Aku ingin selalu bersamamu...
Aku mau kau yg dulu..
Kau yg selalu menjadikanku prioritasmu.
Maaf kan jika rasa ini masih hadir..
Maaf kan jika hati ini masih tersirat namamu.
Maaf kan jika air mata ini terjatuh jga karena mu
Maaf kan jika raga ini masih sering tak setabil karena memikirkanmu..
Maaf kan jika diriku masih merindukan semua tentang mu..
Dulu kau begitu hangat kpdku..
Kau selalu memberiku kejutan" yang ku tak pernah tersirat di pikiranku...
Kau selau membuat hatiku bahagia
Kau selau membuat hatiku cemburu..
Hatiku sesak jika kau menceritakan ada wanita lain yg diam" mengagumimu..
Meskipun ku tau hatimu hanya untukku...
Ak rasa ingin sekali menceritakan hariku tampamu
Hariku yg begitu perih tampa hadirmu .
Hariku yg bergitu sakit tampa senyumanmu
Kau tau hari ini ak sakit..
Ak ingin kau mempehatikanku seperti dulu...
Aku benar-benar merindukan sosokmu kembali... Tolong kembalilah kepelukanku...
Ak ingin kau yg selalu mengingatku tentang ketaatanku Kpd Allah..
Ak hanya ingin kmu .
Tampa ada org lain lgii
Mesikipun sekarang kau tak bisa membaca pesanku lgi..
Ak akan selalu mengirim pesan untukmu.
Setiap hari ku...
Mungkin suatu saat kau bisa membacanya.
Atau ak yg membacakannya untukmu...
Akan ku ceritakan sosok yg awalnya hanya ku kagumi.
Hanya ada rasa kagum
Tampa ada perasaan yg lain..
Lalu ak mulai mengenalnya.
Ak mulai menjadikanya teman berbagi cerita
Tapii..
Masih belum ada rasa apapun kecuali kagum
Seiring berjalannya waktu...
Ku merasakan ada rasa yg berbeda..
Ada perasaan yg melebihi persahabatan..
Ak mulai mengenal sifatnya.
Yg menyayangi kedua ortunya luar biasa.
Menjaga diriku...
Menjaga perasaanku..
Apa dia mempunyai perasaan kpdku?
sampai waktu itu tibaa...
Sampai kebohonganku terbongkar selama ini.
Andaikan kejadian itu tak pernah terjadi
Mungkin diriku tak punyai kesempatan untuk di prioritaskan olemu...
Hari itu perasaanku tak karuan rasanya...
Antara senang dan sedih.
Antara bahagia dan bingung
Antara percaya atau tidak.
Antara cinta atau kagum
Antara syg atau benci.
Antara tetap bertahan atau menjauh darimu.
Antara jujur atau tidak.
Antara ingin atau menghindar...
Hari itu tepat di hari selasa tgl 12 november
Hari bahagiaku.
Hari indah menurutku.
Hari dimana ak mengetahui perasaan yg sesungguhnya
Hariku bersamamu..
Malamku mulai indah waktu itu..
Indah sekali...
Orang sepertiku bisa mendapatkan hatimu itu adalah hal yg menurutku tak pernah terjadi
Karena kau terlau indah untukku..
Karena byk wanita yg ingin mendapatkan hatimu
Tapi hanya ak yg mendapatkan kesempatan ituu...
Terima kasih kau sdh pernah memilih diriku untuk kau perjuangkan.
Terima kasih kau sdh pernah menyebut namaku di setiap doamu ....
Terima kasih untuk kisah kita yg berjung luka dan tangis
Akan ku ceritakan tentang perjuangan nya🌹
Perjuangan yg sebenarnya tak pantas ku dapatkan dari sosok sepeti dirimu.
Pernah suatu ketika,libulan ank pondok sdh dilalui olehnya dan ak blm.
Ku kira malam itu malam terakhir ak bisa bersamanya.
Tpii ternyata tdk, karena dia blg klu dia bawa hp.
Ak tersentak kaget mendengarnya...
Lalu, ak melarangnya,
Dan setelah ku tanya alasan dia bawa hp ke area pesantren apa.
Dan alasan mya sungguh membuat hatiku berdetak lbh kencang.
Alasan yg tak masuk akal menurutku...
Alasannya...
Dia mau ak gk kesepian.
Dia hanya mau hanya dia yg membuat ku bahagia
Tak blh org lain yg membuatku bahagia.
Dan itu membuat perdebatan diantaraa kita.
Akhirnya dia memutuskan klu ak udh berangkat dia mau di titipin hpnya ke ustadnya.
Sungguh bucin sekali anda
Berjalannya waktu...
Ak pindah pondok disalah satu kota kediri.
Dapet dua bulan di sana..
Setiap hari jum'at ak telfon ibuku...
Dari seberang telfon.
Terkesan ibuku seakan marah padaku..
Ya ibuku,tau klu ak kenal seseorang yg bukan muhrim untukku..
Kemudian ibuku berkata " nak ,ibu sdh bilang ke ikhwan itu ibu menyuruh ya untuk tdk menghubingimu ."
Sontak hatiku terasa sesak,hatiku rapuh saat itu.
Kemudian ku tutup telfon itu...
Dan ku menyepi menangis hanya itu yg bisa ku lakukan.
Sampai ak terbaring lemah,aku sakit, sakit luar dan dalam.
Akhirnya ibuku menjemputku pulang.
Lalu, diperjalanan ibuku menceritakan tentang dia,tentang sosok yg sdh ada di dlm hatiku..
Lalu ibuku jga bilang klu dia jujur semua ke ibuku.
Tentang keseriusan dia kepadaku.
Langsung seketika hatiku berdetak lbh kencang...
Aku bahagia...
Sungguh dirimu penuh kejutan dan susah di tebak... Hari berganti hari, bulan berganti bulan,
Lalu hingga waktu perpisahan itu akan tiba.
Ak merasakan ada yg berbeda dengan dia.
Tak tau diriku knp sikapnya mulai dingin kpdku...
Atau ak yg beruabah.
Entahlah...
Hingga...
Ku coba untuk menyampaikan semua ungkapan perasaan yg selama ini ku pendam.
Dan ak memutuskan untuk berhenti berharap.
Untuk mengikhlaskan dirimu..
Perpisahan itu sungguh membuatku terasa seakan rapuh hati dan hidupku...
Sungguh malang sekali hatiku ..
Terlalu sakit mengingatnya...
Sudah usai cerita ku tentangnya.
Tapi hati kita tak usai sampai sini...
Dua bulan setelah kejadian itu dia datang kerumahku..
Dan ibuku menceritakan keluh kesahku kpdmya.
Lalu dia hanya diam..
Lalu seketika itu ibuku memutuskan hubungan itu telah usai
Dia masih tertunduk dan hanya diam tampa memperjuangkanku kembali...
Aku yg mendengar cerita itu..
Hatiku terasa kecewa...
Apa ak siap untuk menjalani hari-hari ku tampanya?
Satu bulan yg lalu..
Setelah kejadian itu..
Dia menghubungiku.
Lalu kita berbicara..
Ak tak mampu menahan tangis itu..
Ak menangis denga air mata yg tak bisa berhenti waktu itu.
Dengan nya ak menangis.
Ak jga menyampaikan ucapan terima kasih kpdnya...
Terima kasih karena hadirmu membuat hidupku semakin berwarna.
Terima kasih atas semua perjuangan yg selau ku dapatkan darimu.
Terima kasih atas semangatmu jga ak bisa berhasil hingga menyelesaikan perjuanganku yg selama ini ku kejar .
Maaf ak tak bisa menjadi yg terbaik untukmu
Ini adalah kisah ku bersamanya...
Mencintai tak harus memiliki..
Awalnya sakit ...
Tpii devinisi mencintai itu bukan mengekangnya bukan?
Mencintai itu mengikhlaskan .
Kita sama" belajar mengikhlaskan.
Hanya mencintai .
Bukan memaksanya untuk terus bersama ku..
Karena kita sama-sama mencintai tapi kita hanya bisa berserah diri kepada Allah..
untukmu..
yg pernah singgah di hidupku.