Setiap manusia lahir dengan keadaan, kondisi, fisik dan bakat yang berbeda-beda.
.
.
.
.
.
Aku memang tidak pandai merangkai kata. Namun, aku bisa bercerita.
Ini adalah kisah tentang seorang gadis belia yang dalam usia muda, dihadang oleh berbagai macam pilihan dalam menjalani kehidupan.
_______
Cantik dan berbakat, seperti itulah orang-orang menggambarkan dirinya.
Namanya Yuri Olivia. Bernyanyi dan menari merupakan keahliannya.
Tahun ini, ia menginjak usia yang ke 14 tahun dan masih berstatus sebagai pelajar aktif di Smp Glo Citra.
Hidupnya dilanda dilema, ketika ia harus dipaksa memilih antara mengembangkan bakat yang ada, atau terus melanjutkan studinya.
Sebenarnya bukan karena tanpa alasan.
Yuri adalah gadis yang serba bisa dalam segala aspek dunia permusikan.
Dan hal itu membuat Yuri mendapat banyak tawaran dari agensi-agensi terbesar, untuk merekrutnya menjadi seorang penyanyi solo.
Yuri sering dijuluki sebagai “The Girl Of Multitalent,” atau si gadis multitalenta.
Karena selain bernyanyi, Yuri bisa menari dan menulis lagu.
Bahkan ia selalu mendapat juara pertama dalam setiap lomba dan ajang tarik suara di kotanya.
Yuri sangat menyayangkan bakatnya, jika tidak segera menerima tawaran menjadi penyanyi solo, seperti IU idolanya.
Disisi lain, ia juga bisa menghasilkan uang dengan bernyanyi.
Namun, pendidikan lebih utama. Salah melangkah sedikit saja, bisa membuat masa depannya hancur.
“Kakak, apa yang harus aku lakukan? Aku sangat ingin menjadi seorang penyanyi. Tapi aku juga tidak mungkin mempertaruhkan pendidikanku begitu saja.” Ucap Yuri kepada Agnes, kakaknya.
Agnes jelas mengerti perasaan adiknya saat ini.
Dihadang oleh dua pilihan hidup, bukanlah hal yang mudah. Terkadang kita harus merelakan salah satunya demi pilihan yang menurut kita benar.
Agnes pun berkata, “Yuri, ilmu bisa didapatkan di mana saja. Tapi jika bakat tersia-siakan, akan sangat merugikan. Kakak mengerti dengan keadaanmu saat ini. Jadi, pilihlah mana yang menurutmu terbaik. Love yourself, adikku yang cantik.”
Yuri tercengang dan membelalakkan mata, karena tersadar bahwa saran yang Agnes utarakan seperti pintu masuk menuju kemenangan.
“Kakak, aku sudah memutuskan!” Ucap Yuri penuh semangat.
*
*
*
*
*
Selang beberapa hari, Yuri akhirnya menandatangani kontrak dengan salah satu agensi terkenal bernama Glo Talent Entertainment.
Yuri berharap semoga keputusannya menjadi seorang penyanyi adalah pilihan yang tepat, meski harus merelakan waktu selama dua tahun untuk tidak bersekolah, karena masa trainee nya nanti.
Terang akan bersinar setelah kegelapan menerpa.
Hidup adalah pilihan.
Ada kalanya kita berjuang dan ada saat di mana kita menyerah.
Jangan takut ketika dirimu jatuh, dan jangan sombong ketika engkau selangkah lebih maju dari orang-orang sekitarmu.
Everything it’s gonna be alright.
Selesai.
Jangan lupa like and coment ya para readers.
And, hwaiting!