Pagi ini, ramalan cuasa memberitahukan bahwa malam ini hujan deras diiringi petir akan melanda daerah Jakarta pusat. Berita tersebut benar terjadi, malam ini hujan deras diiringi petir yang berdentum beberapa kali terjadi di daerah Jakarta pusat. Di sebuah kos-kos an perempuan yang berhadapan dengan kos-kos an laki-laki, Rini dan Rana --teman sekamar kos perempuan, meringkuk di bawah selimut seraya saling berpelukan. Waktu baru menunjukkan pukul sembilan lewat tiga puluh empat malam.
***
Hujan dan petir belum berhenti hingga waktu menunjukan pukul dua belas lewat tiga puluh dini hari.
Tok.. Tok.. Tok..
Suara ketukan itu terdengar tiga kali di setiap pintu kamar kos. Setiap malam 'dia' akan datang membawa kesan seram yang tak akan pernah dilupakan oleh penghunis kos tersebut. Sudah sering terjadi, penghuni kos yang merasa sudah tidak kuat dengan gangguan tersebut keluar dari kos dan mencari kos lain.
Tok.. Tok.. Tok..
Tekukan jari pucat, kecil, dan dingin itu menabrak daun pintu kamar Rini dan Rana sebanyak tiga kali. Mereka berdua yang terjaga tiba-tiba dari tidurnya hanya bisa saling mengeratkan pelukan dan berusaha untuk melanjutkan tidur.
***
Malam berikutnya, ketukan tiga kali tersebut terulang kembali. Rini dan Rana mulai tidak kuat akan gangguan tersebut, tapi sebuah pucuk surat yang mereka terima pada malam di mana daun pintu kamar mereka tidak diketuk oleh 'dia'. Membuat mereka memendam niat untuk meninggalkan kos dan menelusuri lebih jauh tentang 'dia'.
"Kami akan membantumu, namun ada syaratanya!".
(Silahkan dilanjut, bila berkenan😊😚)