Part 2
Suatu hari...
"Steven, ini ada undangan lagi dari Pak RW, kamu diundang untuk Lomba Bola Tingkat Nasional."
"Yah, Pah, kirain tingkat Internasional. Itu mah terlalu kecil." jawab Steven meremehkan.
"Steven, kamu tidak boleh begitu. Kita tidak boleh meremehkan yang lebih rendah daripada kita." ucap ibunya yang tiba-tiba muncul."
"Halah... bu, mana mungkin mereka bisa mengalahkan aku ini."
Sebenarnya Steven bukanlah anak yang sombong, tetapi lama-kelamaan, Steven mulai sombong.
Dan sangking sombongnya, Steven pun sering menindas anak-anak tetangga ibunya menggunakan bola.
Ibunya pun selalu meminta maaf kepada tetangganya, atas perlakuan anaknya.
Tetangganya ada yang berbicara seperti ini, " Eh, bu, kita sudah bertetangga lama, tapi kok kelakuan anak ibu begitu sih, kayak anak ngga diurusi."
Tetangga yang lain juga ada yang berkata, "Ya pasti lah mentang-mentang anaknya pemenang Lomba Bola Internasional berturut-turut."
Ibu Steven tetap sabar dan tetap selalu menasihati Steven.
Tetapi Steven tidak mau mendengarkan ibunya.
Jangan lupa untuk like comment dan share ya, teman-teman 🙏
Terima kasih 🙏