Suatu hari di kerajaan yang nan indah, hiduplah seorang penyihir cantik, dia memiliki paras wajah yang cantik dan melebihi kencantikan para penyihir lainnya.
Penyihir itu memiliki kecantikan yang membuat semua orang terpikat olehnya, tetapi dia tidak pernah merasakan jatuh cinta untuk pertama kalinya. Dia hanya berpikir bahwa semua orang terpengaruh oleh Cinta untuk melakukan hal apa saja yang membuatnya tidak terkendali. Penyihir Cantik itu pernah dijodohkan dan merasakan apa itu Pacaran, tapi dia tidak jatuh cinta pada orang tersebut. Dia hanya beranggapan kalau dunia sudah dibutakan oleh cinta..
Penyihir Cantik tersebut bernama Keyla, Keyla anak dari Penyihir yang terkenal akan kekejamannya.
Hari-hari Keyla hanya dihabiskan dengan membunuh manusia yang tak berdoa, karena hal sepele dia melakukan itu.
Hal yang dimaksud adalah Manusia yang sedang berpacaran, merasakan Cinta, dan selalu membuatnya kesal gara-gara orang-orang tersebut selalu membicarakan akan Hal "CINTA".
"Kenapa dunia tak tau bahwa cinta itu membutakan umat manusia"
"Cinta..Cinta dan Cinta"
Suatu hari, hiduplah seorang pemuda yang ganteng dan banyak penggemarnya di desa sekitar Kerajaan Keyla..
Hari ini Pemuda itu sedang berjalan-jalan menelusuri Kota tersebut. Pemuda tersebit bernama Rain, dia melihat seluruh pedagang yang sedang menunggu pembeli yang tak kunjung datang..
"Pak.."
"Eh, nak Rain mau beli apa?"
"Rain, cuman mau beli satu buah ini gapapa kan pak?"
"Gapapa kok nak Rain"
"Maaf ya pak, Rain hanya beli satu dan Rain doakan semoga dagangan bapak bisa laris manis"
"Amin Rain"
Rain pun melanjutkan, perjalanannya dan menuju kerajaan Keyla. Dia sangat penasaran, kenapa semua orang beranggapan kerajaan tersebut sangat mengerikan.
Rain melihat Gadis cantik yang sedang sedih di kamarnya yang terlihat dari bawah. Rain menyapa gadis tersebut.
"Hai, mengapa kamu menangis"
"Ck, emang hidup lu apa, jangan aturatur aku"
"Rain, baik lho nanya"
"Hei, hujan pergi aja dari sini"
"Siapa hujan? perasaan engga ada hujan disini"🤔☹☹Rain memunculkan muka imutnya dan membuat Gadis tersebut merasakan detak jantung yang begitu hebat..
"Y..Ya kamu lah, nama kamu hujan kan"
"Oh, iya ya"😃😃
"Ck"
"Oh iya nama kamu siapa gadis manis?"
"Nama aku Keyla, putri kerajaan Violena"
"Oh begitu"
Yaps..gadis tersebut adalah Keyla dan dia baru saja merasakan detak jantung yang berdegup kencang, menandakan bahwa seseorang telah merasakan hal "CINTA". Rain membuat Keyla tersenyum kembali dengan cepat.
Hari-hari berlalu, kini Rain dan Keyla sudah menjadi sahabat, mereka selalu menghabiskan waktu bersama-sama terus setiap jam, menit maupun detik.
Keyla, masih menganggap dia hanya sakit jantung saja, dia memutuskan untuk ke tabib karena detakan jantung tersebut bukan hanya sekali tapi setiap Ia bertemu Rain dia merasakan hal itu.
"Tabib, jadi bagaimana keadaan jantung saya"
"Nona, hanya merasakan hal yang anda benci saja"
"Maksudnya hal itu Cinta?"
"Tepat sekali nona"
"Apaaa? ga mungkin ini terjadi"
"Nona hanya baru saja menemukan cinta dengan seorang pemuda yang nona anggap dia itu nyaman, membuat nona senang dan selalu bermain dengan nona"
"Apa itu Rain ya?"Keyla bergumam dan dia masih tak percaya akan hal tersebut.
Rain ingin mengungkapkan perasaannya kepada Keyla, tapi Ia takut karena Keyla tak suka dengan kata yang berbau "CINTA". Hanya Takdir saja yang Dia harapkan.
"Rainn.."
"Keyla?"
"Rain, kamu tau engga?"
"Engga"
"Ish, aku belum bilang"
"Silahkan dilanjutkan putri cantik"
"Oke"
"Aku baru tau kalau aku ga benci lagi dengan hal yang namanya Cinta"
"Apa?"
"Iya, Aku sudah merasa jatuh cinta kepada seseorang"
"Yah, pupus deh harapanku"batin Rain yang sekarang merasakan kesedihan
"Tenang, aja aku cinta kepada seorang pemuda yang bernama.."
"Siapa?"
"Yang lagi ngobrol sama aku"
Rain pun langsung memeluk erat Keyla, karena Ia tak tau bahwa takdir mengatakan hal yang Ia inginkan.
"Keyla, aku juga mencintaimu. Mau kah kamu menjadi Istri dari seorang Pemuda hujan ini?"
"Ya pemuda hujan"
-THE END-
Siapa yang menganggap Cinta itu seperti Keyla?
Kalau ada, silahkan Komen ya.
🍹Terimakasih sudah membaca🍹