Hari ini cuaca sangat cerah, burung" berkicauan dengan bersahut - sahutan Angin sepoi" sungguh membuat orang merasa nyaman.
tetapi nasib 'sial,' slalu menghampiri ku.
unforeseen s
Namaku adalah Violent Xin. Aku berumur 20 tahun tepat setelah lulus SMA. Aku adalah anak yatim, ayahku meninggal saat aq umur 12 tahun, ayahku meninggal karena kecelakaan. Aku juga mempunyai 2 adik kembar bernama Lina Xin dan Rino Xin. Mereka berumur 12 tahun dan akan melanjutkan ke SMP yang mana itu mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Dan ibuku bernama Via Xin, ibuku adalah orang yang pekerja keras dia tidak akan pernah menyerah.
Hari ini aku pergi mencari pekerjaan. Sudah 7 Kantor yg Vio datangi, tetapi tidak ada 1 pun yang menerimanya.
"Hahh.... harus bagaimana ini, aku harus secepatnya mendapatkan pekerjaan, agar... adikku bisa meneruskan sekolah lg. Semangat..." ujarnya sambil menyemangati dirinya sendiri.
saat di perjalanan pulang, Vio kecopetan. "tolong, tolong, ada copet. tolong." teriaknya. Tetapi tidak ada satu pun orang yang menghiraukan teriakan Vio. Vio pun sudah tak punya uang lg. sekarang dia hanya mempunyai berkas untuk modalnya mencari pekerjaan.
Dihari yang cerah ini, tiba-tiba hujan turun dengan derasnya. Vio pun mencari tempat untuk berteduh.
Di tempat berteduh itu terdapat banyak orang yang sedang berteduh orang" yang berteduh semakin bertambah banyak, orang" pada berdempet - dempetan. Sehingga membuat berkas yang dibawa Oleh Vio terjatuh di selokan dan hanyut. " ah. tidak...berkasku..." Vio berteriak sambil berlari mengejar berkasnya.
Vio pun terus mengejarnya, sampai sampai Vio terjatuh dan kakinya terkilir. Orang orang yang sedang berteduh tidak ada yang membantunya berdiri. Vio pun mulai menangis "Hiks, Hiks, Hiks aku harus gimana lagi....Hiks."
Di hujan yang deras itu ada laki-laki yang menghampirinya dan membantunya berdiri. "Ayo aku akan memapahmu." laki laki itu berbicara sambil membantu Vio. "mm...T-Terimakasih..". ucapnya.
"Mengapa kau menangis.?, apakah ada yang menyakitimu?" tanya laki laki itu. "Mmm... A-aku tidak apa apa, hanya saja... berkas lamaran kerja ku sudah hanyut..,itulah mengapa aku menangis." ucap Vio.
Laki laki itu berkata "ayo kita berteduh di restoran itu.". Vio"Mmm..A-aku..". "tenang saja aku yang traktir deh." ujarnya.
sesampainya di sana laki laki itu bertanya "apa yang terjadi padamu hari ini?".
Vio pun menjelaskan semuanya.
setelah hujan reda Vio pun mengucapkan terima kasih dan bergegas untuk pulang.. " Haish...aku lupa bertanya siapa nama gadis itu..? " ujar laki laki itu.
................................................................................................
Beberapa hari kemudian.
Vio akhirnya diterima kerja di perusahaan Yan sui. Walaupun hanya menjadi OB tetapi Vio tidak menyerah terhadap pekerjaan nya. "Vio..antarkan kopi ke ruangan presdir." ujar sekretaris presdir.
sesampainya di lantai atas...
"Tok,Tok,Tok" "permisi presdir..." Vio
"masuk" presdir. Setelah sampai di ruangan presdir, Vio terkejut ternyata... laki laki yang membantunya beberapa hari yang lalu adalah presdir Yan. *astaga... ternyata yang membantu ku beberapa hari yang lalu.... a-adalah presdir Xiyang Sui Yan....!!!* ucap Vio dalam hati.
Ka....kamu adalah orang beberapa hari yang lalu.... yang berkasnya hanyut kann..." kata presdir dengan raut wajah senang dan yakin.
" siapa namamu? " tanya presdir.
"N_Namaku..Violent Xin." jawab Vio dengan menundukkan kepala.
"P-Presdir Yan, t-terimakasih telah membantu saya". tambah Vio.
"tak masalah". ujar presdir.
***********
1 Minggu Kemudian.
"aduh capek sekali..." ujar Vio
Beberapa saat kemudian, presdir datang dan membawakan minum untuk Vio."ini ambillah". kata presdir.
"T-terimakasih presdir. "
Setelah beberapa minggu kemudian Vio tidak melihat presdir Yan.
Saat malam hari, Vio tiba-tiba memikirkan presdir Yan. " ada apa denganku ini kenapa aq memikirkan presdir..? " kata Vio sambil bertanya tanya
mohon dukungannya ya... terimakasih yg sudah mau dukung saya.!!