Hay namaku Erika biasa di panggik Rika. Aku hanyalah anak dari seorang petani dan juga ibu rumah tangga. Aku memiiki hobi menyanyi. Aku selalu mengikuti lomba menyanyi baik itu membawa nama sekolah atau nama daerah kami.
Aku juga memiliki sahabat sahabat yang sangat baik padaku, dan mau berbagi suka maupun duka denganku. Mereka sangat baik padaku dan juga pada keuargaku.
Hingga suatu hari aku mendapatkan undangan untuk bisa ikut kontestan menyanyi, dan jika menang maka bisa menjadi seorang artis, aku yang sangat tertarik dengan undangan itu. Akupun mengikutinya. Aku juga tidak lupa meminta izin pada ayah dan juga ibuku, dan disetujui oleh mereka. Teman temanku juga mendukung apa yang aku pilih.
Aku pun mengikuti lomba itu. Betapa terkejutnya aku memiliki begitu banyak skli saingan. Walaupun mereka sainganku, tapi aku tetap berteman dengan mereka. Kami pun bersaing dengan sangat sehat. Hingga aku dinyatakan menang pada peringkat pertama. Kedua orang tuaku sangat bangga padaku. Begitu juga dengan teman temanku.
Saat pulang ke kampung aku menjadi sangat sombong, yang membuat sahabat sahabat ku mulai menjauhi ku. Aku yang awalnya berfikir mungkin aku akan bisa mendapatkan teman yang lain pun membiarkan mereka. Keluarga kami pindah ke kota pusat. Aku memulai karirku disana.
Hingga saat aku bekerja, aku seperti merasakan ada yang kurang, yah itu adalah teman. Aku tidak memiliki teman yang mau berbagi suka maupun duka sama seperti dulu lagi. Temnan yang setia,dan menemaniku apa adanya tanpa memandang yang kumiliki. Di sini memang benar aku memiliki banyak teman, tapi mereka mendekat padaku hanya untuk kepopuleran an juga untuk uang tidak lebih dari itu. Akupun begitu menyesali perbuatanku dulu. Seharusnya aku tidak menjadi sangat begitu sombong, yang membuat sahabat sahabatku menjauh.
Aku begitu bodoh karna mau melepas orang orang baik hanya untuk sesuatu yang mungkin tidak akan lama ada padaku. Memang benar apa yang di katakan orang, teman mungkin ada begitu banyak tapi sahabat hanya sedikit dan tidak akan pernah kita dapatkan untuk yang kedua kalinya lagi. Aku begitu menyesal, sangat sangat menyesal.
Jangan pernah menyombongkan sesuatu yang belum tentu bakalan menjadi milik kita seutuhnya. Karna kesombongan itulah yang akan membawa kita pada jurang kehancuran. Jangan pernah menyia nyiakan orang orang yang mau menemanimu dari awal hingga akhir, karna kau tidak akan pernah mendapatkannya untuk yang ke 2 kalinya. Syukuri dan nikmati apa yang ada, dan berbagilah rasa senangmu itu dengan orang orang yang benar benar menyayangimu bukan dengan orang orang yang hanya mau kesenanganmu saja
@wian_purukan
TAMAT