Di suatu daerah tengah ramai dengan gosip. Gosip tentang pesugihan kuda hitam yang selalu beraksi mencari nafkah di malam hari. Kira-kira dimulai dari tengah malam hingga pukul 03.00.
Jennie datang menghampiri Rose. "Rose, kamu tahu gak? Itu, anaknya Jisoo katanya sekarang gak bisa jalan."
Rose jadi heran. "Loh, emang kenapa?"
Jennie berkata, "Katanya anaknya tuh mula-mula denger suara lonceng yang ada di kalung kucing itu loh, nah, sama si Jisoo di periksalah, pas buka tirai kaca depan rumah katanya ada kuda hitam, matanya merah, pokoknya serem banget deh!"
🦄
Sore hari, Rose datang ke rumah Jisoo. Benar saja anaknya sampai sekarang hanya bisa tiduran tak bisa mengangkat kedua kakinya. Kakinya bengkak, katanya itu karena di injak sama kuda yang Jisoo lihat.
🦄
Satu minggu berlalu, Jinyoung, suaminya Jisoo. Berniat akan memanggil ustad datang ke rumahnya. Tapi, keluarga mereka tertimpa musibah, mendadak kedua mata Jisoo tidak bisa di buka, matanya merah bengkak. Katanya ini masih perbuatan si kuda hitam. Semua warga akhirnya lebih baik tutup mulut, mereka tak mau keluarganya bernasib sama seperti keluarga Bapak Jinyoung.
🦄
Rose terbangun dari tidur, waktu menunjukkan pukul 02.30. Rose meraba tempat suaminya tidur, tapi Mark tidak ada di tempat, Rose bangkit mencari Mark ke seluruh ruangan di rumah.
"Kamu dari mana, sih?" tanya Rose.
"Sayang, mendingan kamu bobo balik ke kamar lagi, ya. Aku kebelet pengen ke kamar mandi dulu sebentar," jawab Mark.
Rose akhirnya pergi ke kamar. Tapi, di kamar Rose tidak bisa kembali tidur. Rose jadi kepikiran sama gosip ibu-ibu. Rose menunggu kemunculan sosok kuda hitam yang akhir-akhir ini menjadi gosip, tapi nyatanya tidak ada.
🦄
Siang ini Rose berbelanja di warung Lisa.
"Lis, katanya kuda itu sering dateng jam 12 sampe jam 3. Tadi malem aku bangun jam setengah 3, gak ada tuh kudanya,"
Lisa berkata, "Rose. Kamu lebih baik tutup mulut aja kaya ibu-ibu yang lain."
"Emangnya kenapa?"
"Aku kasih tahu, kalau kamu tetep masih ngomongin kuda itu nanti kamu bakalan kena juga. Udah, lebih baik tutup mulut aja. Kemarin malem, Bambam denger suara kuda itu, tapi sekarang gak pake lonceng yang biasanya itu loh, kali ini jalan biasa tapu kedengeran jelas banget suara langkah kakinya,"
Rose tetap penasaran dengan sosok kuda itu. Akhirnya, Rose menceritakan tentang permasalahan ini kepada suaminya, Mark.
Mark terkekeh. "Rose Sayang, kamu ini gampang terpengaruhi, ya."
"Tapi—"
"Tapi apa? Mana buktinya? Kamu pernah liat wujud kudanya? Pernah denger suara langkah kakinya? Enggak, kan?"
🦄
Malam ini Rose terbangun karena tenggorokannya kering. Rose mengambil air minum yang ada disamping tempat tidurnya. Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki kuda yang dibicarakan tetangga. Dengan hati-hati Rose mencari arah suara itu berasal, keluar dari kamar, menuruni tangga. Hingga sampai di pintu belakang rumahnya.
Rose menutup mulutnya rapat-rapat dengan tangannya. Yang di lihat Rose benar-benar menakutkan. Sosok kuda hitam dengan mata merah dan suaminya, Mark, memegang uang banyak ditangan kiri, tangan kanannya mengusap kuda hitam itu.
~ end ~