-orang kalau siapapun yang memaksa untuk menikah dengan menghiraukan fakta kelahiran mereka yang lahir pada era berbeda,maka hal buruk akan terulang kembali seperti pemberontakan pada masa raja Gabrielle tersebut.
Perlu ditandai kalau sebuah 'Era' di kekaisaran ini ditentukan melalui masa kepemimpinan seseorang.Misalkan seorang raja memimpin selama 6 tahun,maka sesudah takhta diberikan kepada penerusnya,era tersebut berakhir dan bagi siapapun yang lahir dalam kurun waktu tersebut dilarang keras menikah dengan orang yang lahir pada era setelahnya.
"Pada akhirnya kau bersikeras untuk mengakhiri hubungan kita..ya?Kemana janjimu yang akan menikahiku dengan menghiraukan fakta itu,LEANDER!!" Karena suara Scarlett yang begitu keras itu,seorang ksatria istana yang memburu mereka akhirnya mengetahui keberadaan keduanya.
Hubungan antara Scarlett dan Leander sudah diketahui oleh pihak istana dan kini sedang diincar dan menjadi buronan satu kekaisaran.Dan kehidupan mereka berakhir dengan harus berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya setiap harinya.
"Scarlett,Ayo cepat pergi!!" Ucap Leander sambil menarik tangan Scarlett dengan kuat sampai wanita itu hanya bisa mengikuti pergerakan Leander seorang.
Mereka berlari sekuat tenaga untuk menghindari kejaran dari ksatria yang berhasil menemukan keduanya tersebut.Tapi sekeras apapun mereka mencoba,pada akhirnya mereka terpojokkan di sebuah tebing yang tepat di bawahnya terdapat sebuah air terjun yang bahkan ketinggiannya bisa membuat siapapun mati dalam waktu singkat.
"Menyerahlah karena kalian tak bisa melarikan diri kemana-mana lagi..!" Ucap seorang ksatria yang juga ikut dalam pengejaran Leander dan Scarlett.
Scarlett melirik ke arah bagian bawah tebing yang begitu tinggi itu dan seketika diserang kepanikan.Mengetahui wanita itu mulai ketakutan sekaligus panik,Leander mengeratkan pelukannya dan tetap melindungi Scarlett dari para ksatria itu.
"Leander,kita sudah tidak bisa pergi kemana-mana lagi sekarang.Lebih baik kita bunuh diri saja,itu lebih baik kan daripada harus mati dengan hinaan saat akan dipenggal?" Ucap Scarlett sambil menampilkan senyuman polos.
"Apa yg kau katakan?! Kita sudah terpojokkan oleh para ksatria istana dan tidak ada lagi celah bagi kita untuk kabur,Leander.Mari kita bertemu saja di kehidupan selanjutnya.."
Leander pada dasarnya sangat tidak ingin membiarkan wanita yang dicintainya itu mati bunuh diri bersamanya,tapi perkataan Scarlett juga ada benarnya.Daripada mati dalam hinaan tak berujung setelah dipenggal di bawah guillotine,lebih baik mati dengan tetap mempertahankan kehormatan saja dengan bunuh diri.Dengan berat hati,Leander berkata...
"Aku sebenarnya tak ingin kau bunuh diri denganku,Scarlett.Tapi jika ini jalan terbaik bagi kita,maka lebih baik kita bertemu di kehidupan selanjutnya lagi saja."
Scarlett menganggukkan kepalanya sambil tersenyum lebar dengan air mata yg terlihat di sudut matanya.Saat jarak antara mereka dan para ksatria itu hanya tersisa beberapa langkah lagi,Leander semakin mengeratkan pelukannya kepada Scarlett lalu terjun ke bawah bersamanya.
"Scarlett..maafkan aku telah menyia-nyiakan waktumu.." Ucap Leander saat keduanya mulai jatuh ke dasar dari tebing itu.
"Tidak pernah sekalipun aku merasa kalau kau menyia-nyiakan waktuku selama ini..Leander."
Keduanya saling bertukar senyuman dan kemudian sama-sama berkata..
"Aku mencintaimu." Sambil mengaitkan kelingking mereka ke satu dan yang lainnya.
~THE END~