Ina pun memutuskan untuk pergi ke toko antik. Ina berencana untuk membeli teko dan cangkir antik untuk Ayahnya.
"Ayah suka minum teh, pasti Ayah akan suka dengan barang ini" Ina pun mengambil teko tersebut dan menanyakan berapa harga teko tersebut..
"Excuse me sir, how much for this teapot?" Ina bertanya ke pemilik toko antik tersebut.
"It costs 122 Dollars" Dan Ina pun terkejut. Ia berfikir ini sama saja dengan hampir dua juta rupiah.
"As for the cup over there?" Ina menanyakan 2 cangkir yang terletak di atas laci.
"It costs 29 Dollars" Ina sudah tidak terkejut sekarang, ia menarik nafas panjang.
"I'll take a teapot and 2 cups"
"All right, a total of 150 Dollars, I'm so kind to you"
"I am very grateful to you sir" Ina terharu dan pemilik toko itupun tersenyum manis. Ina diberkati hari ini.
"Thank you sir, I wish you all the best"
"You too, always be happy" Lalu Ina keluar dari toko dengan perasaan bahagia, akhirnya ia bisa membeli bingkisan untuk Ayahnya, sekarang giliran untuk ibunya.
Ina berencana untuk membelikan Ibunya tas dan Dried Flower Rustic, Ibunya sangat menyukai bunga kering. Dan Ina ingin membelika bunga itu yang ada di luar negeri.
Ina memilih tas cantik seharga 105 Dolars, tas itu berwarna coklat seperti warna Dried Flower Rustic.
Dan ia menyebrang ke toko bunga.
Ia meneliti banyak bunga yang tersusun indah.
"Kalau saja ibu kesini, pasti akan sangat senang"
Ina terpana dengan Dried Flower Rustic yang terpajang dengan buket yang memiliki kata makna yang indah, bunga itu tersusun secara acak akan tetapi indah untuk dilihat, akhirnya Ina memutuskan ingin membelikannya.
"Rak bunga ini sangat tinggi, tidak cocok untuk tubuh pendekku" Ina melihat - lihat sekitar memastika apakah ada karyawan toko yang memberikan sukarelawan untuk mengambil bunga yang ada di rak setinggi itu.
Alhasil tidak ada satu pun karyawan toko.
"Apa toko ini tidak punya karyawan?"
Akhirnya Ina memutuskan untuk mengambil bunga itu sendiri.
Ina mencoba mengambil bunga itu sambil melompat - lompat.
Tiba - tiba tangan seseorang ingin mengambil bunga itu dan akhirnya bunga itu di berikan kepada Ina.
"This is the flower"
"Thank you for your help" Ina berterimakasih untuk orang yang telah membantunya dan Ina sedang membersihkan rambutnya karena tidak sengaja bunga itu rontok, hanya sedikit rontok.
Setelah itu Ina ingin melihat siapa orang yang telah membantunya.
"Kau!!" Ucap Ina terkejut.
"Hai" Daniel memberika sapaan.
"Kenapa kau bisa disini?"
"Ini kan toko bunga, jadi aku ingin membeli bunga disini"
"Benar juga"
"Kau sendiri untuk apa disini?"
"Untuk membeli bunga" Jawab Ina santai lalu pergi ke kasir.
"How much does this flower cost?"
"It costs 11 Dollars" Ina langsung mengeluarkan uang 11 Dolar tersebut dan langsung keluar dari toko bunga tersebut.
Penerbangan akan berangkat pukul 16.00, Ina harus pergi lebih cepat untuk mengambil berang - barangnya di hotel.
"Aku harus memasukkan bingkisan ini, jangan sampai lupa untuk membawanya pulang" Ina menyusun barang - barangnya dengan rapi dan tersusun agar bisa semua bisa masuk dalam koper.
"Sepertinya sudah semua"
Drrttt!!
"Halo?"
"Halo Ayah?"
"Apa kau sudah dalam penerbangan?"
"Belum, 1 jam lagi aku akan berangkat ke Bandara"
"Apakah kau menang?" Ina pun berhenti sejenak.
"Aku akan membawakan kabar saat aku tiba di rumah"
"Baiklah, berhati - hati lah agar pulang dengan selamat"
"Aku mengerti Ayah" Dan Ina pun menutup teleponnya.
Ina mengeluarkan air matanya, ia ingat ekspresi Ayahnya mendengar Ina masuk dalam kompetisi Internasional. Akan tetapi Ina bukan pemenang kompetisi tersebut. Ina merasa takut Ayahnya akan sedih dan kecewa.
"Taxi!"
Ina pun menarik kopernya, membawa kopernya ke dalam taxi.
LINK⬇️⬇️
Rekomendasi Novel yang sangat bagus untukmu, Kunta Wijaya, di sini dapat lihat: http://h5.mangatoon.mobi/contents/detail?id=1339401&_language=id&_app_id=2