"buk,ayah besok pergi ke kota ya," ucap ayah
"iya yah, tapi ibuk bawain oleh oleh ya, " ucap ibuk
"iya deh, apapun buat Ibuk, " ucap ayah
"masa semua buat ibuk sih, lalu buat aku gimana, " ucap Jemy yang tersinggung.
"eh iya ayah lupa, oke besok kamu juga ayah beliin oleh oleh ya, " ucap ayah.
"yeay......."
Keesokan harinya.
"yah nih kopernya dah ibuk siapin, "ucap ibuk
" eh ya makasih ya buk, "ucap ayah
" piar... "suara barang yang jatuh
"astaghfirullah suara apa tuh, "ucap ibuk
Lalu ibu melihat ada foto keluarga yang pecah karena jatuh.
" loh kok bisa pecah sih,perasaan tadi ngga ada angin, "ucap ibuk
"buk buk, ayah berangkat dulu ya,"ucap ayah
" oh ya, yah jaga diri ya, "ucap ibuk yang berjabat dengan ayah, dan tiba tiba cincin pernikahan ibuk jatuh saat berjabat tangan.
"loh kok jatuh sih, "ucap ibuk.
"nih cincin ibuk, "ucap ayah.
"ayah berangkat dulu ya,assalamu'alaikum "ucap ayah.
"wa'alaikumsalam "
Dan tiba tiba ibuk keluar air mata saat ditinggal ayah. lalu ibuk menjemput ayah di mobil dan langsung memeluk ayah.
"duh ada apa buk, "kata ayah
"gak apa apa ibuk tiba tiba merasa ingin ditemani ayah, " jawab ibuk
"udah ya ayah mau pergi, " ucap ayah
"jangan yah perasaan ibuk udah gak enak, " ucap ibuk yang air matanya keluar
"tapi maaf ya buk, ayah harus pergi, "ucap ayah
Mobil ayah pun berjalan.
" jangan pergi yah..... "suara teriakan ibuk
Mendengar itu,membuat Jemy langsung keluar dari kamarnya dan menuju ke halaman.
"astaghfirullah buk,ibuk kenapa? kok nangis ," tanya Jemy
"perasaan ibuk ngga enak, "jawab ibuk yang menangis
"itu kan cuma feeling buk, " ucap Jemy
Beberapa jam kemudian.
"drttttttttttttt.... " bunyi suara handphone
"halo,ini siapa? "tanya ibuk
"ini buk, suami ibuk, "jawab orang yang tak dikenal
"ada apa dengan suami saya? " tanya ibuk yang panik dengan suara yang lantang hal itu, membuat Jemy langsung keluar dari kamar nya dan menjemput ibuknya diruang keluarga.
"suami ibuk kecelakaan, "ucap orang itu
"apa......"
"lalu sekarang suami saya ada dimana? "tanya ibuk yang menangis
"di pertigaan buk, "jawab orang yang tak dikenal itu.
Lalu ibuk langsung mematikan handphonenya dan menjemput ayah.
"ada apa buk? "tanya Jemy.
"ayah kamu meninggal. "jawab ibuk sambil menangis.
"apa buk, "ucap Jemy yang ikut menangis.
Mereka pun menjemput ayah di pertigaan,dan mereka sedang menangis.
"ya Allah yah,ayah kok bisa meninggal sih seharusnya ibuk tadi nyegah ayah, " ucap Ibuk yang sedang memegang ayah
dan menangis
"ibuk ngga salah kok buk, ini memang sudah takdir ayah,"
ucap Jemy