Sebut saja Dimas, seorang pemuda dan wira usahawan kaya yang menikahi perempuan bernama Najwa. Lika-liku dalam rumah tangga sudah biasa dalam pernikahan mereka. Ketidaksepahaman, membuat mereka sering menjalani aktivitas sendiri sendiri.
Jangankan melakukan sesuatu bersama, berkumpul menjadi satu saja membuat mereka tidak betah karena canggungnya. Apa penyebab dari hal ini? Ternyata setelah diusut mereka menikah karena dijodohkan dengan kedua orang tua mereka.
Pihak orang tua laki-laki yang mengusulkan pernikahan ini terjadi. Jadi tidak ada rasa saling cinta karena hal ini. Dimas sebelumnya mencintai seseorang dari teman SMA-nya dulu yang bernama Angel dan berpacaran dengannya.
Tapi setelah Dimas lulus justru orang tuanya tidak mendukung hubungannya dan malah menjodohkan dia dengan Najwa. Hubungan suami-istri tanpa saling cinta itu cukup rumit.
Bahkan sudah hampir 6 bulan, masih belum ada kemajuan dari hubungan keduanya. Hingga pada suatu hari. Najwa mengalami mual-mual, dan pergi ke rumah sakit untuk periksa, dan diklaim bahwa Najwa hamil.
Lalu Najwa pun pulang, langsung menemui suaminya Dimas.
"Mas aku hamil," sontak Dimas yang mendengar hal ini, merasa marah. Dan bertanya "siapa yang menghamili mu Najwa?" Ia bertanya dengan nada keras.
Najwa yang tak percaya kelakuan suaminya ini, sontak ingin menangis karena dia tak mau mengakui anaknya sendiri. Padahal selama ini tidak ada perselingkuhan yang dilakukan oleh Najwa, tapi Dimas yang sebelumnya telah kembali dari Singapura selama 1 bulan.
Tentu tidak percaya, dan kaget setengah mati, "jangan-jangan kamu selingkuh?" tanya Dimas.
Najwa yang mendengar hal ini menangis sambil menjelaskan bahwa ini adalah anaknya dan dia telah telat 1 bulan.
Namun apa yang Dimas katakan justru tidak terduga, dia mengatakan bahwa dia sama sekali tak pernah menyentuh Najwa.
Dan justru menjatuhkan talak kepada nya. Setelah mendengar hal ini tentu Najwa menangis dan pergi meninggalkan rumah.
Entah apa yang dipikirkan Dimas saat itu, dan ternyata dia sudah punya pacar lagi, dan tidak menganggap keberadaan Najwa di rumah itu. Najwa pada saat itu tak pernah kembali ke rumah lagi, dan pergi ke rumah orang tuanya di Surabaya.
Sungguh tragis memang, kisah cinta mereka berdua.
Pacar Dimas bernama Angel, seorang perempuan yang cantik dan hidup serba mewah. Jadi Dimas memilih Angel dibanding Najwa, karena kalah dalam hal kecantikan.
Jangan salah, kecantikan bukan menjamin bahwa dia adalah orang yang baik, dan itupun benar, setelah menjalin hubungan dengan pacar barunya selama 8 bulan lamanya. Dimas mengalami bangkrut, karena tidak mampu memenuhi kebutuhan Angel selama mereka berpacaran.
Pada akhirnya dia diputus oleh pacar barunya Angel, alangkah malangnya nasib Dimas karena kini dia sudah tidak punya tempat tinggal lagi. Jadi dia memutuskan untuk pergi ke rumah orang tua Najwa. Dan meminta Najwa untuk kembali bersamanya.
Pada saat itu Najwa menggendong bayinya di teras rumahnya, alangkah terkejutnya Najwa saat melihat Dimas berada didepan matanya sambil menangis dan meminta maaf atas apa yang telah dia lakukan sebelumnya kepada Najwa.
Nah, karakter Najwa ini adalah orang yang pemaaf. Ya karena hal ini tentu sulit dimaafkan tapi berbeda dengan Najwa, ia memaafkannya dan Dimas meyakinkan orang tuanya untuk mengembalikan Najwa kepadanya. Memang sempat dimarahi tapi pada akhirnya Dimas bisa kembali bersama dengan Najwa tuk selamanya.
Setelah melihat kesabaran Najwa, Dimas merasa takjub, dan merasa malu karena telah menyia-nyiakan istrinya. Sekarang Dimas sudah sadar, bahwa kecantikan bukanlah sebuah nilai yang berarti, dibandingkan dengan hati.
Dan mereka pun hidup bahagia dengan rasa cinta yang sudah tumbuh dalam diri mereka.
---TAMAT---
*
*
*
Jan lupa like ya guys
Terimakasih