sebuah payung melekat di tangan seorang gadis cantik bertubuh mungil berbibir merah berkulit kuning Langsat
dalam deras nya hujan memakai sebuah dress berwarna kuning menuju sekolah TK
Kirana..... ujar gadis itu memanggil seorang anak dalam TK
iya Bi...... jawab seorang anak di antara sekelompok anak yang menunggu jemputan di teras sekolah
bibi... kok lama sih? Kirana kan lapel... ujar anak itu gemas
jangan ngambek dong sayang... bibi kan ada kuliah jadi nggak bisa tepat waktu jemput, Kirana sayang mau makan bakso nggak? ujar Diah gadis berpayung itu
mau......ayok bi ..... ujar gadis kecil itu manja
mereka berjalan ditengah tengah hujan yang mengguyur bumi.
sembari berjalan Kirana menyibak-nyibak an kaki nya dalam becek nya jalanan yang terguyur hujan...
kirana jangan main air dong? nanti sakit lho? Kata diah
Kirana tetap berjalan dan memainkan air sembari menjulurkan lidahnya kepada Diah..
sungguh manis nya anak ini "ucap Diah lirih
selang berjalan tidak sampai beberapa menit sudah bertemu Abang tukang bakso dan mereka berhenti sejenak untuk makan
Abang... beli bakso 2 dong teh anget nya 2 ...ujar Diah kepada si tukang bakso itu.
iya neng duduk dulu.. balas si tukang bakso
sambil menunggu Kirana memainkan sedotan dan garpu yang ada di meja.
Dek main nya jangan sampai semua nya ya?... nanti nggak bisa makan lho kalau motor semua. kata diah
iya Bi...... jawab Kirana
rasa nya senang sekali ketika bakso yang di pesan sudah datang. Kirana dan Diah makan dengan lahap.
mereka berjalan kembali setelah selesai memakan bakso nya
mereka melanjutkan perjalanan menuju rumah dengan sangat riang.
sontak Diah kaget saat melewati kuburan Kirana meminta izin untuk masuk tapi Diah tidak mengizinkan nya.
Kirana berlari masuk ke kuburan dan menghilang di tengah hujan
Kirana sayang... ayok pulang "kata diah berteriak
Kirana ....
Kirana...
Kirana....
berkali-kali memanggil tapi tidak kunjung ada kabar.
Diah menangis dan pulang ke rumah
sampai kakak nya pun bingung ada apa.
ada apa dek. "tanya Dika bingung
kak....Kirana hilang kak.... "jawab Diah sambil menangis memeluk kakak nya itu.
Diah...Diah... tenang.. sadar dek.
Kirana sudah meninggal "kata Dika membentak.
sontak saja Diah kaget dan baru sadar ternyata selama ini dia berjalan sendirian
sampai semua orang bingung dia bicara dengan siapa tapi tidak ada yang dapat berkata-kata karna itu terjadi selama beberapa hari setelah Kirana meninggal karena sebuah kecelakaan motor saat hujan deras terjadi.
Diah tidak mampu menerima dan terguncang. setelah pemakaman diah mengurung diri nya di kamar..
Beberapa hari kemudian dia mulai keluar dan melakukan kebiasaan aneh setiap hari nya
dia menjemput orang yang tidak ada... dia berjalan sendiri tapi entah mengobrol sama siapa.
dia berjalan ke tukang bakso yang sekarang sudah biasa di pesan dengan 2 mangkok yang tidak ada sosok nya ..
dan pergi ke tempat-tempat lain sendiri. serasa masih ada Kirana di sekitar
sekarang dia sudah di tangani psikiater untuk pengobatan nya.
TAMAT.....