Sebuah pelita yang menyala,
Janganlah padam!
Hiduplah!
Sampai Sang Empunyalah yang memadamkannya.
Angin menerpa
Badai menghadang
Petir menyambar
Kilatan kilatan mulai berdisko ria
Sementara,
Mulai menggentarkan jiwa
Mulai menutup mata dan telinga,
Berharap mereka segera berlalu
Tanpa meninggalkan jejak sedikitpun.
Pohon bertumbangan
Daun berguguran secara paksa
Namun sebuah akar masih menancap ke dasar bumi,
Ia berusaha sekuat mungkin untuk berpegangan pada sang bentala.
Bukan lagi dersik,
Melainkan gemuruh kencang
yang mengambil peran
Semakin erat genggaman mereka
Berusaha bertahan dengan sekuat apa yang mereka punya.
Litani mereka ucapkan
Berdiri melingkar mereka lakukan
Kedua tangan mereka tangkupkan
Dengan sebuah pelita kecil di tengah tengah
Menunduk pun mereka usahakan
meminimalisir sedikitpun celah
yang menjadi alasan pelita itu padam di tengah gelapnya jagad raya.
Hmmm
Sebenarnya ...
Tak masalah jika jenggala terporak poranda
Namun janganlah elegi yang berkumandang.
Bahkan hanya dengan seuntai kata pun,
Jangan!
Selasa, 21 September 2021
Salam
God Bless You✨✨✨
🤗