Seorang Anak yang Dibesarkan oleh Naga Jahat
Pernahkah anda mengira bagaimana jika seorang anak kecil di besarkan oleh seorang naga jahat?
Nino, seorang anak kecil yang di besarkan oleh naga jahat. Kehidupan sehari-hari hanyalah melihat seorang manusia yang seperti semut harus diinjak-injak, dihancurkan, dibakar oleh naga di depannya.
Tetapi suatu hari dia tidak sengaja membangkitkan garis keturunannya. Tidak ada yang pernah mengira bahwa anak yang di asuh oleh naga jahat itu adalah keturunan terakhir Dewa Welas Asih.
Kehidupan Nino semenjak itu berbalik 180 derajat. Nino bisa dengan jelas melihat yang baik dan yang jahat. Dia tidak bisa diam saja melihat pembantaian, kemiskinan, penindasan, pengkhianat, dan kejahatan kejahatan lainnya di depannya.
Sudah bertahun-tahun dia diam diam membantu orang orang di sekitarnya. Membantu mereka yang akan di lenyapnya oleh naga jahat. Hingga, tanpa sengaja naga jahat mengetahui hal itu. Kemarahan naga jahat menjadi-jadi, dia menatap Nino dan meraung dengan marah.
"Dasar bocah sialan, aku tidak pernah mengira bahwa selama ini aku mengasuh seorang serigala bermata putih, aku sudah curiga selama bertahun-tahun, tidak aku sangka bahwa ternyata itu beneran kamu! Hari ini aku pasti akan membunuhmu!"
"Naga jahat! Sudah cukup aku menolerir kamu selama bertahun-tahun! Sudah berapa banyak mahluk hidup yang tidak bersalah kamu bunuh! Hari ini, aku akan membunuhmu bahkan jika aku harus mati, aku harus membawamu ke neraka bersamamu!"
Nino menatap naga jahat tanpa takut, pandangan dinginnya bisa membuat seluruh dunia menunduk. Sebuah teratai cahaya muncul di dahinya, di saat bersamaan sebuah pedang terang muncul di tangan Nino.
Naga Jahat meraung marah, dia tidak pernah menerima penghinaan seperti ini selama bertahun-tahun, dia tidak menyangka hari ini dia bisa merasakan rasanya terhina oleh anak didiknya sendiri.
"Bocah sialan, hari ini aku bersumpah akan membunuhmu, menginjak-injak mayatmu di bawah kakiku, dan membakar mayatmu hingga menjadi abu dan tak bersisa!"
"Huh! Apakah kamu kira gertakanmu berguna bagiku? Hari ini aku akan memperlihatkan bagaimana kekuatan sejatiku membunuhmu! Aku Nino, putra terakhir Dewa Welas Asih, hari ini aku bersumpah akan membunuhmu dan menghilangkan dirimu dari muka bumi ini!"
Setelah mengatakan itu, mata Nino tertutup. Pedang di tangannya di angkat di depan dadanya. Lantunan demi lantunan mantra di lepaskan oleh Nino menyebabkan pedang beserta tubuhnya bersinar terang. Nino membuka matanya lebar-lebar, sebuah kekuatan kuat di sekitar tubuhnya menjadikan Nino layaknya seorang dewa yang turun dari surga.
Memandang sang naga jahat, Nino berteriak meraung dengan marah, "Naga Jahat, matilah kamu!"
Naga Jahat mendengus dengan marah, nafasnya saja bisa langsung meratakan seluruh wilayah, naga jahat mendongakkan wajahnya menatap ke arah serangan Nino. Nafasnya menguat, kabut kabut di sekitarnya berkumpul di depan kepalanya, sebuah serangan api kuat langsung muncul di depan naga jahat.
Duar......
Suara tabrakan antara serangan cahaya suci dan api dari naga jahat langsung menyebabkan suara itu menggema di seluruh wilayah, pertempuran itu langsung menyebabkan kepanikan warga sekitar.
"Naga jahat, aku pasti akan membunuhmu!"
Nino meraung lagi dengan marah, kekuatan suci yang berkumpul di sekitarnya kali ini lebih kuat lagi. Naga jahat tidak berani lengah, dia menyeka darah di mulutnya dan langsung melantunkan seni sihir api. Dua kekuatan kuat itu sekali lagi membandingkan kemampuannya.
Duar!
Sekali lagi serangan itu seri kembali. Naga jahat sangat marah, Nino sendiri juga sangat marah, dia sudah muak untuk bertarung bersama naga jahat.
"Naga Jahat, kali ini aku akan mengeluarkan jurus terakhirku! Jika kamu tidak mau mati segera menyerahlah!" teriak Nino keras hingga terdengar di seluruh wilayah.
Naga jahat tidak mengenal rasa takut, dia menatap Nino dengan penuh profokasi. Kekuatannya tiba tiba meningkatkan dengan cepat, sihir sihir di tubuhnya langsung berkumpul menjadi sebuah gumpalan bola.
Nino juga sama, dia mengumpulkan seluruh kekuatan cahaya ilahi untuk menyerang naga jahat. Begitu kedua kekuatan di lepaskan, kekuatan Nino langsung menghancurkan kekuatan naga jahat.
Naga jahat itu panik, dia tidak pernah mengira dia akan merasakan hari dimana kematian sudah dekat.
"Naga jahat, hari ini adalah kematiannmu!" teriak Nino dengan keras membuat seluruh tubuhnya menegang ketakutan. Bisa dilihat seberapa menakutkan hingga bisa membuat ketua mereka gemetaran.
Duar!
Dua kekuatan langsung menabrak lagi. Tetapi kali ini berbeda, kekuatan Nino tampak lebih mendominasi daripada kekuatan naga jahat. Kekuatan itu dengan cepat langsung menembus semua pertahanan naga jahat.
Naga jahat terkejut, secara reflek dia langsung berteriak ketakutan, "Tidaaakkk!"
Tetapi semua sudah terlambat, kekuatan Nino terlalu luar biasa. Hari itu legenda Nino menjadi hidup.