Anggi POV
Aku seorang remaja yang agak aneh. Umurku 16 tahun. Aku duduk dibangku SMA kelas 2. Tinggiku 176cm, berat badanku 78kg. Aku lahir ke dunia dengan keturunan dari Jawa. Kulitku hitam manis. Dari segi fisik aku laki-laki tapi sedikit mengarah ke wanita, itulah kenapa aku bilang "agak aneh". Keseharianku kalau tidak belajar ya main gitar.
Aku seorang anak yatim, tinggal bersama ibu yang tidak bekerja. Ayahku baru saja meninggal 3 bulan yang lalu. Masih tergolong baru jika dibandingkan dengan yatim yang lain. Aku bercita-cita menjadi dokter, atau setikdanya bisa menjadi perantara tuhan dengan manusia lainnya.
Akhir-akhir ini aku sering badmood, dikarenakan motor tersayangku sudah laku terjual untuk biaya hidup kedepannya.
Suatu malam yang tenang, suara jangkrik yang krik...krik...krik menenangkan. Aku teringat kenanganku dengan ayah. Aku mengingat dengan sedikit air mata, "mengapa kau pergi disaat aku butuh sosok panutan" dalam hatiku bekata.
Aku dari Sd selalu dapet body shaming. ya... itu kerena badan ku emang gendut. udah gendut, buluk, item, hidup lagi :( . Aku orangnya bodo amatan, tapi kalau body shaming sedikit membuat ku keusik.
Ayah pernah bilang " gapapa item orangnya, yang penting otaknya". memang nyelekit, Tapi membuatku percaya diri lagi. Saat umurku 12tahun (Smp kelas 1). Aku mulai mengikuti progam diet.
Diet ku ini sedikit ekstrim, karena dibuat bagi yang malas gerak. Megurangi porsi makan sampai 70% dari biasanya. Kenapa sedikit ekstrim, karena jika perut tak kuat, menyebabkan komplikasi pada pencernaan.
"aku harus turun 20kg, gamau tau caranya" ucapku dengan semangat. Perlahan lahan timbangan turun. Awalnya ngga punya leher, sekarang punya :) . Ada hal kecil yang membuatku berpikir.
................
bersambung.