Air mata iblis merah
Dahulu kala ada 2 iblis yg tinggal dihutan dekat dengan pemukiman manusia, mereka adalah sahabat sejak kecil si iblis merah dan iblis biru.
Suatu hari saat mereka bermain iblis merah tidak sengaja melihat sesuatu yg menarik perhatiannya, yaitu anak anak manusia yg sedang main dihutan. Dia pun cerita kepada iblis biru
"Biru lihat mereka bukankah mereka lucu....
seandainya aku bisa bermain dengan mereka" ucap merah
"Tapi mereka manusia, mereka pasti akan lari kalau mereka melihat kita merah" sahut biru
Semenjak hari itu iblis merah terus memperhatikan manusia yg ada dipemukiman, lalu merah bercerita pada biru
"Lihat biru bukankah mereka hebat, mereka ada banyak dan mereka salung bekerja sama satu sama lain...
haah... andai aku bisa berteman dengan mereka" ucap iblis merah sambil menghela nafas panjang
"Suatu hari kau pasti bisa merah, mereka akan tau bahwa tidak semua iblis jahat jangan" ucap biru
"Terima kasih merah aku sudah pernah mencoba mendekati mereka tapi mereka malah melemparku, dan lagi aku tidak suka!!" sahut merah
"kenapa merah bukannya kamu ingin berteman dengan mereka" ucap biru
"Tapi kau bilang aku pasti bisa, aku tidak suka!!!
yg benar kita pasti bisa" ucap merah sambil tersenyum
"Sudah sudah mari kita pulang dahulu" ucap biru
keesokan paginya saat iblis merah bangun dia tidak dapat menemukan iblis biru. Tiba tiba dari arah desa terdengar suata teriakan, saat iblis merah sampai disana dia melihat iblis biru merusak desa. Iblis merah cepat menghentikan iblis biru. Setelah pertarungan selesai iblis biru lari kedalam hutan. Karena aksinya iblis merah menjadi pahlawan didesa dan tidak ada lagi yg takut padanya.
Setelah beberapa hari dari kejadian itu saat iblis merah sedang bermain dengan anak anak ada satu anak yg memanggilnya
"merah aku mau cerita, kenapa iblis yg jahat yg menyerang desa itu tidak melukai kami?
Dia terus melewati orang yg menyerangnya dan hanya merusak barang" ucap anak itu
"kenapa kau bisa tau" ucap merah sambil terheran
"aku ada didekatnya saat dia mengamuk, bahkan saat ada kayu yg jatuh dia sempat melindungi...."
Sebelum anak itu selesai berbicara iblis merah langsyng lari menuju rumah iblis biru. Disana tidak ada apa apa selain surat yg ada didepan pintu.
Ternyata itu surat dari iblis biru
Isi dari surat itu adalah pesan untuk merah
"Wahai sahabatku merah jika kau menemukan surat ini berarti aku sudah tidak ada dirumah, apakah kamu sudah berteman dengan manusia wahai sahabatku? aku tau kau sangat suka dengan mereka
Aku juga tau kau sering menyelinap kedesa saat malam bukan? ya sahabatku aku tau semua yg kau lakukan bahkan aku tau luka yg ada dipunggungmu.
Maaf aku melakukan ini tanpa persetujuan darimu, karena aku yakin kau pasti tidak akan setuju aku berpura pura menyerang warga desa, aku tidak mau kau terluka lagi merah, aku tidak mau kau disakiti.
Jadi tolong maafkan sahabatmu ini ya :)
Aku tau kau pasti akan mencariku, tapi bagai mana kata manusia jika mereka melihat kau bermasa denganku, jadi aku memutuskan bertualang sebagai pengembara, aku ingin melihat dunia :)
Tertanda : Teman terba........"
Iblis merah tidak dapat menyelesaikan kata kata terkhir dari surat itu, air matanya sudah tidak bisa dibendung lagi
"Eh kenapa? kenapa? bukankah ini yg selama ini aku mau? tapi kenapa? kenapa aku tidak bisa menghentikan air mata ini kenapa? kenapa aku tidak tersenyum kenapa" ucap iblis merah sambil duduk lemas sembari menghapus dan mencoba menghentikan air matanya
"TAMAT"