Hana seorang gadis biasa yg sangat mencintai pacarnya yg bernama Lin samui seorang anak keluarga Lin Yg terkenal sebagai Keluarga terkaya no 1.Mereka bersama saling mencintai sampai suatu hari saat Lin samui membawa hana untuk bertemu keluarganya.
nyonya Lin : "Samui kamu berani bawa gadis kampungan ini ke keluarga Lin,apa kamu gak memikirkan reputasi keluarga kita. (bentak)
Nyonya Lin : " Dan kamu dasar kampungan emang kamu layak jadi bagian keluarga Lin". (Sambil menarik rambut Hana)
Hana : " Hiks Hiks hiks le lepasin nyonya sa sakit hiks hiks". (Menangis tersedu sedu)
Nyonya Lin : "Cih Pengawal bawa wanita kampungan ini pergi dari sini kalo bisa seret saja dia". (Perintahnya)
Lin Samui : "Ti tidak ibu.."
Belum selesai Samui bicara nyonya Lin menyela dan berkata
Nyonya Lin : "Kamu harus Pisah dengannya kalo tidak kamu akan terima akibatnya,apa kamu mengerti Samui~ ". (Bisiknya)
Samui pun terdiam dia tak dapat membantah ibunya saat ini bagaimana tidak karena dia di ancam dan dia tak ingin hana kenapa napa.Karena,
Samui tau watak ibunya yg kasar dan tak kenal ampun.Oleh sebab itu dia hanya bisa mematuhi sang ibu demi Sang kekasihnya agar ibunya tak melukai hana.
Hana pun di seret sampai kedepan gerbang sembari menangis dan sesekali melihat Lin Samui.Tetapi Lin Samui hanya diam dan tak berani menatap Hana sekarang.Hana pergi dan menangis.
Bagaimana dia tidak menangis,Hana sudah di permalukan dan di perlakukan kasar di sana sedangkan,Lin Samui hanya diam melihat sang kekasih di perlakukan tak pantas.Hatinya sangat hancur.
Dan setelah itu Lin Samui selalu mengacuhkan nya dan bersikap dingin pada hana.Sampai saat itu tiba
Lin Samui mengajak Hana Ke Cafe untuk membicarakan hubungan mereka dengan jelas.
Lin Samui : "Aku cuma mau bilang bahwa lebih baik kita putus sekarang dan jangan pernah temui aku".(Datar+Dingin)
Deg! Hana terpaku pada ucapan Samui.Hana pun langsung berdiri dan Brak! hana memukul mejanya dengan keras.Tanpa dia sadari air matanya yg kini mulai membasahi pipinya.
Hana : "Ke kenapa!Kenapa kamu Ingin putus hiks hiks a aku be benar benar sayang kamu sam hiks hiks hiks". (Menangis)...Kenapa kamu malah meninggal kan ku Hiks hiks hiks.
Lim Samui : "Bukanya kamu sudah tau alasannya karena,status aku dan kamu berbeda". (Buang muka+dingin)
Hana : "hiks hiks ka kamu pernah bilangan ka kamu bakal menerima aku apa adanya".(Menangis)
Lin Samui : "Dan kamu percaya,di dunia ini status lah yg paling utama dan kamu hanya gadis tak tau diri". (dingin)
Hana : "KAMU PEMBOHONG hiks hiks aku benci kamu Sam hiks hiks".(Berlari meninggalkan Samui)
Lim samui : (Sambil Meremas gelas hingga pecah)
Sekertaris : "Tuan muda apa anda baik baik saja". (Sambil membalut luka Samui).
Hana pun berlari tanpa melihat ada mobil yg melaju ke arahnya dan hana pun tertabrak mobil tersebut.Kini hana terbaring lemas di jalan dengan berlumuran darah.Hujan pun turun dengan derasnya darah Hana pun mengalir bersama air hujan itu.Dan para warga yg melihat itu pun segera membawa Hana ke rumah sakit.
Sedangkan di sisi Lin Samui.
"Tu tuan muda". teriak salah satu pengawal yg kelihatan panik.
Lin Samui : "Ada apa,kenapa kamu panik". (Duduk sambil minum bir)
Pengawal : "Hos hos tu tuan..No nona hana". (Gugup)
Lin Samui : "hn ada apa denganmya". (Santai)
Pengawal : "No nona mengalami kecelakaan saat ingin pulang dan ki kini nona hana di bawa warga ke ru rumah sakit tu tuan muda". (Keringetan dingin)
Brak !Lin Samui memukul mejanya dengan sangat keras.yg semula dia tenang kini berubah menjadi panik.
Lin Samui : "A A Apa kamu bilang ha jangan bercanda". (Sambil menarik kerah baju pengawal itu)
Pengawal : " Sa saya berkata benar tu tuan,ki kini no nona hana di bawa ke rumah sakit XXX". (Keringetan dingin)
Lin Samui : " gak gak mungkin hana". (Sambil terduduk)
Sekertaris : "Tenanglah tuan muda Lebih baik kita segera ke rumah sakit sekarang". (Menenangkan Lim Samui yg saat ini sedang panik)
Kini Samui bergegas menuju ke rumah sakit dan di karena kan hujan yg begitu deras membuat jalan macet,Samui keluar dari mobil dan berlari menuju rumah sakit.Sesampainya di rumah sakit Samui bertanya pada suster mengenai di mana hana ditempatkan.Sesampainya di kamar hana,Dokter pun keluar dan menjelaskan kondisi hana.Setelah itu Samui Masuk kedalam dan dia pun terpaku pada hana yg terbaring lemah di ranjang pasien.Dia tidak menyangka seseorang yg dia cintai kini tak sadarkan diri di depannya.
Lim Samui memegang tangan hana sambil menangis,dia menyesal karna membiarkannya pulang dalam keadaan marah dan sedih
Kini Lim samui menunggu sang pujaan hati nya bangun,dengan setianya dia mendampingi hana.kini dia tak lagi mendengarkan kata ibunya dan berfokus pada kesembuhan hana.
Seminggu pun berlalu hana pun mulai terbangun.
Hana : "uh i ini di mana".(sambil memegang kepalanya)
Lim Samui : "Ha hana kamu sudah bangun'". (sambil memegang tangan hana)
Hana : "Sa samui ". (nada lemah)
Lim Samui : " ma maaf kan aku hana a aku tak bermaksud berkata begitu,ibu ku mengancam ku kalau aku tak menjauhi kamu maka dia akan mencelakai mu aku gak mau kamu terluka ,tapi karena aku kamu malah jadi kecelakaan".
tik kini air mata samui mengalir dan Hana kaget melihat sang kekasihnya menangis dalam penyesalannya.
Hana : "Gak pa pa sam aku tau kok kalau kamu pasti gak akan begitu,tapi sam a aku tak bisa menemani mu lagi ta tapi a aku bahagia ka karena a aku biasa me melihat mu un untuk terakhir kalinya". mata hana pun mulai menutup dan tangannya yg di pegang sam pun terjatuh lemas dan hana pun menghembuskan napas terakhirnya.
Lim Samui : "Gak gak han kamu jangan tinggalin aku HANAAAAAA hiks hiks ".(Sambil memeluk tubuh hana yg sudah tak Bernyawa).
Setelah itu hari pemakaman hana pun tiba dan Lin samui terduduk di makamnya sembari menangis.dia menyesal karena dia tak berada disisinya dan malah diam melihat sang kekasih di perlakukan buruk oleh ibunya dan kini hana meninggalkannya sendiri untuk selamanya.
Tamat~
#Cahyani❄❄#