di bawah rintikan hujan suara tangis awam terdengar lirih saat menatap jasad dari sang pacar yang ada di depan nya.
rindu..... buka mata mu "ujar awam sambil tersedu-sedu tak kuasa menahan kesedihan meratapi kepergian rindu.
dia berfikir seandainya waktu dapat terulang kembali maka waktu itu dia tak akan pernah menyetir dalam keadaan mengantuk hingga terjadi kecelakaan itu.
saat kecelakaan terjadi awam masih bisa selamat sedangkan rindu sudah tidak dapat bernafas.
nak awam "suara lirih terdengar dari belakang awam yang menyadarkan nya kembali
i.... iya Bu " jawab nya kepada ibu Tarni yang memanggil nya tadi, dia adalah ibu dari rindu
nak tolong ikhlas kan rindu ya? biar dia tenang dia alam sana "ujar ibu Tarni seraya meminta
awam pun hanya diam dan berlalu pergi dengan penuh kesedihan.
sementara itu rindu yang keluar dari jasad nya dan berubah menjadi roh. dia memasuki jasad gadis yang sedang koma
meski pun gadis yang tergeletak di ranjang rumah sakit ini masih bernafas dan memiliki nyawa tapi dia belum bisa membuka matanya.
rindu belum bisa mengikhlaskan kematian nya dan masih memiliki tujuan yang belum terlaksana.
dia ingin meminjam tubuh gadis ini untuk menuntaskan pekerjaan nya yang belum selesai di dunia..
dia ingin berjumpa dengan awam sekali lagi.
apakah aku tidak mati? " ujar rindu yang sudah ada di dalam tubuh gadis ini.
dia membuka matanya dan melihat sekitar
seluruh rumah sakit mendatangi nya dan memeriksa nya..
keluarganya pun senang mendengar berita akan sadar nya gadis ini.
gadis yang bernama Ratih dia adalah pemilik sesungguhnya dari tubuh ini..
ach...kepala ku sakit sekali "ujar rindu yang sekarang berada di tubuh Ratih...
Bu...kita tinggal kan saja dulu, biarkan dia istirahat "kata dokter..
beberapa hari kemudian Rindu pulang dari rumah sakit dan langsung menuju ke rumah Awam
karna tak tahu harus berkata apa dia pun tidak jadi menemui nya meski sudah ada di depan pintu
awam yang ada di dalam rumah merasa bahwa rindu ada di sekitar sini.
dia langsung menuju ke depan rumah dan berlari seraya mengejar orang yang di kira nya ada orang yang dia nantikan
rindu...rindu " ujar awam sambil mengejar
setelah menggapai orang dia memeluk nya erat
rindu.... aku rindu kamu "ujar awam sembari menangis tersedu-sedu
tapi saat membuka mata nya awam begitu kaget
ma....maaf saya salah orang "ujar awam yang sudah salah orang yang di peluk nya sedari tadi
nggak apa-apa kok "ujar ratih yang awam tidak tahu kalau ada roh nya rindu di dalam raga nya
sekali lagi aku minta maaf "kata awam malu.
iya "ujar Ratih
rindu pun hanya tersenyum kecil bahagia melihat awam yang masih sayang pada nya.
dan di dalam hati awam ada yang aneh seperti mengenal gadis itu dan memendam perasaan rindu seketika saat memeluk nya terasa dia sangat lega.
mereka berdua hanya bisa saling menengok satu sama lain untuk sementara di jalan yang pernah mereka lalui berdua.
mungkin nanti akan bertemu lagi "fikir mereka berdua dalam diam.
karna mereka saling mengenal dan tahu kebiasaan masing-masing.
tanpa bertanya apa pun mereka berlalu pergi dan hanya menyerahkan semua pada takdir nanti.
"tamat"