Siti Alia Almira itulah namaku. aku datang dari desa untuk memasuki sekolah menengah atas karna beasiswa. Sekolah yang ku masuki ini adalah sekolah favorite terbaik, semua Yang belajar disana rata rata anak orang kaya semua.
Hari pertama masuk sekolah dan perkenalan diriku tak satupun dari teman sekelasku ini Yang menyambutku, mereka cuek bahkan terlihat tak peduli.
"Baiklah Lia. kau duduk dibangku kosong Yang ada di belakang itu" kata guru Yang tadi mengantarku ke kelas
"Baik bu" jawabku dan langsung menuju bangku kosong itu
Hari hariku di sekolah ini tak memiliki teman satu pun, aku menghabiskan semua waktuku di sekolah ini dengan membaca buku di perpustakaan.
*Ini ruang apa ya? wao. lapangan basket. dalam batinku dan ku longokkan kepala melihat sekeliling
Pagi pagi suasana kelas uda begitu ramai membicarakan tentang gadis malam Yang tampil di sebuah kafe.
"Wah apa kalu lihat permainan piano gadis malam hari sabtu kemaren? keren banget, bener bener luar biasa aku sampai terhanyut tau dengernya"
"Iya kau benar aku juga denger kok. aku juga di kafe itu"
"Sayang ya dia main di balik layar, padalan aku lihat dia cantik banget loh. rambutnya tergerai begitu panjang, wajahnya terlihat cantik dan sendu, senyumnya indah. pokoknya cantik banget deh"
"Wah benarkah? bagaimana kau. bisa tau itu?"
"Ya. kafe itu kan milik pamanku tentu saja aku tau, dan bisa masuk kemana saja aku mau. jadi aku bisa lihat gadis malam itu"
"Ooo... pantesan, apa dia uda dewasa?"
"Tidak sepertinya dia seusia dengan kita. Pamanku bilang dia masih SMU dan dia bekerja di kafe itu uda sekitar 1 bulanan"
Sore itu sebelum aku pergi kerja aku menyempatkan diri untuk bermain basket sebentar, dan aku juga uda bawah baju ganti untuk berangkat kerja.
Jam 6 petang, aku langsung menuju toilet sekolah untuk mengganti baju, memakai jaket dan menuju kafe tempatku kerja part time.
"Lira kau sudah datang rupanya" sapa bos ku
"Iya bos" jawabku singkat. aku langsung menuju ruang istirahat
tak terasa uda 6 bulan aku berada di kota besar ini dan aku mendapati Surat kontrak dengan sebuah agensi ternama Yang selalu melahirkan bintang bintang top dunia.
Pagi itu aku tak sengaja denger kalo Yolanda keponakan bos tempatku kerja, mencurigai ku sebagai gadis malam. Namun Zea dan Kiki membantah karna penampilan gadis malam adalah seorang gadis Yang cantik, elegan dan berrambut hitam panjang, sedangkan aku Yang di sekolah tampil biasa aja dan rambut pendek serta kaca mata.
Hari hariku di sekolah ku lalui seperti biasa sepi sendiri. sampai tak terasa ada seseorang Yang mengawasiku. Dia adalah kakak kelas mantan ketua osis Yang populer dikalangan anak cewek. Dia mengajak kenalan Yang akhirnya kami jadi akrap dan dia mengajakku masuk dalam klub drama.
Dalam klub drama aku Yang pemalu memilih menjadi penyayi latar Yang ada di balik layar. Aku pun mulai memiliki teman walo tak begitu akrab
Setiap ada pementasa derama aku selalu jadi penyayi latar Yang kadang dengan memainkan gitar, biola atau piano Yang sudah mendarah daging dengan ku.
Malam itu setalah selesai pementasan tiba tiba kak Andre kakak kelas yang selalu menemaniku main basket menyatakan cintanya padaku. Aku Yang terkejut tak bisa menjawabnya.
brrrt brrrrt
"Halo"
"Iya halo dengan Siti Alia Almira?"
"Iya benar saya sendiri. kalo boleh tau ini dengan siapa?"
"Saya Heru dari agensi Yang menawari anda untuk bergabung dengan kami"
"Iya. saya masih memikirkannya, karna saya masih terikat kontrak dengan kafe tempat saya kerja part time sekarang"
"Baiklah kapan kontrak itu selesai?"
"Sekitar 6 bulan lagi"
"Baik setah 6 bulan namamu akan menjadi bintang di agensi kami"
Sebagai gadis kampung Yang serba kekurangan tentu aku tak akan menyia nyiakan kesempatan Yang datang untuk bisa merubah nasibku.
Dihari kelulusan kak Andre aku menyanyikan sebuah lagu dan klub drama kami pun ikut memeriahkan hari kelulusan kakak kakak kelas itu.
Mereka Yang tak suka dengan permainanku mulai mengomentari dan bahkan ada Yang bilang kalo aku hanya memutar kaset permainan piano gadis malam.
Dalam kebingungan dan kebimbangan aku memilih menandatangani kontrak dengan agensi popular, dan benar saja dalam waktu 1 tahun 3 bulan namaku melejit bak diterbangkan ke langit. Pupalaritas sebagai gadis malam Yang mistrius telah menghipnotis semua orang, mulai dari kalangan muda hingga tua.
Aku mulai mengambil paket C pendidikanku Yang ku tinggalkan dulu, karna aku ingin sukses dalam keduanya, baik pendidikan dan pekerjaan.
"Lira semua urusannya uda ku urus, kau tinggal memasuki kuliah saja" kata manajerku
"Trima kasih kak Hera"
Ya aku memasuki universitas seni dan tentunya bidang Yang ku ambil adalah piano karna aku ingin menjadi pianis terkenal.
5 tahun berlalu. Aku telah memiliki segalanya dan aku juga mampu membahagiakan orang tuaku. Aku merasa semua perjuanganku tak sia sia, kebahagiaan telah meliputiku dan orang orang Yang ku sayangi.
Aku telah menjadi sesuai dengan harapanku. Pianis terkenal bahkan manca negara. Orang orang Yang dulu menghinaku kini telah berbalik memujaku dan menjadi penggemarku.
Kebahagiaanku pun semakin lengkap dengan kak Andre Yang melamarku. Kini aku berdiri dibawah atap agensi PT. Popular yang didirikan oleh keluarga kak Andre, sekaligus sebagai istri CEO PT. Popular Andre Wibisono.