Tetesan air dingin yang membuatku mengingat tentang seseorang yang hadir di masa lalu. Dimana di saat seperti ini, aku dan dia sedang merasakan kebahagiaan yang sangat. kata-katanya.."Jika kamu merasa dingin, peluklah aku.". Satu kalimat ucapan itu yang selalu membuatku merasa hangat dan perih. Karena apa?, aku merasa hangat karena merasa dia benar-benar ada dan nyata. Tetapi, kenyataan membuat kalimat itu menjadi kepedihan untuk ku. Sekarang, aku masih bersama kalimat itu. Dan Dia?. Dia, bersama orang lain. Sungguh beruntung orang itu mendapatkannya. Aku disini bersama kenangannya, dan dia disana bersama raga, cinta, dan kasih sayangnya. Hujan, aku masih mengingat orang itu setiap kehadiranmu. Jika boleh aku meminta, jangan menampakan tetesan itu dihadapan ku. Agar aku tidak merasakan seperti itu lagi. Tapi itu semua mustahil, aku mengerti itu.