Victoria masuk kerumah dan memeriksa seluruh ruangan , Semua ruangan kosong , Seperti telah lama ditinggalkan. Namun ada.. Satu ruangan yang terkunci.
Tanpa berlama-lama Victoria langsung mendobrak pintu kamar tersebut
BRAKKKK!!!
Tak disangka kamar itu ,terdapat seorang laki-laki tanpa busana, bertubuh kurus kering , Dengan posisi diatas kasur (Rebahan)
Yang tadinya Laki-laki itu melihat ke langit-langit kamar berpaling melihat ke Victoria.
Senjata Victoria sudah siap untuk dimainkan.
"Satu..Dua..Tiga , Apa kau sudah siap untuk mati? " Ancaman Victoria
"Bersiaplah peluru ku akan menembus kepala mu sekarang..HAHAHAHA"
Sebenarnya Victoria merasa simpati dengan Laki-laki itu , Tidak seperti korban sebelumnya Victoria slalu membunuh dengan brutal.
"..A..a.." Laki-laki itu mencoba berbicara.
"Apa kau bisu..? , Ayo berbicara lah atau kau ingin menelan peluru saja?! "
Terdengar kejam namun sebenarnya Victoria tidak bermaksud seperti itu.
" T..t.o..l .o..n..g" Laki-laki itu berusaha berbicara
"APA?! , Kau ingin meminta pertolongan..? , Kepada siapa , Hanya kau sendiri dirumah ini , Apa yang kau maksud itu adalah aku? " Tanya Victoria
"Apa kau berasal dari keluarga *****?" Tanya Victoria
Laki-laki itu menggeleng , Yang Jelas Laki-laki itu bukan target Victoria.
"Lalu kemana perginya orang rumah?" Tanya Victoria
"a..a..AAK" Laki-laki itu mencoba mengeluarkan suaranya
"ARGHHH , Sudah lah kamu harus mengisi tenaga untuk berbicara , Aku muak menunggu" Victoria kesal
Laki-laki itu tersenyum tipis.
"Nih..makan , Sama ini minumannya" Victoria memberi bekalnya kepada Laki-laki itu , bertujuan untuk mengisi tenaganya.
Victoria langsung menutupi badan Laki-laki itu menggunakan selimut.
"Aku..merasa simpati kepadamu , Walau tujuan misiku bukan ini , tapi aku harus menolongmu" Victoria mengungkapkan simpatinya kepada laki-laki tersebut dan berniat untuk menolongnya.
Victoria kembali ke markasnya dengan membawa laki-laki itu , laki-laki itu tidak tahu bahwa yang bersamanya sekarang adalah Victoria si penjahat /buronan terkenal.
"Kenapa kau memberiku Misi yang sangat mudah? , Apa kau meremeh kan kemampuanku.. M.R Gun?" Sahut Victoria
"Kau..salah Victoria , Itu bukanlah Misi yang mudah , Aku hanya ingin menguji simpatimu" Jawab M.R Gun
"Ha..? ,Kau membuang-buang waktu ku saja , Jadi keluarga yang kau bilang itu Bullshit?! " Victoria kesal
Senjata Victoria sudah siap mengarah ke kepala M.R Gun.
"J..jangan lakukan itu Victoria"
"Terlambat , Kau sudah membuatku muak" Sahut Victoria
And
DORRRRRRRRRR!!!
.
.
Darah bercucuran , Kepala M.R Gun retak
Victoria semakin menikmati kejadian ini , Victoria menembak berulang kali hingga mengakibatkan seluruh ruangan terpenuhi cipratan darah
"Jangan berani-beraninya kau mempermain kan ku..HAHAHAHAHA" Ucap Victoria
Laki-laki yang bersama Victoria hanya terdiam dan menyaksikan kebrutalan Victoria.
Seiring berjalanya waktu , Laki-laki itu selalu mendapingi Victoria dan sebaliknya Victoria juga merawat laki-laki itu.
-Part 2
By : Banana'S
*Maaf Ya..ceritanya dibuat Part , Jadi kesannya nunggu . MAAF BANGET :(