Aku ingin membagikan pengalamanku, tentang pohon beringin yang ada di tengah-tengah halaman sekolah.
Cerita berawal saat aku baru saja masuk SMP, saat itu kami sedang mengadakan camping.
Acara jurit malam pun diadakan, untuk memeriahkan camping.
Jam menunjukan 11 malam, kami dibangunkan oleh panitia karena akan melakukan jurit malam.
Mudah saja, mata kami ditutup dan harus memegang bahu temanku yang sekelompok denganku, dan yang selanjutnya kami disuruh untuk mengikuti suara yang dibuat oleh kakak kelas.
Namun, temanku, Sifa tak ada di kelompoknya. Kepanikan pun terjadi, acara yang awalnya baik-baik saja kini berubah mencekam.
Seluruh siswa yang ada di sana pun ikut mencari.
Dengan senter yang kubawa aku menyinari beberapa tempat yang menurutku gelap. Aku dengan Ilham memutuskan untuk mencari di kelas kami.
Sebuah pohon beringin besar nampak seram saat kami baru saja melewatinya.
Sesampainya di kelas, kami tak menemukan apapun, kami keluar lagi dari kelas dan terus kembali mencari.
Teriakan demi teriakan terdengar ke penjuru sekolahan. Namun Sifa masih tak menunjukan dirinya.
Rasa was-was sudah pasti dirasakan oleh setiap siswa yang ada.
Guru yang ada di sana pun ikut mencari.
Hasilnya nihil, kami tak menemukan apapun.
Sampai aku mendengar ada suara lirihan orang meminta tolong.
Aku menoleh ke belakang, dan aku rasa suara itu berada di pohon beringin itu.
Aku ditemani Ilham, mencoba mengecek pohon beringin yang ada di depanku saat ini.
Kusenteri beberapa bagian pohon. Namun aku tak menemukan apapun.
Namun... Begitu terkejutnya aku saat melihat Sifa dengan kepala di bawah sedangkan satu kakinya diikat oleh tali, sedang berayun-ayun.
Aku pun berteriak.
Seketika, semua orang menggigil ketakutan, melihat Sifa yang bergelantungan dalam keadaan terbalik itu.
Saat semua orang sibuk menyelamatkan Sifa, tatapanku, terkunci pada sebuah makhluk yang sedang senyum menyeringai padaku. Ia tepat berada di atas tali yang diikat pada kaki Sifa dan juga batang pohon.
The End...