Sahabatku adalah orang mau bersamaku, senang maupun susah. orang yang mau mendengarkan keluh kesah ku, orang yang mau percaya padaku.
-
Sahabatku bernama Haikal. kita sudah bersama cukup lama, kita berdua sudah seperti keluarga.
kita berbagi cerita, bercanda ria, susah senang tetap bersama. banyak kenangan yang kita buat berdua.
-
Hingga pada tahun 2016
saat kita baru lulus SMA, kita mulai berpisah.
kita lupa satu sama lain. bahkan saat kita bertemu, tak ada sepatah kata yang terucap dari mulut kita, tidak ada interaksi satu sama lain, hingga akhirnya kita sudah benar-benar berpisah, dia pergi ke malaysia dan tidak ada kabar sampai sekarang
-
Jujur aku rindu dia, aku sudah mencari tau tentang dia, kabarnya sekarang bagaimana, apa dia sehat sehat saja, kapan pulang kesini
-
Hingga aku mendengar kabar bahwa dia sudah tiada. aku sedih, merasa depresi, dan kenapa dulu aku tidak berbicara padanya walaupun dia sudah lupa denganku.
-
aku tidak bisa menerima kenyataan ini. bahkan aku mencoba bunuh diri. tapi aku berfikir
"apa perbuatanku ini benar"
"jika aku mati, apa aku bertemu dengannya lagi"
"apa dia akan senang jika aku bersamanya di atas sana"
Aku mulai ragu. aku membatalkan niatku untuk bunuh diri, dan aku menerima semua kenyataan yang pahit ini...
Terima kasih sudah membaca🙏
maaf jika kata-katanya berbelit-belit
(jangan lupa like serta komennya)
IG : @Fahmi_lubiss01