Pukul 01.00 dini hari.
Abdillah Hermawan atau yang akrab di sapa Abdi oleh keluarga dan teman-teman nya ini melajukan mobil miliknya usai dinas patroli malam,, kembali menuju ke barak bujang tempat ia menghabiskan hari-harinya sebagai Abdi Negara sejak 3 tahun terakhir ini.
Abdi tidak sendirian ia bersama seorang senior nya yang sama-sama sedang bertugas patroli malam ini,,
Abang Haris,,begitu ia sering memanggil nya .
"Bang.... bangun bang sudah sampai rumah Abang nih"
Abdi terpaksa harus membangun kan bang Haris yg ketiduran sedari perjalanan tadi...
"ehmm..." bang Haris pun terbangun,, mengambil tas ransel miliknya di kursi penumpang belakang mobil Abdi.
"makasih ya Di,, istirahat kamu" perintah nya pada Abdi sembari membuka pintu mobil.
"siap bang,,salam buat nyonya ya" lanjut Abdi.
*******
Abdillah Hermawan putra bungsu dari Peltu Adi Hermawan & ibu Ami Sartika Hermawan,, Ayahnya juga seorang abdi negara yg baru saja menikmati masa pensiun nya. Dibesarkan di keluarga yang taat dalam hal ibadah & juga dengan ketegasan Ayah mama nya membuat Abdi begitu menjaga pergaulan nya semenjak Ia remaja. Ia dan ketiga org kakak perempuan nya begitu penurut kpd kedua org tua nya itu,, inilah yang menyebabkan mereka jadi anak-anak yg sukses . Kakak perempuan pertama Abdi seorang Polwan di Daerah asal Abdi di Surabaya,,kakak perempuan kedua Abdi seorang guru,, sedangkan kakak perempuan ketiga nya baru saja menikah 6 bulan yg lalu dia berprofesi sebagai seorang apoteker.
Saat ini selain berstatus sebagai seorang prajurit TNI AD ,, Abdi juga berstatus sebagai mahasiswa Fakultas Hukum di kota tempat ia bertugas.
jika sedang tidak bertugas di satuannya Batalyon Infanteri Raider *** di kota S*******a (Daerah Kaltim)
ia menyibukkan diri dengan pendidikan nya.
Penuh sujud syukur saat Komandan batalyon nya memberikan ijin bahkan dukungan penuh kepadanya saat berniat untuk berkuliah lagi,,asalkan tidak menggangu kegiatan dan tugas-tugas nya sebagai seorang prajurit. Satu setengah tahun lagi Abdi akan resmi menyandang gelar SH nya.
kriiiiiinggggg
kriiiiiinggggg
kriiiiiinggggg
alarm di Handphone Abdi berbunyi keras,, tapi sang empunya tidak kunjung bangun. pukul 05.00 pagi,,Abdi yg baru tidur jam 2 dini hari ini pun tak mampu melawan kantuk nya. Membuat nya begitu pulas dalam balutan seragam loreng yang tidak ia ganti seusai dinas tadi malam.
"Bang.... Bang Abdi ..." seorang junior nya membangun kan Abdi.
"Bang bangun bang... shalat subuh bang" Sersan Dua Tama terus mencoba membangun kan Abdi,,
krna Abdi tak kunjung bangun akhirnya Serda Tama mengambil segayung air dari kamar mandi. Terlihat oleh bbrp senior dan junior nya yg satu barak,,
"Hei bro... itu senior mu. Mau lari siang kau ini " tegur seorang leting nya pada Tama. tetapi di abaikan oleh Tama,,dia ttp berniat membawa segayung air itu kepada Abdi.
"Bang... Bangunlah bang" Tama memercikkan air ke wajah Abdi.
Di sambut dengan tarikan selimut Abdi yg menutupi wajahnya,,kali Tama Sdh tidak sabar. Dia Tarik selimut Abang senior nya itu dan langsung menyiramkan segayung air yg sdh ia pegang sedari tadi .
sementara anggota yg lain terperanjat kaget pd kelakuan Tama...
"mati kau Tama" seseorang bergumam
"lari siang bolong kau dihari Minggu Tama"seseorang menimpali.
"Habislah kita" yg lain merongrong ketakutan.
Abdi yg basah kuyup pun terperanjat kaget melompat dari tempat tidur nya.
"Tama..... !!! " teriak Abdi sembari menyeka wajahnya yg basah.
"Siap Salah Bang" Sahut Tama bersikap sempurna.
" waktunya shalat Subuh bang" Tama menjelaskan.
"Astaghfirullah aladzim" kata Abdi mengelus Dadanya...
Ia mengambil Handuknya "Thanks bro" kata nya pada
Tama.
"Siap bang" jawab Tama.
Abdi pun berjalan menuju ke kamar mandi. Di ikuti oleh beberapa pasang mata para anggota penghuni barak.
"Thanks bro ... Apa itu ?" kata seseorang keheranan.
"Dia Tidak marah... wah wah wah..." yg lain pun keheranan.
"Pulang dinas td malam Abang sdh pesan,, bangun kan Abang shalat subuh. kalau Abang tdk bangun di suruh lah aku siram kan air pada nya " Logat Batak Tama begitu kental menjelaskan. "Oh..." di jawab bersama oleh para anggota lainnya.