"e,,,ekhem,,,ekhem,,," sarah tersadar lalu berdehem untuk menetralkan diri di ikuti via yang nampak gelagapan dan malu-malu melirik kearah juna.
"nama lo siapa,,,nama gue sarah,,," mengulurkan tangan meminta perkenalan,juna menatap sekilas kearah tangan sarah yang terulur kemudian berbalik menuntun nita yang masih gemetar ketakutan.
siswa-siswi yang melihat sarah diperlakukan seperti itu pun nampak tersenyum mengejek kemudian membubarkan diri,keadaan kantin kembali normal.berbeda dengan suasana hati sarah,ia nampak tak terima diacuhkan seperti tadi.
-------------------
Sesampainya di UKS juna mendudukan nita di tempat tidur,nita sudah sedikit lebih tenang tubuhnya tak lagi gemetar hanya wajahnya saja yang terlihat masih sedikit pucat.
juna pun mengusap punggung nita perlahan membuat nita menoleh kearah sejurus membuat tatapan mereka beradu,sesaat nita terpaku melihat juna yang tersenyum hangat kearahnya.nita dengan cepat menunduk mencoba menetralkan debaran jantungnya.
"lo masih takut,,,?!" ucap juna lembut,nita mengangguk perlahan lalu membetulkan kacamatanya untuk mengurangi kecanggungan.
sebenarnya nita sih yang canggung,juna mah biasa-biasa aja 😄.
"lo tenang aja,,,sekarang ada gue yang bakal jagain lo,,," nita terperangah mendengar penuturan juna lalu kembali menengadah,perasaan nita menghangat,pipinya merona saat ini debaran jantungnya sudah tak terkendali.tangan mungilnya menyentuh bagian dada,juna mengkerutkan dahi melihat reaksi nita.
"kenapa,,,ada yang sakit,,?!bentar ya,,,gue panggilin petugas UKS dulu,,," juna hendak melangkah keluar,tangan nita menyambar cepat kearah juna membuat langkahnya terhenti lalu berbalik.nita yang reflek memegang tangan juna pun langsung melepasnya.
"mmm,,,maaf,,," ucap nita gelagapan,juna tersenyum hangat kearahnya "gak papa,,,ya udah kalo lo gak mau gue panggilin petugas UKS biar gue ambilin minum dulu buat lo,,," juna melangkah meninggalkan nita yang masih setia menunduk.nita mengerjapkan mata menyentuh dadanya yang masih berdebar tak karuan,ia menepuk-nepuk pipi nya tak percaya.
"a,,,awh,,,sakit,,,berarti ini bukan mimpi,,,aku beneran di anter juna ke sini,,,dia bilang mau jagain aku tadi,,,aaaaa,,," nita bermonolog ceria kemudian menutup mulutnya yang hampir berteriak.
"siapa yang mau jagain,,,?!" sebuah suara mengagetkan nita yang terlihat terkejut mengetahui mita dan ririn yang menghampiri nya.
"si,,,siapa,,,gak ada,,,emang aku bilang apa,,,?!" ucap nita gelagapan berharap mita dan ririn tidak mendengar gumaman nya tadi.
"tadi,,,lo bi,,,"
"lo gak papa kan nit,,,sorry ya tadi kita gak bisa nolong,,,lo kan tau kita juga takut sama kak sarah,,,!!" mita menyambar tangan nita khawatir,ririn yang ucapannya terpotong memilih diam lalu menatap nita dengan raut wajah yang sama-sama khawatir.
"gak,,,apa,,apa,,kok,,,aku baik,,," nita tersenyum mendapati dua sahabatnya ternyata mengkhawatirkan dirinya,ternyata begini rasanya memiliki sahabat sungguh menyenangkan ada orang yang memperhatikan dan mengkhawatirkan.dalam hati nita berjanji akan selalu bersahabat dengan mita dan ririn sampai maut memisahkan,mereka adalah orang pertama yang memberikan uluran tangannya ketika nita sendirian tanpa teman dan dikelilingi orang-orang yang seolah tak mengenal nya.air mata meluncur mulus dipipi nita membuat ririn dan mita heran,pasalnya nita menangis tapi dengan bibir tersenyum.
"kok nangis,,,yang mana yang sakit,,,mau gue panggilin petugas UKS,,?!" ucap ririn panik yang ditanggapi gelengan oleh nita membuat ririn dan mita kembali heran.
"gak apa-apa,,,,aku nangis bukan karena ada yang sakit,,,aku cuma bahagia aja,,,punya sahabat ternyata menyenangkan,,,saat kita sedih dan terpuruk ada seseorang yang memberi semangat,,,saat terluka ada sahabat yang menjadi obat,,,dan disaat jatuh pun ada sahabat sebagai penolong,,,aku bahagia bisa bersahabat dengan kalian,,,kita akan selamanya jadi sahabat bukan,,,hiks,,,hiks,,," mita dan ririn terperangah takjub mendengar penuturan nita,ternyata selama ini nita selalu tertutup dan pendiam karena tidak merasa memiliki teman.
Mita dan ririn sontak memeluk nita,mereka berpelukan layaknya teletubies.
"lo gak sendirian nit,,,ada kita,,,kita akan selalu dan selamanya jadi sahabat,,,iya kan mit,,,"
"iya,,,kita akan selalu jadi sahabat,,,kalo lo lagi sedih ,lo harus inget ada gue sama ririn yang akan selalu jadi tempat untuk lo bersandar,berkeluh kesah dan saling berbagi kebahagiaan,,,"
"ekhem,,,maaf ya gue ganggu,,,ini,,,gue cuma mau kasih air minum buat nita,," juna yang datang tiba membuat ketiga sahabat ini melepas pelukan mereka dan menatap kearah sejurus.
juna pun menyerahkan satu botol air putih yang langsung di raih oleh ririn yang menatap juna tanpa berkedip seolah sayang melewatkan sosok tampan dihadapannya.
"gue ririn,,," mengulurkan tangan malu-malu lalu di sambut hangat oleh juna "gue juna,,,"
"udah tau kok,,,kita kan sekelas,,," juna pun ber oh ria menanggapi jawaban ririn yang masih terus memegang tangannya membuat juna sedikit risih.
plak,,,ririn yang terkejut menatap kesal kearah nita sambil mengusap tangannya lalu kembali tersenyum kearah juna.
"gue mita,,,gue temennya nita sama ririn,,," mita menjabat tangan juna cepat yang tersenyum kecut, merasa risih dengan dua perempuan dihadapannya dan hanya menanggapi dengan anggukan merasa tak perlu menyebutkan namanya karena tadi mita pun mendengar dia menyebutkan namanya saat berkenalan dengan ririn.
plak,,,,
"udah ah kenalannya,,,juna risih tuh,," ucap ririn balas menggeplak tangan mita yang mendapat tatapan tidak suka dari teman tomboynya itu,lalu mereka tersenyum keki kearah juna bersamaan.
"juna,,,makasih ya air minumnya,,," kini nita yang bersuara membuat juna mengalihkan atensinya kearah nita lalu tersenyum diikuti ririn dan mita.
"iya gak apa-apa,,,gue keluar dulu ya,,,bentar lagi masuk nih,,," nita pun mengangguk dan hendak turun namun dicegah oleh juna,ririn dan mita.
"e,,,e,,,eh,,,mau kemana,,,?!!" ucap juna terkejut melihat nita hendak turun dari brangkar UKS.
"mau kekelas,,," ucap nita polos namun malah mendapat tatapan heran dari ketiga orang dihadapannya.
"emang lo udah baikan nit,,,kalo masih pusing diem aja disini,,," ucap mita di ikuti anggukan ririn
"sedikit sih,,,hehe,,,tapi gak papa,,,aku kuat kok,,,aku gak mau ketinggalan pelajaran,,,!"
"udah lo disini aja,,,biar nanti gue yang catetin buat lo,,,kita kan sebangku,,," kini juna yang bersuara.
nita yang tersipu menatap sekilas kearah juna lalu menunduk cepat sambil membenarkan anak rambutnya.
mita dan ririn saling pandang tersenyum melihat gelagat nita.
"he'emh nit,,,lo disini aja kan ada kita,,,lo tenang aja,,,ok" ucap ririn diikuti anggukan mita lalu keluar terlebih dahulu.
juna pun pamit ikut keluar setelah memberi saran pada nita untuk tetap tinggal lalu keluar menuju kelas nya untuk mengikuti pelajaran selanjutnya.
nita yang sendirian di UKS pun senyum-senyum sendiri,dia salah tingkah mengingat perlakuan sederhana dari juna.
juna mengusap rambut nita pelan dan tersenyum lembut kearah nita tadi hingga membuat nita yang terpaku pun bersemu dan detak jantungnya berpacu cepat terdiam menatap kepergian juna.
>>>>>>>next
sorry baru post bab baru,,,
lagi sibuk-sibuknya dirumah soalnya punya pekerja belum lagi ngurus rumah + anak 🤦♀🙏😁