Kamu tidak bisa memaksa dunia mengerti keadaanmu, karena yang hidup di bumi bukan hanya kamu. Jadi belajarlah untuk mengerti dan memahami
...
Wajahnya begitu menawan di bandingkan dengan wajah anak seusianya. Sikapnya yang bahkan lebih dingin dari pada es membuat auranya semakin menakutkan.
Memerintah di usia yang begitu muda. Memerintah kerajaan besar dengan kekejaman dan rasa haus darah tinggi.
Membenci semua hal yang berkaitan dengan cinta dan kasih sayang. Itulah gambaran singkat yang langsung terlontarkan oleh rakyat kerajaan Granville.
Xavier Roderick Granville, kaisar termuda sepanjang sejarah. Di usianya yang masih terbilang cukup muda, ia telah mengembangkan sayap kekaisaran Granville. Membuat kerajaan ini menjadi yang terkuat.
Tapi tetap saja, ia hanya anak berusia 15 tahun. Memimpin kerajaan yang begitu besar bukanlah hal yang mudah.
Terkadang ia menangis bersama sang gelap. Menumpahkan segalanya pada sang malam. Berdiam bersama sang sepi. sungguh ironi.
" pa, Xavier rindu papa "
" hiks... Xavier rindu "
" papa kapan jemput Xavier "
" Xavier udah capek pa "
Begitulah sisi sang kaisar muda ini sebenarnya. Begitu rapuh, begitu mudah menangis. Ia bukan menyukai darah melainkan membenci. Semuanya hanya topeng, bualan semata.
" andai Xavier memang anak papa, semua ini gak akan pernah terjadi "
" Xavier salah " tangisnya semakin menjadi-jadi. Ia kembali mengingat bagaimana sang Kaisar yang berjulukan Kaisar Blood Dragon.
Dengan kekuatan yang begitu menakutkan dan terkenal dengan kekejamannya mampu membuat seorang anak begitu mengaguminya.
Di besarkan oleh seorang yang begitu mengagumkan dengan banyak tekanan yang menjadikannya sebagai orang yang dingin.
Dia kaisar yang merupakan keturunan dari klan naga terakhir, orang hebat yang peduli dengan anak sepertinya.
Sosok yang begitu mengagumkan rela mengorbankan darah dan nyawanya hanya demi anak sepertinya.
Rela melakukan berbagai cara untuk mengubah seekor kadal liar menjadi seekor naga yang paling Bersinar.
" Xavier akan terus menunggu "
Tertidur lelap dengan air mata yang mengalir namun dengan bibir yang tersenyum manis.
Pada akhirnya dia tertidur tidak melupakan namun juga tidak mengingat.
THE END~~
Berikan dukungan ya
Heart ❤️ nya di klik ya
kalau ada kekurangan atau ada saran mohon sampaikan.
🌹Sayonara~~