Hay namaku febrianty biasa di panggil febi. Ayahku adalah seorang pengusaha. Ibuku bekerja sebagai disainer. Setiap harinya kedua orang tuaku selalu memanjakanku, memberikan apa yang aku inginkan. Aku yang memiliki banyak uang pun tidak hanya diam. Aku selalu bersenang senang di luar bersama teman temanku.
Setiap harinya semua ku jalani dengan berfoya foya, tak ada satu kesengan yang aku tinggalkan. Semuanya ku lakukan, dari berbelanja, menonton, dan yang lainnya. Aku bahkan perna pergi ke club bersama teman temanku.
Hingga suatu hari, aku mendengar kabar bahwa perusahaan ayahku bangkrut karna ulah dari anak buahnya yang mengkorupsi uang perusahaan. Bahkan ayahku sedang berusaha membayar hutang dari perusahaan. Ibuku juga ikut membantu dengan menjual butik ibuku untuk membayar hutang, tapi tetap saja, hutang perusahaan masih belum bisa di bayar. Karna itu mereka menyita rumah,mobil dan semua barang barang berharga milik kami. Kami pun tidak memiliki tempat tinggal lagi, ibuku membawa kami ke rumah pelayan rumah kami.
Mereka sangat baik karna mau memberikan kami tempat tinggal, ayah dan ibuku sangat bersyukur karna mereka masih diberikan tempat tinggal tapi berbeda dengan diriku, aku sangat begitu terpukul. Aku bahkan tidak terbiasa tinggal di tempat yang kumuh, aku bahkan berusaha untuk meminta bantuan dari teman temanku, tapi sayangnya tak seorangpun yang mau membantunya, karna mereka berteman dengannya hanya karna uang. Sekarang aku telah miskin karna itu mereka tidak mau berteman dengan ku lagi. Aku begitu sangat terpukul.
Hingga aku bisa menerima semua ini yah walaupun itu membutuhkan waktu yang lama. Akhirnya keluarga kami meliki rumah sendiri karna ayahku yang bekerja sebagai seorang nelayan. Dan dari penghasilan itupun kami bisa mengumpulkan uang dan membeli rumah.
Aku juga sudah sadar, bahwa sebenarnya kehidupan itu ibaratkan sebuah roda, terkadang kita bisa berada di atas dan terkadang kita berada di bawah. Bersyukurlah atas apa yang kita miliki, jangan pernah boros dengan sesuatu, walaupun kita memiliki lebih tapi akan lebih baik jika kita menyumbangkannya ke orang yang lebih membutuhkan dari pada hanya kita pakai untuk kita sendiri yang sudah jelas sangat begitu tidak terlalu diperlukan. Dan carilah teman yang memang mau berbagi suka maupun duka denganmu bukannya teman yang hanya mau senangnya saja dan meninggalkan dirimu di saat susah. Kebahagiaan itu di dapatkan bukan karna uang tapi karna ada orang orang yang kita sayang di samping kita.
@wian_purukan
TAMAT