Sore hari di tempat kerja aku ketiduran karna sudah 2hari ini aku lembur, saat sedang tidur ada yang mengagetkan ku
"Baaa"
"Kyaaa"
*hahaha "
Ternyata itu Sara temanku yang duduk disamping meja kerjaku. Dia itu emang suka jail kepadaku
"Dih Sara"
"hahaha"
"Gak lucu tau"
"Maaf maaf hahaha"
Akupun meninggalkan nya begitu saja
"Hei mau kemana? "
"Toilet "
Sahutku.
Sesampainya ditoilet akupun langsung mencuci mukaku
"Ah.... Segar"
Aku menikmatinya tetapi hal aneh memantul di kaca toilet, sebuah mahluk menatapku dengan tajam
"Hahhh"
Aku menghela nafasku dan melanjutkan cuci muka ku. Ya, memang kejadian itu sering terjadi kepadaku, aku selalu melihat mahluk tpi orang lain tidak bisa melihat yang seperti aku lihat. Waktu pulang kerja Akupun membereskan barang barangku, dan sara bertanya kepadaku
"Sumi, kau ada acara gak? "
"Gak"
"Kalo gitu kita ke pameran yuk yang ada di dekat gedung kerja kita, mau gk? "
"Gak"
"Nanti pulangnya aku teraktir makanan deh sebagai tanda maaf ku"
Akupun mengambil tasku dan berjalan ke life
"Lets go"
"Nah gitu dong"
Sarapun segera menyusulku
Sesampainya dipameran aku melihat orang orang sedang menikmati pameran tersebut bukan cuma orang, mahluk juga ada disana tpi,aku dan sara menikmati semua permainan disana.
Saat kita mau pulang aku melihat ada orang yang berjualan aksesoris, aku dan sara mampir dulu dan kita melihat lihat, saat aku memilih barang aku melihat penjepit rambut yang berbentuk bunga dan ditengahnya ada seperti batu merah bersinar tpi aku merasakan bahwa itu bukan batu biasa dan tertarik untuk membelinya
"Sara liat deh, bagus kan? "
"Iya bagus, kamu mau beli itu? "
"Iya, pak aku beli ini ya"
"Wah, pilihan yang bagus, tpi kalian tau gk di tengahnya itu batu apa? "
Kata penjual itu bertanya kepada kami
"Nggak tau"
Kita membalas perkataan penjual itu bersamaan
"Ini adalah batu demila, orang yang seperti dukun mencari batu yang seperti ini katanya batu ini sakti tapi batu ini sudah jadi batu biasa"
"Apa! Beneran? Wah sumi beli ini "
"Baiklah aku mau beli ini"
Akupun membeli jepit rambut itu dan memakainya.
Kitapun mampir ke sebuah rumah makan dan duduk di meja, tpi aku merasakan hal yang aneh
"Sumi, katanya bakso disini enak banget aku mau pesen itu kamu juga mau pesen itu"
"Ah iya"
Kamipun memesan makanan itu.
Selang beberapa menit pesanan kita pun datang. Aku melihat sesosok hantu penglaris yang meludahi makanan kita ternyata rumah makan ini menggunakan penglaris, akupun merasa jijik tapi sara dia tidak tau hal ini
"Wahhh, keliatannya enak"
"Sara, ayo kita pulang kepalaku pusing"
"Kenapa sumi, kamu sakit? "
"Mungkin"
"Sebentar aku bayar dulu,mbak uangnya di meja ya ayo sumi"
"Iyah"
"Untung saja"
Kata ku di dalam hati
Saat di perjalanan pulang, aku merasakan aura mahluk tapi saat aku lihat sekeliling tidak ada apapun.
"Aku harus mengikutinya dengan masuk ke batu delima itu
"Wusss"
"Berhasil".
Aku merasakan hembusan angin yang membuat bulu kuduk berdiri
"Seram,Sumi cepat aku ingin segera kekosan"
"Ah iya"
Aku dan Sara pun segera pulang kekosan.