Aku sangat mencintai langit sampai malam itu tiba dimana cahya dari langit membawa ku ketempat dimana semua orang memiliki sayap dan ternyta aku di panggil kedunia itu untuk mengasuh pangeran yang sangat nakal ya dia pangeran Asura.
--------------------------------------
--
Namaku Elina hidupku memang terasa pahit aku di rawat oleh bibiku dan tinggal di gudang milik nya setiap hari aku mengerjakan tugas rumah dan sekola .
Aku mungkin cukup pintar tetapi aku tidak memiliki teman dikarnakan Anak dari bibi ku memfitnah bahwa aku adalah anak pembawa sial .
Meski sedih tetapi aku mencoba untuk tegar menjalani hidup. penatku akan hilang ketika aku menatap langit biru yang luas.
Aku mencintai langit baik siang, malam,sore ketika menatap nya membuat ku merasa tenang awan juga membuatku lupa akan masalah yang selalu aku dapat .
Malam itu aku pergi ke loteng rumahku sekedar melihat bintang karna tadi pagi di sekola aku di bully habis habisan oleh anak bibi ku Mely.
Ya, sepulang sekola sampai selarut sekarang aku belum makan
"Hahh....hey langit kau melihat semua kejadian dalam hidupku bukan?? apa kau tau itu sangat menyakitkan tetapi kau sendiri yang membuat ku merasa nyaman" Tiba tiba aku mengeluarkan cairan dari mata ku sambil tersenyum kearah rembulan.
Hembusan angin kecil membuat rambut rambut ku ikut bergoyang dan angin itu malah membesar saking besar nya saat aku melihat keatas .
BUMM....
"Terang nya...Apa ini" Aku menutup mata dan saat cahya nya sedikit menghilang aku mulai mengerjap dan melihat sekitar.
" A-apa ini..." Mata ku membulat melihat semya orang terbang kesana kemari aku masih belum berkedip.
"Nona, Silahkan anda sudah di tunggu oleh yang mulia raja" Aku menoleh kearah suara dan masih aneh apa aku bermimpi gumam ku .
"Salam manusia selamat datang di Negri Bintang, kedatangan mu adalah panggilkan ku sebab anak sulungku Asura dia sangat lah nakal aku ingin kau mengubahnya menjadi lebih baik aku percaya pada mu karna manusia adalalah mahluk sempurna maka dengan itu tolong ubahlah dia" Jelas sang raja yang masih menatapku aku pun mengerti apa yang dia minta .
"Senakal apa anak mu sampai harus memanggilku" Tanya ku polos dia menjawab bahwa anak nya sangat nakal mulai dari sering membuat onar di rapat tertentu, sering bolos pelajaran pangeran, tertawa keras di meja makan, dan parah nya dia hampir membuat raja mati karna memberi makan dengan racun.
"Astaga, baiklah aku akan mencoba mengubahnya" Jawabku tersenyum pada nya aku juga di ajak berganti pakaian dan langsung di bawa ke kamar pangeran nakal itu .
Tidak seperti lorong kamar lain nya kamar asura tidak memiliki penjaga bahkan pelayan yang ikut bersamaku nampak berjaga jaga.
"Nona, hati hati ya" Kata nya aku membalas dengan tersenyum dan langsung membuka pintu kamar nya.
" Permisi" kamar nya sangat gelap bahkan semua barang berceceran disana aku terkejut saat melihat asura tiba tiba di sebelahku .
"Hai" sapa nya dan tiba tiba mencium leherku spontan aku menjerit dan menatapnya .
" KYAA!! apa apaan kau ini !" Aku memengangi leherku tetapi dia hanya tertawa sangat menyebalkan.
" Jadi ini orang ke 100 yang akan mengubahku Whahahaha apa ayah sudah gila membawa gadis polos kekamarku atau dia memberiku mainan baru ??" Dia masih tertawa dan aku pun tau bahwa aku orang ke100 untuk mengubahnya .
" Jadi ini pangeran nakal bahwa tamu yang datang ke kamarku kau cium, cih murahan padahal kau pangeran dan pewaris disini tapi ini sikapmu ??? Ahaha" Sinisku.
"Cih, berani sekali kau" Asura mendekat dan mencoba mencium ku namun aku berhasil mengelak dan menamparnya .
Plakkk...
Kau terlalu lambat pangeran asura kataku seketika wajahnya menjadi memerah akibat kesal aku tau dia nakal akibat hilang nya ibu nya dan kurang nya kasih sayang.
" bagaimana kalo kita buat tantangan Jika yang kalah akan meneruti yang menang setuju"Tantang nya aku pun setuju saja.
"Baiklah yang akan menentukan tantangan adalah kita Oke ??" Dan keesokan hari nya tantangan pertama dan kedua berhasil di rebut oleh asura tapi aku terlalu cerdas dan menang di tantangan ketiga,keempat, kelima.
"Hahaha, aku menang Kau !! Bereskan kamarmu dan rapihkan seluruh barang yang jatoh di kamarmu" Tugas pertama dariku aku pun pergi meninggalkan asura yang masih kesal dengan tingkah ku sementara pelayan yang ada tersenyum puas.
Malam nya sebelum makan aku pergi kekamar asura dan kamarnya masih berantakan asura juga tidak ada di kamarnya .
"Asura.. Astaga kenapa belum di bersihkan" Aku mencoba membersihkan tapi dari belakang asura menindihku di ranjang nya.
"Apa yang kau lalukan!! Pangeran bejat!" Asura masih diam dan hendak mencium ku.
"Apa ini yang kau lakukan untuk menyenangkan diri mu ?? apa kau tau betapa penting nya mahkota bagi wanita ?? sampai kapan kau terus begini ?? asura"
Seketika asura terdiam dan menatap sembarang arah tapi masih menindihku.
"Semua nya salah ayah!!! aku.. aku kehilangan ibu gara gara ayah dia membuat ibu sakit hati dan meninggal aku membencinya sikapku ini akan mengubah tahta nya menjadi suram!!! "Bentak nya kilat dari mata nya pun terlihat .
"Aku begini karna ingin nama baik ayah tercoret aku ingin semua membenci ayah!!! Aku membenci nya ak-" Aku memeluk nya dengan lembut membuat dia menangis mungkin mengingat ibu nya sama sepertiku ayahku menikah lagi membuat ibuku sakit hati dan meninggal.
"Aku pun sama, aku bahkan membeci alam semesta karna takdir ku tapi hidup memang seperti itu asura" asura kembali mengeratkan pelukan nya .
Keesokan hari nya aku kembali ke kamar asura dan melihat kamarnya sudah rapih dan bersih aku juga melihat asura yang berdiri menatap jendela besar.
"Pagi asura, Pintar nya sudah membereskan kamar ayo kita belajar sekarang"Ajaku namun asura mencegah nya .
"Aku tidak mau belajar, Guru nya membosankan "Kata nya aku pun jadi guru skarang bagi nya mulai dari belajar jalan dengam benar, memakai pakaian harus rapi, dan makan dengan sopan.
"Ck, Ribet sekali aku makan dengan garpu bukan Sendok"Celetuk nya
"Kau ini aneh sekali, makan itu dengan sendok seperti ini"Aku menyuapkan makan kemulutku dan menguyah nya .
"nah itu baru makan bukan dengan garpu saja kau harus makan dengan kedua nya"Aku mengajari nya sampai tiba waktu nya makan asura asik membaca hingga aku menyuapi nya makan .
Setiap hari asura menjadi beda kelakukan baik nya mulai terlihat jelas hingga membuatku juga terpesona kepadanya bahkan kini asura sudah memengang setengah hak kerjaaan.
"Maaf, pangeran asura sedang rapat" kata nya aku pun pergi sudah seminggu aku mengubah asura menjadi lebih baik mungkin kini waktu nya aku pergi.
"Terimakasih banyak telah mengubah asura, Dia akan aku jodohkan dengan Emly aku akan menyiapkan mantara untuk membawa mu pulang" entah kenapa tapi aku tidak rela jika Asura di jodohkan dengan emly.
aku pergi ke taman dan melamun seorang diri sampai akhir nya para pelayan membawaku ke tempat pertama aku masuk dunia ini .
" tapi yang mulia aku ingin bertemu terkahir kali nya dengan asura hanya mengcapkan perpisahan pada nya" ucapku tapi raja menolak nya.
Flashback on
Sebenarnya asura menyukai ku tetapi raja tidak sudi aku menjadi istri asura dan malah mengurung asura di kamar menyegel nya dengan sihir.
Flashback off
Aku sedih harus secepat ini meninggalkan dunia yang amat aku cintai dunia luas di atas awan ya negri bintang, aku juga menyukai asura aku menyukai semua yang ada disini .
Saat aku tengah mengkilas balik perlahan lantai nya mulai bercahaya dengan terang dan di saat itu asura datang terbang dan ke arahku.
"Elina!! ayh jangan kirim dia kedunia nya!! biarkan dia disini!!" Asura memeluku dan menatapku dengan tatapan yang beda seperti ada sesuatu di balik tatapan nya.
"Elina, kau ingat pertama kita bertemu ?? kau bilang dunia mu kejam kau tersiksa maka disini lah tinggal bersama ku"seluruh pelayan dan orang yang bertentangan melihat asura dan aku bak film fantasi .
"Aku bisa berubah seperti ini karnamu, Aku tidak mau kau pergi !" asura menggenggam tangan ku dengan erat membuatku menitikan air mata .
"Dunia kita berbeda asura, Kau dan aku kita berbeda kau tau aku bisa merasakan bahagia dalam hidupku setelah yang mulia raja memanggilku kesini dan bertemu denganmu"Ucapku asura kembali menatapku dan mencium keningku.
"Ayah aku tidak ingin di jodohkan dengan siapapun, aku akan berubah seperi kemauan mu akan tetapi izinkan elina disini karna aku mencintai nya"Semua orang yang melihat kejadian itu merasakan apa yang di rasakan asura dan aku.
"Asura, aku juga mencintai mu namun dunia kita berbeda asura"Aku mengusap pipi nya dengan lembut dan asura mencium dengan sangat lembut dan lama di hadapan semua nya .
Cahaya dari lantai yang kupijak tiba tiba membesar dan membuatku tau bahwa ini saat nya aku pergi.
"Kau janji padaku untuk berubah asura kau janji kan asura "Tanya ku asura masih menatap tajam ayah nya dan kembali menatapku dengan lembut hingga kilatan terlihat.
"Ayah, tega sekali kau, setelah ibu wanita yang aku cintai, kini kedua kali nya kau membuatku merasakan sakit akibat kehilangan elina" Asura masih menggenggam ku dengan erat dan aku malah semakin sedih.
"Kau janji ya"
"Iya aku janji"
"Berbahagialah Asura" aku mencium bibir nya sementara asura memeluku dengan erat kami melepas ciuman itu dan menatap satu sama lain kemudian Cahaya itu hilang dan aku kembali ke dunia ku.
****
Setelah kejadian itu aku masih mencintai nya ya aku sangat mencintai nya karna asura berada di langit yang luas .