"Hari ini cerah ya" kata putri
"hmmm iya cerah" jawab Rio
Hari ini terlihat sangat cerah, dan semua orang terlihat gembira, tapi bagi aku hari ini, dan kemarin rasanya sama saja.
"Rio... "
"yah"
"semenjak kejadian 1 tahun lalu, aku tidak melihat senyummu lagi, Rio yang ceria dan membuat orang bahagia di sekitarnya sudah tidak terlihat lagi, aku sangat merindukan Rio yang dulu. "
"sudahlah, aku biasa saja"
"apanya yang biasa saja, kau sudah berubah rio, apa dia selalu menjadi tempat.... "
"DIAM... TIDAK USAH MEMBICARAKAN KEJADIAN 1 TAHUN ITU LAGI"
"oww.. sorry, eh eh Rio mau kemana"
Berubah, apanya yang berubah, aku biasa aja, dan ah sudah lah lebih baik aku pulang dan tidur.
"Heyy... kau"
"Hmm iya, siapa kau? "
"kau tak perlu tau siapa aku, aku hanya ingin kau berhenti terpuruk di masalalu"
"apa urusanmu? "
"Kau akan menyesal suatu saat nanti, jika kau selalu seperti ini"
"Hey... kau mau kemana, apa maksudmu?, siapa orang itu, pakaiannya sangat aneh, tapi kenapa aku merasa dia sangat dekat denganku. terserah lah "
"Akhirnya sampai juga dirumah"
"Hai sayang sini peluk, gimana harinya? seru? "
" biasa aja mam, tapi... "
"Tapi kenapa? , apa ada yang aneh? "
"hmm gak gak gak, lupakan"
"yasudah jangan dipikirkan, lebih baik kamu makan, disana ada makanan kesukaan kamu"
"iya mam, Nasi goreng telur ceplok, haaaa... Lita sering membuatkan nasi goreng... Gw mikirin apaan sih... Eh ini surat dari siapa. BERHENTILAH DARI KETERPURUKAN YANG KAU CIPTAKAN. apaan sih. Woy lu jangan usik kehidupan gw. "
Haa... kok ngantuk yaah, waaaaaahhhh, astaga mimpi jatuh dari jurang, sumpah mimpi jatuh dari jurang membuat jantungku hampir copot, woy woy woy apa apaan ini, gw di mana, astaga ini kah gw di tengah hutan, tenang tenang ini pasti mimpi, gw yakin ini pasti mimpi.
"PRAAAAAKKKK" Rio di tampar
"Sakit woy? "
"Berarti itu bukan mimpi "
"Siapa kau, kenapa aku ada disini? "
"Perkenalkan aku Risa, dan aku tidak tau kenapa kau ada disini, Tiba-tiba kau jatuh dari langit"
"Ini pasti mimpi"
"Praaaakkk"
"Kenapa kau menamparku lagi ha? "
"Sakit? "
"Sakit astaga"
"Berarti ini bukan mimpi"
"Ya... gimana ini ga masuk akan, seperti dalam mimpi saja"
"Praaakkkk"
"Woi kau gila yaa"
"aku sudah bilang ini bukan mimpi"
"Iyeee gw tau tapi ga perlu kau tampar juga "
"hahahha maaf"
"ngomong-ngomong ini dimana? "
"Ini adalah desa Dreamland "
"Dreamland, seperti nama tempat bermain"
"Eh bangun bangun sekolah"
"hah apa sekolah"
"Sekolah? "
"Bangun sayang kamu hampir telat untuk sekolah"
"haaa... apa telat sekolah"
"Ternyata itu beneran mimpi, tapi mimpi yang indah dan anehnya kenapa aku mengingat mimpi ini sepenuhnya ya"
"Rio pipi kamu kenapa merah"
"Merah? "
"Liat nih... liat cermin bukan liat handphone. noh kan merah"
"ini kenapa, apa jangan jangan mimpi itu kenyataan"
"mimpi kenyataan? "
"oh ga ga ga"
(bel pulang sekolah)
Akhirnya pulang juga, Aku harus bergegas pulang dan masuk ke mimpi aneh itu lagi, atau ke dreamland itu lagi tapi gimana caranya?
"Kau jangan masuk atau berniat kembali kesana"
"kau lagi, apa urusanmu? "
"Dasar keras kepala"
"Kenapa kau memukul ku"
"karna aku peduli denganmu"
"Peduli, untuk apa, aku saja tidak tau kau ini siapa?, Jangan mendekat kalau tidak aku bakalan minta tolong ke orang orang supaya kau di hajar oleh warga desa"
"Aku tidak akan pernah lelah memlarangmu untuk masuk kesana lagi"
"siapa dia, kenapa... ah sudahlah, astaga ini sudah jam 19.00 aku harus bergegas pulang"
"Aku pulang"
"sayang kamu sudah pulang, makanan diatas meja ya"
"Oke mam"
"anak itu akhir akhir ini tidurnya lebih awal"
Saatnya untuk tidur, eh tapi gimana caranya yaa, masuk ke mimpi yang sama lagi. sudahlah lebih baik aku tidur.
30 menit kemudian
Aaaaa.... aduuuuuuhh sakit banget, bisa gak, gak jatuh mulu.
"Kau terjatuh lagi ya? "
"Risa? "
"kau mengingat namaku ya Tio"
"Rio bukan Tio? "
"hahahah maaf iya Rio"
"iya jatuh lagi "
Risa dan Rio berjalan mengelilingi desa dreamland, Rio yang menemukan kebahagian baru dan sebulan Rio masuk ke dunia dreamland.
"Desa ini sangat indah dan sudah sebulan aku masuk ke mimpi ini, Risa stop jangan menamparku"
"yaaaaahhh... "
Tiba-tiba datang seseorang memukul Rio sampai-sampai Rio pingsan.
"kepalaku dan badan ku sakit semua, lah kenapa aku tidak bangun, kenapa aku masih ada di desa dreamland."
"siapa pria yang memukul kamu tadi Rio" tanya risa
"aku juga tidak tau dia siapa"
"asal kamu dari mana nak rio? " tanya ayah risa
"oiya perkenalkan ini ayahku yang menyelamatkan kamu dari orang jahat tadi"
"Oh iya asal aku dari desa Res "
"Desa Res, dimana itu"
"kalian tidak tau desa itu"
"malahan baru dengar ada desa seperti itu" Jawab ayah risa
"Risa bawa Rio ketempat yang paling indah di desa ini"
"baik ayah"
"tempat paling indah? "
"Kau akan senang dan bahagia disana, tempat itu adalah tempat dimana warga desa dreamland mengutarakan semuanya"
Risa dan Rio pergi ketempat itu dan Rio mengutarakan semua apa yang ada di hatinya.
"Rio lihat cermin itu, ada seorang ibu ibu"
"ibu ibu?, mama, dan semua warga, kenapa ngumpul dirumah semuanya"
"Rio bangun rio bangun" mama Rio yang menangis karna Rio tidak bangun selama 1 bulan
"Jadi selama 1 bulan aku disini, dan didunia ku juga 1 bulan aku tidak bangun"
"Dok, gimana ini dok? "
"anak ibu sehat-sehat saja tapi entah kenapa dia tidak bangun selama 1 bulan ini, ini tidak masuk akal"
"trus gimana dok? "
"kita harus menunggu Rio bangun saja buk hanya itu cara satu satunya"
"Risa gimana cara keluar dari desa ini, aku harus bangun dan bertemu mamaku"
"Tidak ada yang bisa keluar dari sini Rio? "
"Kau lagi, siapa kau ha, kenapa selalu ikut campur"
"Kau mau tau siapa aku sebenarnya? " tanya pria itu
"Iya siapa ha..? "
"Risa... tunjukan siapa diri kamu sebenarnya? "
"Risa... maksudnya apa? "
"Aku adalah putri Rio"
"Putri... "
"aku sudah bilang jangan masuk ke desa dreamland"
"diam kau, kau siapa ha? "
"Sayang... dengarkan aku, apapun yang terjadi padaku 1 tahun yang lalu itu bukan kesalahanmu, itu adalah kecelakaan. "
Putri menunjukan ingatannya, "Disaat itu kau memberikanku bekal makanan dan bunga mawar untuk menyemangati ku dirumah sakit, kau memberikan bekal nasi goreng itu kepadaku, aku tidak sengaja menjatuhkan nasi goreng itu karna aku sudah lemah dan tak berdaya.
" Trus apa, kamu gak pergi dari dunia ini kan, aku yakin hal itu, masalahnya orang tua mu hanya bilang, kamu dirawat ke luar negri"
"Rio... aku sudah tidak ada lagi Rio, Rio, Rio"
"gak gak gak kau belum meninggal"
"Rio kau harus menerima kenyataan, jika kau tidak mau seperti ku"
"Seperti mu, kau adalah kau bukan diriku"
Pria dewasa itu membuka topengnya
"apa? "
"kau adalah aku, dan aku adalah kau, aku sengaja menemui mu dengan alat ini, alat ini yang aku ciptakan sendiri untuk pergi ke dunia bertemu dengan mama, tapi aku tidak bisa, dan selalu gagal, dan aku membuat mesin ruang waktu untuk melarangmu, tapi aku tidak bisa merubah takdir, dan sekarang semuanya ada di tanganmu, kau mau merubah takdir atau... "
"Aku akan merubah takdir ini"
"apa kau yakin? "
"Yakin, dengan cara aku membawa putri dan menyuruh putri ikut dengan ku, dan menjelaskan semuanya, iyakan putri, putri kenapa kau bersinar. "
"Maafkan aku, aku tidak bisa ikut"
"Biar semua ini selesai dan tidak terjadi lagi"
"Putri tidak bisa keluar dari dunia ini, hanya kau yang bisa, Putri ayok kita pergi "
"Hmm iya, aku harap kau berhasil sayang, aku mencintaimu"
"haa... sial, aku harus merubah takdir. Menuju ke tanggal 1 Januari 2019.
" Apa kamu yakin tuan? "
"yakin"
1 Januari 2019
"itu aku, hey kau"
"Siapa kau"
"kau tidak perlu tau siapa aku, lebih baik kau jangan selalu terpuruk karna 1 tahun yang lalu"
"apa urusanmu"
"kau akan menyesal... "
"Menyesal? "
"Rio ini aku dari masa depan kau harus mendengarkan ceritaku dan setelah itu Terima apa yang sudah terjadi, jangan terpuruk karna 1 tahun yang lalu"
Rio menceritakan apa yang sebenarnya terjadi pada putri, bukan dari kesalahan yang Rio buat waktu 1 tahun itu, tapi karna penyakit putri yang menyebabkan putri meninggal
"Apa kau sudah mengerti"
"yaaahhh... tapi kenapa kau maksud aku, aku yang dimasa depan bisa ke masa aku sekarang"
"Karna aku tidak menerima kenyataan Rio"
"kenapa tubuh mu bersinar? "
"Karna takdir sudah berubah, Oh iya masalalu adalah guru yang paling terbaik jangan lupakan masalalu dan pelajari masalalu, supaya kamu lebih baik, aku pergi dulu selamat tinggal. "
"baik terimakasih banyak "
"Oiya peluk ibumu dan buat dia bahagia"
"Pasti akan aku lakukan"
TAMAT
DREAM SEBATAS MELANGKAH
KARYA : BAGGAS PRAKHAZA