Meytha Zifanka ya itu nama ku panggil saja mey aku seorang siswa plin plan yang bingung mengambil keputusan untuk study ku hingga akhirnya aku membulatkan tekad ku untuk memasuki sekolah kejuruan.
Ketika memilih jurusan yang tersedia aku masih tetap di bingungkan dengan pilihan itu sungguh aku ini seorang siswa yang tidak patut untuk di contoh hingga akhir nya aku memutuskan untuk mengikuti teman laki-laki ku mengambil jurusan yang sama.
Samudra Bayuwiga sering di panggil sam atau cungkring, teman-teman ku menjulukinya cungkring karena memang tubuh nya yang kurus, jangan berhayal jika seorang samudra memiliki tubuh bak pangeran tampan seperti di negeri dongeng nyatanya samudra hanya seorang pria berkulit sawo matang dengan tinggi yang tidak begitu jauh dari ku.
Singkat cerita aku sudah resmi menjadi siswa di SMK yang cukup terkenal di kota ku ini. Semenjak aku sekolah disini pergerakan ku sedikit terganggu, entahlah dari mana awal nya aku tidak mengerti yang jelas hidup ku terasa di kuntit banyak mata yang selalu memandang ku entah seperti apa aku tidak tau aku tidak pernah memperhatikan lingkungan sekitar ku bukan hanya pandangan saja tapi godaan juga pendekatan selalu ada setiap hari nya membuat ku enggan untuk melangkah kan kaki ku jika sudah berada di dalam kelas. Di jam istirahat pun aku seperti itu aku akan ke kantin bila bel masuk berbunyi karena seenggak nya para siswa sudah kembali masuk ke kelas masing-masing.
Jika kalian penasaran seperti apa rupa ku, aku terlahir dari keluarga yang sederhana, aku hanya seorang gadis mungil dengan tinggi 160cm berkulit putih namun tidak seputih salju hanya sewajarnya saja, pipi ku chuby serta hidung yang tidak terlalu mancung, bibir ku sedikit tebal dan mata ku yang sedikit sipit dengan netra berwarna coklat gelap. Tidak begitu menarik menurut ku.
“Hai mey.. tunggu sebentar” ucap seorang lelaki yang tidak ku kenali.
“Ya ada apa?” Tanya ku bingung.
“Apa aku boleh minta nomor mu?” Tanya lelaki itu.
“Aku tak memiliki ponsel” ucap ku lalu pergi dari hadapan lelaki itu.
Tidak bukan nya aku sombong hanya saja prinsip ku untuk tidak mendekati lelaki mana pun karena patah hati yang selalu ku terima hingga akhirnya aku bertekad untuk sekedar memperbaiki hati ku.
Hanya teman terdekat ku saja yang memiliki nomor ponsel ku, aku sengaja berbohong karena ketika aku berbohong pun tetap ada puluhan nomor yang tidak ku kenal masuk setiap hari nya membuat ku muak dan enggan untuk sekedar mengaktifkan data ku.
Jangan berfikir kalo aku tidak memiliki teman, aku justru banyak memiliki teman entah itu seangkatan atau kakak kelas ya meski hanya sekedar saling sapa saja tapi itu sudah termasuk teman bukan?
Tidak hanya itu aku mengikuti salah satu ekskul di sekolah ini hingga membuat ku terbiasa menjaga koperasi yang berisikan peralatan sekolah juga makanan ringan.
Ramai.. selalu itu setiap hari nya aku tidak terlalu paham aku juga tidak pernah memperhatikan sekitar ku hingga suatu ketika aku dihadapkan dengan 3 orang lelaki yang gencar mendekati ku bukan di waktu yang sama namun cukup membuat ku lelah.
Entah mengapa tekad ku untuk menjauhi lelaki goyah begitu saja. Ya aku mencintai salah satu dari ke-3 lelaki itu namun aku membuat kesalahan aku memilih lelaki yang teman-teman ku pilihkan lagi dan lagi aku mendapatkan ke gagalan tapi aku tidak menyesal setelah hubungan ku dengan nya berakhir karena aku sama sekali tidak mencintai nya yang aku sesali adalah hubungan ku dengan lelaki yang ku cintai. Dia pergi, pergi dari ku hingga tak menampakan lagi batang hidung nya pada ku, lelaki tampan yang ku temui dari kakak kelas ku aku menyesal karena ketidak teguhan hati ku membuat 2 hati patah secara bersamaan.
Dykara Nugraha pria hitam manis berhidung mancung serta berlesung pipi yang teman ku pilihkan untuk ku. Aku merima dia bukan karena aku mencintai nya tapi karena aku ingin mengetahui isi hati orang yang ku cintai.
Jahat bukan? Ya pasti itu yang terlintas di benak kalian tapi apa kalian tau sebelum dia mengakhiri hubungan nya dengan ku dia memaki ku juga merendahkan ku. Mungkin aku rasa kalian berfikir bahwa aku pantas mendapat kan nya tapi apa kalian tau apa yang sebenarnya terjadi?
Yang sebenarnya terjadi adalah hanya ketika ponsel ku mati dan aku tidak menghubungi nya seharian.
Tadinya aku memang hanya ingin melihat apakah orang yang aku cintai juga mencintai ku juga atau tidak tapi setelah aku memutuskan untuk menerima Dykara aku mencoba menambatkan hati ku padanya tapi lagi aku malah tersakiti dengan hubungan singkat kami dan aku bersyukur karena hati ku belum terlanjur sepenuh nya untuk dia.
Sekala Cakrawinata orang yang ku anggap sebagai sahabat ku yang selalu mengerti diriku, melindungi ku dengan hati nya yang tulus meski aku pernah menolak cinta nya tapi ketulusan nya membuat ku nyaman bersamanya.
Hingga akhirnya aku kembali memperjuangkan hati ku untuk menyembuhkan sedikit goresan karena caci makian itu.
Angkasa Dirgantara, dia lelaki yang ku cintai kembali hadir karena pesan singkat yang sempat aku kirimkan untuk sekedar menambah pengikut dari bisnis yang sedang ku jalani, sudah tak ada harapan lagi untuk ku bersama nya aku berfikir mungkin dia memang orang baik hingga mampu menerima ku yang telah membuat hati nya hancur dan dengan bodoh nya aku kembali terbuai oleh lelaki ini, cinta pertama ku orang yang mampu memporak porandakan hati ku kedekatan kami membawa kami kedalam hubungan terikat hingga di akhir tahun menjelang perpisahan kelas 12 aku kembali mendapatkan tamparan keras karena ku kira angkasa orang baik yang akan menjaga hati ini tetapi lagi lagi kasus ku berakhir dengan perselingkuhan selalu itu alasan setiap berakhirnya hubungan ku.
Sekala yang masih tetap bersama ku, menguatkan ku dengan sikap lembut nya hingga aku luluh pada sekala setelah persahabatan kami berjalan 2 tahun lama nya. Dengan tidak kapok nya aku memanjatkan hati ku pada sekala di akhir tahun ku sekolah disana, semua telah membaik, hati ku mati rasa tapi rasa sayang ku pada sekala membuat hubungan kami melebihi dari kata sahabat.
Hingga saat ini sekala lah yang berada di samping ku. Sudah bertahun-tahun dan semenjak itu hubungan ku dengan sekala menjadi hangat dan melupakan bahwa kami adalah sahabat dan di gantikan menjadi sepasang kekasih.
Bertahun-tahun juga aku menjalani kisah ini dengan sekala, sekala adalah sosok yang lembut hati nya meskipun di luar sekala terlihat dingin tapi jangan salah sebelum kami memutuskan untuk menjadi sepasang kekasih sekala adalah seorang play boy yang dapat memikat hati banyak wanita karena dirinya.
Kulit hitam manis dengan gigi gingsul dan tubuh kekar membuat sekala sangat manis jiga sedang tersenyum dan senyum nya itu yang mampu memikat hati banyak wanita termasuk aku yang dulu hanya menganggap sekala sebagai sahabat nya saja.
Aku bersyukur kepada pencipta ku karena luka-luka ku terobati oleh sekala yang sekarang sangat mencintai ku dan meninggalkan banyak wanita nya untuk ku. Sekala menjaga ku, melindungi ku, menyayangi ku dan mencintai ku sepenuh hati nya hingga sekarang hingga rencana kami untuk membawa hubungan ini ke jenjang yang lebih serius.
Terimakasih Tuhan.. terimakasih sekala.. terimakasih luka.. terimakasih kalian membuat ku menjadi wanita dewasa yang selalu membuat diriku berfikir dengan hati-hati dan tidak gegabah.
(Kisah asli yang hanya ku ubah nama nya saja selebih nya semua sama tanpa ada bumbu fiksi di dalamnya)
Semoga kalian bisa mengambil hikmah dari cerita ku ya teman😊