Gendre: School, Romantis,Action
Nama nya Baji keisuke, Terlihat cupu dan culun ketika di sekola tetapi dia adalah gangster yang banyak di takuti karna Pandai dalam berkelahi.
Dia siswa pindahan dari sekola sebelah dia berpenampilan seperti kutubuku yang terkesan culun dan cupu dengan kaca mata tebal, dan rambut yang di kuncir bawah. layak nya orang culun.
Dia duduk di belakang ku, setiba nya jam istirahat gerombolan lelaki pembuat onar datang menghampiriku seperti biasa mereka akan menjahiliku dengan membuka rok ku.
"Ka-kalian mau apa "kataku tapi mereka malah berjalan ke arah baji yang sedang fokus membaca buku tebal pelajaran Bahasa.
"Oi oi oi, Cupu kau sedang membaca apa ??! hah??!" ucap salah seorang dari ketiganya.
"Ka-kalian berhenti mengganggu, Dia kan murid bar-" Belum saja aku bicara mereka malah menjambak rambutku.
"Malesin ah, Dah Seksi" Mereka pergi setelah mengatakan aku seksi karna dulu mereka tidak sengaja mengintipku yang hanya menggunakan bra.
"Baji, Maaf kan mereka ya"Kami mengobrol membahas pelajaran akhir nya aku menemukan teman yang sama culun nya sepertiku tanpa berfikir bahwa baji adalah preman.
Sepulang sekola aku di cegat lagi oleh ketiga pembuat onar mereka menggila dan bertindak layak nya ingin memerkosaku.
"Hiks... apa kalian sudah gila!" ntahlah aku takut akan hal itu aku memberanikan diri untuk memukul nya tapi mereka malah menghajarku dengan brutal.
"Oi oi oi.. Cupu banget keroyokan sama satu cewek" Ya dia baji. dia mengurai rambutnya dan melepas kacamata nya dia menghajar habis ketiga nya.
Ya, dia seorang kutubuku culun yang menghajar mereka sampai babak belur kemudian dia membawaku pergi ke rumah nya dan mengobati luka ku.
"Sialan mereka, awas saja akan kubunuh lain kali" Aku masih bingung apa yang sedang di hadapanku adalah Baji si culun ?.
"Terimaka-" ucapan ku terpotong karna seorang wanita masuk dengan beberapa tas belanjaan.
"Baji!! Astaga wanita kau membawa pacarmu nak?! Astaga preman sepertimu bisa berpacaran dengan gadis secantik dia" baji mengeha nafasnya tidak seperti ibu nya yang terus saja memujiku >\\\<.
"Kau tunggu lah disini sebentar" Baji berlalu pergi karna ibu nya menyuruhnya membeli sesuatu.
Aku mengobrol banyak dengan ibu baji dan terungkitlah fakta bahwa baji Adalah preman yang sering berkelahi dan pindah pindah sekola di karnakan baji selalu membuat murid dan guru babak belur.
hingga akhir nya baji menjinak dan menuruti kemauan ibu nya untuk menjadi anak baik meski masih menjadi preman. malam itu setelah makan malam di rumah baji aku di antar pulanh oleh nya.
"Maafkan ibuku ya dia memang kebelet menginginkan Gadis" Kata baji aku hanya menganguk pelan.
Hari Hari berlalu kami sangat dekat bahkan aku selalu melihat nya berkelahi bersama temanya kazutora dia berkelahi untuk melindungi.
Pagi itu semua mata tertuju pada baji dia kesiangan dan lupa memakai kaca mata serta tidak berpenampilan seperti kutubuku.
"Astaga siapa dia !!! tampan .."
"Tampan sekali.. "
Begitulah kata gadis gadis yang kini menggosipkan baji sementara baji masih kebingungan.
"Ada apa ini ?" Tanya nya dia duduk santai di kursinya .
"Kau lupa menjadi culun baji" baji seketika terkejut dan berakhir lah dengan baji yang di geromboli oleh gadis gadis cantik lalu kenapa aku cemburu ?? Ya tentu karna aku mencintainya.
Sepulang sekola baji mengantarkan ku pulang tapi kami di hadang satu geng motor sontak aku terkejut dan takut.
"Menyinggir atau akan ku bunuh kau!" Baji menarik tanganku berniat berjalan tapi mereka mencegat kami.
"Bagaimana ini baji..."Aku memegang erat lengan baji. sementara baji hanya menatap malas dan kini mengikat rambutnya.
"Maju lah!!!" Baji berkelahi dengan brutal dia menghajar habis segerombolan geng motor itu.
"Wah apa kau gadis sewaan baji ?? ayo hibur aku malam ini" aku hanya bisa mematung takut sementara baji sudah ada di belakang pria itu.
"Apa kau bilang brengsek!! berani sekali kau mengatai nya gadis malam!!" Baji menyikat habis seluruh geng motor itu dengan nafas agak tersengal.
Sesampainya di rumah ku aku menyuruh baji untuk duduk di sofa sementara aku mencari kotak P3K .
" Aduh dimana ya.. Bajii tunggu ya..Tahan pasti sakit ya.. Aduhh dimana yaa..."Aku mulai panik sementara baji hanya tersenyum gemas dia mengikutiku kekamar.
"ini kamar mu?" Tanya baji dia masuk kekamarku sementara aku masih mencari kotak obat itu.
"Baji duduk lah nanti kau kesakitan.. Astaga apa kau mulai pusing ??Baji baji tunggu Ya " baji masih gemas dengan tingkahku dia berdiri dan meraih kotak obat di atas lemari.
"Ada disini bodoh" Baji mencubit pipi ku dan duduk di pinggir ranjang sementara aku berdiri dan mengobati luka yang ada di pinggir bibir baji.
Nafasnya sangat dekat dengan ku bahkan jantung ku menggila dengan berdetak sangat kencang.
Baji memeluk pinggangku sontak saja aku terkejut dengan perlakukan itu dia bahkan memelukku dengan lembut.
"Kau cantik, Aku mencintaimu" kata baji dia mencium bibirku dengan lembut dan melepaskan nya.
sementara aku hanya mematung entah ingin mengatakan apa dengan jantung yang mengila ini.
" Jadilah pacarku, Aku mencintai mu" Kami menatap satu sama lain aku hendak mengangguk pelan tapi baji menerobos dan mencium leherku.
"Eumh.. Iyahh.. Sebenarnya aku juga suka sama Ka-kamu .." Kataku merasa geli tapi baji malah menggitnya.
"Ahh, Baji nakal ya Aku gigit nih !!" Kata ku baji tersenyum mencium bibirku dan pipi ku .
Kami berpacaran dan membuat patah hati gadis-gadis di sekola, aku juga banyak memiliki kenalan preman karna baji.
Aku sangat mencintai nya sama dengan nya yang sangat mencintaiku.