Perkenalkan namaku tina, usiaku 17 tahun. Aku adalah anak pramuka saka wirakartika.
Hari ini adalah awal bagiku untuk bergabung di SWK, aku sangat senang selain mendapat teman yang baru, aku juga bisa berteman dengan tentara tentara tampan😊. Kegiatan latihan kami lakukan setiap seminggu 2 kali.
Dia adalah rafan sang tentara yang sangat tampan. Dia juga salah satu yang menjadi pembina pramuka kami, dan dialah yang paling muda di antara para pembina. Usianya baru 20 tahun.
Suatu hari Rafan kalah telak dengan permainan yang di lakukan oleh nya dan juga rekan rekannya, dan sebagai hukuman Rafan harus berpacaran dengan salah satu anak pramuka. Awalnya rafan menolak tapi setelah perdebatan yang tidak penting mereka lakukan akhirnya ia setuju dengan hubungan yang di lakukan selama 1 bulan. Kemudian mereka membuka grup SWK dan disana mereka memilih siapa gadis yang cocok untuk Rafan. Dan mereka memilih Diriku. Rafan ingin menolak tapi yah sudahlah.
Setelah itu ia mulai mengirim pesan padaku melalui chat WA, kami melakukan perkenalan aku yang tidak tahu mengenai taruhan mereka pun semakin lebih dekat dengannya. Rafan di beri waktu selama 1 minggu untuk menembakku, menembak cinta yah bukan menembak pake senapan🤭.
Itu untuk pertama kalinya aku mengenal seseorang laki laki lebih dekat. Dan itu untuk perama kalinya aku menyukai seseorang. Setelah seminggu akhirnya kami jadian, aku begitu menyayanginya, dan dia menganggap hubungan kami hanyalah sebuah tantangan, dan tidak ku ketahui. Setiap kali ada kegiatan latihan aku selalu bercanda dengannya, yang membuat hubungan kami di ketahui anak anak SWK lainnya. Awalnya aku malu tapi lama kelamaan yah dah terbiasa.
Rafan awalnua tidak terlalu suka dengan hubungan kami yang di ketahui orang lain tapi ia tahan karna waktunya hanya sebulan. Sudah 3 minggu berlalu entah apa yang di rasakan oleh Rafan yang membuatnya seperti merasa dilema antara harus memutuskan hubungan ini atau melanjutkan. Dia ingin segera memutuskan hubungan kami tapi dia yang mendengar ceritaku bahwa ia adalah pria pertama yang aku cintai, dan aku tidak ingin sakit hati. Karna itu aku tidak ingin berpisah denganmu sampai maut memisahkan. Kataku engan serius. Yang membuat Rafan jadi sedikit bersalah.
Saat itu hari ke 1 bulan masih tersisa 3 hari, dimalam harinya aku mengunjungi kodim saat aku menunggu Rafan keluar, aku tidak sengaja mendengar perkataan teman temannya yang sedang asik mengobrol, yang aku lewati
Apakah hubungan mereka masih berdasarkan tantangan waktu itu..?,atau tidak..? Tanya salah satu di antara mereka
Aku tidak tahu, bisa jadi iya, bisa jadi juga tidak. Kata salah satunya lagi
Apa maksud mereka? Tanyaku dalam hati
Aku yang melihat Rafan mendekat mulai kembali duduk le tempat ku. Sudah lama menunggu? Tanya rafan padaku. Hmm baru aja sampai. Jawabku. Kami pun berbincang bincang di sana. Terkadang kami di ganggu oleh teman temannya, yang membuat ku tertawa. Akupun teringat perkataan teman temannya tadi. Ka Rafan panggil ku. Yah de jawab nya. Apa kau menjalin hubungan denganku karna kau suka padaku kan?, bukan karna hal yang lainnya. Tanyaku padanya yang membuatnya diam mematung. A..apa yang kau katakan. Mengapa kau bertanya seperti itu? Tanyanya yang kelihatan gugup membuatku semakin curiga. Tidak aku hanya ingin tahu saja. Karna aku sangat membenci seorang pembohong. Semenyakitkan apapun sebuah kebenaran tapi jika dia jujur padaku maka aku akan bisa memaafkannya yah walaupun tidak sepenuhnya. Kataku sedangkan Rafan hanya tersenyum dan mengalihkan pembicaraan kami ke kegiatan SWK.
Sepulang dari kodim aku pulang di antarnya, awalnya aku ingin mempercayai Rafan tapi entah mengapa setelah kulihat ekspresinya tadi membuatku tidak yakin. Aku pun menelfon Ka wawan yang juga ikut membicarakan kami di koramil. Sebelum ke topik pembicaraan aku terlebih dahulu menanyakan tentang ka rafan jika dia bersama dengan ka wawan, karna dia mengatakan Rafan baru saja keluar, menwrima panggilan dari atasan. Aku pun menanyakan tentang apa yang mereka katakan tadi yang membuat ka wawan terdiam, dia tidak tahu apa yang harus ia jawab. Jawab aku ka. Apa benar hubungan kami hanya karna sebuah tantangan?kata ku aku yang tidak mendapat jawaban dari ka wawan,akupun membentaknya. Yah memang benar. Tapi jangan kau katakan pada Rafan. Katanya. Yah katakan saja aku tidak akan memberitahunya, kataku dengan mataku yang sudah berair. Ka wawanpun menjelaskan semua tentang tantangan permainan yang mereka lakukan yang membuatku tak bisa menahan tangisku. Jangan beritahu ka Rafan jika aku menelfonmu. Kataku dan mematikan sambungan telfon kami. Aku pun menangis karna kisah cinta pertamaku yang sangat begitu buruk.
Masih tersisa 2 hari menuju 1 bulan, aku selalu mengajaknya jalan, aku bahkan tidak mengerjakan tugas sekolahku hanya untuk jalan dengannya. Dan selama 2 hari itu pun aku mengambil moment moment terakhir kami. Hingga di hari terakhir aku juga mengajaknya kepantai yah bersantai di pantai, kami makan bersama, berfoto bersama, bermain bersama dan banyak hal yang kami lakukan hingga di sore hari ia mengajakku untuk berbicara, aku pun ikut dengannya karna aku sudah tahu apa yang ingin ia sampaikan.
Sebenarnya aku...katanya terpotong. Tidak mencintaiku, sambungku yang membuatnya menengok kearahku. Akupun tersenyum padanya. Aku tahu, hubungan yang kita jalin ini hanya berdasarkan tantangan yang di berikan oleh rekan rekanmu, kata ku dan air mataku yang menetes. Kau tau dari mana?tanyanya. Kau tidak usah tahu aku tahu dari mana. Kataku dan tersenyum padanya. Jika kau memang ingin memutuskan hubungan kita yah tidak apa, aku sudah siap. Lagi pula aku tidak bisa memaksamu untuk mencintaiku.kataku dan ingin segera meninggalkannya.
Tina, panggil Rafan. Aku pun menengok ke arahnya. Maafkan aku, aku....katanya terpotong. Kau tidak usah minta maaf, kau melakukan semua ini hanya karna tantangan. Tapi satu hal yang aku pesan padamu, jangan pernah mempermainkan hati seorang wanita yang ke 2 kalinya. Karna wanita juga memiliki perasaan, mereka bukan benda yang bisa menjadi bahan taruhan permainan kalian yang tidak berguna itu. Kataku dan pergi meninggalkan Rafan sendiri di sana.
Aku begitu sedih, karna Cinta pertama ku sangat begitu buruk. Aku memutuskan untuk pergi dari kota itu menuju kota nenek ku, dan terjadi hal yang begitu tidak aku duga yaitu kecelakaan yang terjadi antara mobil yang aku tumpangi di tabrak oleh mobil trek besar, menyebabkan mobil kami terguling guling dan mobil yang kamu tumpangi hancur. Kecelakaan itu tidak hilang dari pandangan para masyarakat dan mulai mendekati mobil kami.
Saat ini rafan mencari tina kemana mana, dari rumah tina, rumah teman tina dan juga tempat tempat yang selalu tina kunjungi tapi tak juga di temukan. Rafan seperti orang stres yang tak tahu harus kemana lagi. Tina kau dimana?. Aku awalnya memang menganggap hubungan ini hanya sekedar tantangan yang aku lakukan tapi setelah sebulan bersamamu membuatku nyaman. Aku juga telah mencintaimu Tina. Kata Rafan pada dirinya sendiri, dia begitu kacau saat ini karna takut jika harus kehilangan tina. Hingga Rafan terhenti karna di depan mobilnya terdapat kerumunan masyarakat. Rafan pun mendekati kerumunan tersebut, dia bertanya apa yang terjadi dan saat dia melihat kedepan bahwa itu adalah kecelakaan mobil, dengan keadaan mobil yang terbalik. Tidak ada yang berani mendekat karna mobilnya seketika bisa meledak. Dia pun hanya bisa menyaksikan para polisi yang berusaha mendekati area mobil tersebut.
Rafan melihat ada seorang gadis yang terjebak di dalam mobil itu, ia pun berusaha mencari tahu siapa gadis itu, dan betapa terkejutnya dia saat melihat wajah gadis tersebut yang merupakan Tina, gadis yang ia cari selama beberapa jam ini. Rafan begitu kacau ia pun mulai berlari ingin menyelamatkan Tina tapi sayangnya tubuhnya di tahan oleh masyarakat dia terus menangis sambil berteriak memanggil nama tina. Sedangkan tina yang yang terjebak di dalam mobil merasa ada yang memanggil namanya pun berusaha membuka matanya walaupun terasa sangat susah, dan di saat tina melihat Rafan, dia tersenyum dan berkata Aku sangat mencintaimu Rafan. Kata tina dan mobil tersebutpun meledak dengan sangat besar yang menyebabkan orang orang yang ingin menyelamatkan para korban terlempar dan mengalami luka luka. Sedangkan rafan dia seperti orang gila menangis berteriak dengan sangat keras nama Tina, dia berusaha mendekat ke arah ke arah ledakan dengan maksud menemui tina tapi di tahan oleh para masyarakat karna hal itu sangat berbahya, dan tidak ada gunanya hal itu hanya akan membunuhnya. Rafan hanya bisa menangis menyesali perbuatannya, seharusnya dari dulu dia mengatakan bahwa dia sangat mencintai Tina.
Rafan pun di bawa kembali ke asrama oleh rekan rekannya karna di telfon oleh salah satu kenalan rafan yang ada di tempat kejadian. Rafan begitu terpuruk dia bahkan mulai mogok makan, abhkan perintah yang di berikan oleh atasan tidak ia lakukan ia seperti orang linglung. Ia terus berduka atas kepergian Tina. Dan selalu berkata maaf sambil menangis dengan memeluk foto milik Tina.
Hingga 3 hari berlalu teman tina datang ke Asmil dan menyerahkan sebuah surat yang di tulis oleh Tina sebelum meninggal untuk Rafan. Rafanpun langsung mengambil surat tersebut dan membacanya.
Sabtu,20 Agustus 2021
Assalamualaikum ka Rafan ku yang tampan
Apa kau tahu ka, aku sangat kecewa padamu, karna kau berbohong padaku. Kau mengatakan bahwa kau mencintaiku tapi nyatanya apa, hubungan yang kita jalin hanya berdasarkan tantangan yang diberikan oleh teman temanku. Aku ingin skali marah ka, tapi aku tidak bisa. Karna tasa cintaku lebih besar di banding rasa benci ku.
Aku berharapa jika hubungan kita putus, tuhan akan mencabut nyawaku, agar kau bisa merasakan penyesalan yang sangat besar karna kau telah memutuskan hunbungan denganku. Aku memiliki satu permintaan ku mohon kau mengabulkannya. Aku ingin kau tidak melakukan hal ini untuk yang kedua kalinya, jangan pernah mempermainkan hati seorang wanita. Hiduplah dengan bahagia, dan carilah wanita yang mau menyayangimu apa adanya, dan wanita yan lau cintai. Dan jalani hubungan dengan saling mencintai bukan karna tantangan. Jangan kecewakan aku lagi ka
asalamuallaikum ka, berbahagialah ka
Tina
Setelah membaca pesan dari Tina Rafan kembali bersedih, dan rasa penyesalan di dalam hatinya semakin berasa. Tuhan telah mengabulkan permohonanmu Tina. Ia menjemputmu setelah hubungan kita selesai. Maaf kan aku karna aku tidak bisa mempertahankan mu. Katanya dengan tangisannya yang tidak hentinya. Rafan begitu tidak peduli jika dia menjadi lemah beberapa hari ini, baginya hanya bisa merenungi kebodohannya selama ini.
Hingga beberapa bulan kemudian, rafan bisa kembali lagi bekerja, ia memulai hidupnya lagi, yah walaupun masih terdapat rasa penyesalan di dalam hatinya tapi dia memutuskan untuk terus melangkah dan tidak akan membiarkan hal yang terjadi di masalalu terulang kembali. Hingga ia bisa bersama dengan seorang gadia berprofesi perawat. Ia sangat menyayangi gadis ini, dan tidak ingin kehilangan wanita yang ia sayangi untuk kedua kalinya. Dan mengenai Tina dia telah menjadi kenangan terindah bagi rafan, yang tidak akan pernah ia lupakan sampai ia mati.
@marsha_purukan
TAMAT