Hay namaku Naya Adipati. Usiaku 23 tahun,aku bekerja sebagai seorang dokter. Aku selalu pindah pindah rumah sakit dari kota A ke kota B karna aku sangat menyukai seorang tentara yang sangat begitu tampan,pemberani dan baik hati tapi sayangnya dia sangat begitu jutek dengan semua wanita,termasuk diriku. Hanya ada salah satu wanita yang mampu membuatnya jatuh cinta yaitu rahayu. Aku tidak tahu apa yang membuatnya sangat menyukai rahayu. Pria tersebut bernama Moh. Rangga.
Segala cara aku lakukan untuk bisa bersama dengannya,salah satunya aku selalu pindah pindah pekerjaan dimanapun dia bekerja,aku selalu melamar di RS TNI AD di kota tempat angga bekerja,angga yang melihatku selalu mengejarnya merasa sangat jengah dengan diriku,hingga suatu hari saat dia datang ke RS TNI AD aku sangat senang dan langsung menghampirinya tapi sebelum bertemu dengannya aku langsung menjauh karna melihat rahayu yang juga ikut bersamanya,selain itu angga juga sangat memeperhatikan ayu. Aku yang melihat itu tidak bisa menahan air mataku,tapi aku langsung menghapus airmataku dan menghampiri merekea
"Maaf permisi,ka angga"kataku
rahayu yang melihatku merasa bingung
"Naya,kau bekerja di RS ini juga..?,setau ku kau bekerja di RS A"tanya ayu dengan penuh selidik kepadaku. Angga yang melihat itu hanya bisa diam dengan wajah datarnya itu tanpa mau berbicara
"Ah iya ayu,senang bertemu denganmu. Aku memang pindah di kota ini,karna aku mengikuti ayahku yang juga pindah di kota ini"kataku dengan setengah jujur. Aku pindah kekota ini selain karna Angga,aku jugga pindah karna ayahku yang seorang perwira TNI AD yang pindah di kota ini
"Ohh ayahhmu juga seorang TNI,aku baru tahu. Maaf yah"katanya dengan senyum manisnya
"Iya tidak apa apa"balasku,"oh iya apa yang membuat kau dan ka Angga datang ke RS apa ada yang sakit di antara kalian..?"tanyaku sambil menatap ayu dan angga secara bergantian
"Oh iya aku sampai lupa,tolong periksa ka Angga,apakah luka tembakan pada bahunya sudah sembuh atau belum"kata ayu sambil melihat ka angga
"Luka tembak..?apa yang terjadi..?"tanyaku dengan khawatir dan langsung memegang tangan ka adit,saat aku ingin mengajaknya keruangan ku tiba tiba aku terhenti karna k adit yang tidak bergerak,akupun melihat kebelakang. Aku yang sadar bahwa ada ayu yang menatap kami,akupun langsung melepas tangan ka adit dan meminta maaf pada ayu
"Ma..maaf kan aku ayu,ka angga aku terlalu khawatir dan sampai lupa batasanku"kataku
"Tidak apa,ayo periksa luka ka Angga"kata ayu
"Baiklah"kataku dan langgsung mengajak mereka keruanganku,walaupun hatiku sangat sakit,tapi tidak apa setidaknya aku bisa mengobatinya itu sudah membuatku senang
Saat aku ingin memeriksa lukanya aku meminta izin pada ayu dan ka Angga,akupun mengobati lukanya dengan hati hati aku sanggat senang karna bisa melihat wajahnya dari dekat. Walaupun ka angga tidak melihatku,yang dia lihat hanya wajah ayu yang saat itu sedang memerhatikan tingkahku. Akupun sadar telah diperhatikan oleh ayu langsung segera menyelesaikan luka ka Angga,walaupun aku masih ingin sekali melihat wajahnya tapi aku tidak bisa berbuat apa apa disaat ada ayu.
Setelah mengobati k Angga mereka pun pergi,aku yang melihat kepergian mereka kembali bersedih. Tapi tidak apa selagi aku bisa melihat dia itu sudah membuatku bahagia walaupun dia bahagia dengan yang lain. Setelah hati itu aku sudah jarangg melihat ka Angga,hingga beberapa bulan kemudian aku mendapat undangan pernikahan dari seseorang,aku belum meihat siapa yang akan menikak karna pada saat itu aku harus segera memeriksa keadaan seorang pasien. Hingga aku selesai memeriksa keadaannya,aku segera kembali keruanganku,tapi saat perjalanan menuju ruanganku aku mendengar gosip gosip dari para perawat yang ada disitu,mereka mengatakan bahwa seorang TNI yang sangat mereka idolakan akan segera menikah dengan gadis bernama ayu,aku yang mendengar nama ayu disebut segera menghampiri mereka dan menanyakan siapa nama pasangan yang akan seger menikah itu. Mereka pun mengatakan bahwa yang akan segera menikah adalah Rangga dan Rahayu.
Aku mendengar nama mereka merasa dadaku sangat begitu sesak. Akupun kembali keruanganku dan menemukan sebuah undangan,akupun membaca undangan tersebut yangv merupakan undangan pernikahan dari Rangga Dan Rahayu. Aku merasa sangat sedih dan menangis tersedu sedu. Hari itu adalah hari yang sangat menyakitlan bagiku. Selama beberapa hari aku mersa sangat sedih hingga aku tidak tahan dan menelfon ka angga dan ayu untuk bertemu denganku di restoran C pada malam hari.
Saat berada di restoran aku melihat mereka yang sedang duduk berdua dengan ka Angga yang sangat memperhatikan Ayu. Aku yang melihat hal itu merasa dadaku sanggat begitu sesak tapi aku tajjan dan segera duduk di hadapan mereka.
"Maaf aku terlambat. Apa kalian sudah menungguku dengan sangat lama..?"kataku sambil menatap mereka secara bergantian
"Tidak ko,kami baru aja sampai,santai saja"kata ayu dengan sangat manis
"Ah baiklah,apa kalian sudah memesan makanan"tanyaku pada mereka.
"Hmm belum karna kami baru aja sampai"balas ayu,dan seperti biasanya ka angga akan menampilkan wajah datarnya dan akan sangat jarang mengeluarkan suaranya itu
"Baiklah aku pesankan aja,seklian aku traktir kalian,kalian kan akan seggera menikah,jadi akan sangat jarang makan bersama denganku"kataku dengan senyum palsuku dan langgsunggg memanggil pelayan dan memesan makanan
"Apa tujuanmu mengajak kami bertemu disini..?"tanya ka angga dengan sangat datar dan dingin
"Oh iya naya,ada apa..?"sambung ayu
"Baiklah akan aku sampaikan tujuan utamaku mengajak kalian bertemu. Tapi sebelum itu aku ingin kalian harus berjanji terlebih dahulu padaku"kataku yang membuat ayu dan angga merasa penasaran sekaligus bingung.
"Apa itu janjinya..?"tanya ayu penasaran
"Aku ingin kalian jangan membenciku setelah apa yang aku katakan"kataku penuh harap pada mereka
"Tergantung apa yang kau katakan,aku tida ingin menepati janji,apa lagi hal yg tidak ku ketahui"kata angga msih dengan wajah datarnya dan di anguki oleh ayu.
"Baiklah sepertinya aku katakan saja."kataku dan menarik nafasku dalam dalam dan melanjutkan kataku"sebelum itu aku ingin meminta maaf padamu ayu jika ada kata kataku yang membuatmu tidak senang dan juga padamu ka angga jika selama ini kau merasa sangat risih denggan diriku. Aku yakin kalian pasti merasa sangat heran karna disetiap kali ka angga pindah tugas maka aku juga akan pindah di RS di kota ka Angga tugas. Aku melakukan hal itu karna ada satu alasan yang membuatku harus pindah pindah RS,dan alasanku itu adalah ka Angga"kataku
"Apa maksudmu Naya,aku tidak mengerti"tanya ayu yang merasa heran denganku,begitupun dengan angga karna aku dapat melihat kerutan didahinya
Akupun sedikit tertawa,Karna melihat ekspresi dari ka Angga. Akupun melanjutkan ceritaku
"Aku harap kau tidak marah ayu,dulu saat aku baru lulus dari fakultas kedokteran aku bertemu dengan pria super dingin dan cuek dengan setiap wanita. Aku berfikir jika dia cuek dengan semua wanita dan jika menjadi kekasihku dia pasti hanya akn memperhhatikn diriku,selain itu dia juga sanggat tampan,dan juga baik. Walaupun wajahnya sangat begitu datar tanpa ekspresi apapun. Aku mulai menyukainya,awalnya aku berfikir itu hanya obsesiku tapi hal itu tidak kunjung hilang,aku makin mencintainya,aku selalu mengawasi gerak geriknya bahkan aku tahu kalau dia sudahhb memiliki seorang kekasih tapi aku tetap terus mengidolakannya aku bahkan akan selalu pindah kerja dari RS 1 ke RS yang lain dan itu semua hanya untuk dia,walaupun dia menganggap diriku hanya angin lalu tapi bagiku walaupun hanya menatapnya dari jauh dan melihat dia baik baik saja sudah membuatku bahagia. Tapi pada saat aku mendapatkan undangan pernikahannya aku merasa sangat hancur sekaligus menderita hingga aku memberanikan diriku meminta untuk bertemu dengan mereka dan saat ini aku sedang berhadapan dengan pria yang sangat aku cintai itu"kata ku dan tanpa sadar air mataku menetes
Ayu dan angga yangg mendengar penjelasanku merasa sangat marah,kkecewa sekaligus kasihan denganku
"Aku tau kalian pasti akan marah padaku, tapi aku bisa apa aku tidak bisa menipu perasaanku,rasa cintaku sanggat besar. Aku benar benar sangat mencintaimu ka Angga,tapi apa yang bisa kulakukan. Kau milik Ayu,dan kau juga bahaggia dengan ayu. Maafkan aku"kataku dan menangis sambil menutup wajahku dengan tanganku
Ayu yang mendengar perkataanku pun tidak bisa menahan airmatanya,diapun mengghampiriku dan memelukku. Akupun terkejut dan menatapnya
"Untuk apa kau meminta maaf,ini bukan salahmu. Iniemang sudah takdir yang ditentukan tuhan. Jangan menangis"katanya dan menghapus air mataku
"Apa kau tidak marah padaku..?"tanyaku padanya
"Jujur saja aku sempat marah padamu,tapi apa yang bisa kulakukan,jika aku marah akku takut akan menimbulkan dendam. Aku juga tidak bisa menyalahkanmu. Jadi yah sudahlah"katanya sambil menatapku"tapi apa kau bisa meminta satuhal...?"tanyanya lagi
"Aku tau apa yang ingin kau minta ayu,kau ingin aku melupakan ka angga kan..?"kataku menebak
"A...ku..?katanya terpotong
"Aku tahu. Maksud dari pertemuan ini,aku ingin hanya ingin menyampaikan perasaanku pada ka angga dan setelah itu aku akan pergi dari kehidupan kalian. Aku akan pergi jauh dari kalian. Karna aku tidak ingin selamanya menderita."kataku sambil mengusap punggung tangan ayu. Angga dari tadi hanya diam tanpa berkata kata dihadapan ku. Akupun memaklumi hal itu karna dia addalah orang yang irit berbicara.
"Setelah mengatakan perasaanku,alu merasa sesikit legah setidaknya aku tidak seperti dulu lagi. Sekali lagi maafkan aku. Ka angga,jagalah ayu untukku,ayu adalah wanita yang baik,begitupun denganmu ayu tolong jagalah ka angga. Aku berharap kalian bisa bahagia dan lupakan saja aku. Anggap saja kita tidak pernah bertemu. Dan aku akan berusaha untuk bisa melupakanmu ka Angga. Sekali laggi maaf dan terima kasih karna kalian tidak membenciku"kataku dan berdiri dari kursiku
"Ya naya,aku tidak marah padamu,dan terima kasih karna kau mau melepas ka Angga"kata ayu
"Sama sama,aku pamit dulu aku masih ada urusan di RS. Untuk makanannya kalian makan saja"kataku dan mulai meninggalkkan mereka
"Naya"panggil Angga,akku yang mendapat pangggilan dari Anggapun menengok
"Terima kasih"katanya sambil tersenyum, aku yang mendengar ucapannya dan senyumnya,mengangguk dan membalas senyumnya dan juga tersenyum pada ayu,kemudian aku pergi dengan air mataku yang tidak hentinya menetes. Akupun pergi dari sana dan kembali kerumah ibu dan juga ayahku aku menangis dipelukan ibuku dan menceritakan semuanya pada ibuku. Ibuku yang mendengar ceritakupun ikut bersedih dan mengatakan padaku untuk sholat dan meminta petunjuk pada allah semoga diberikan kemudahan untuk melewati ujian ini. Akupun mengikkuti perkataan ibuku,akupun sholat dan berdoa meminta petunjuk darinya setelah sholat aku kembali menemui ibuku dan kembali menangis,akkupun tertidur dipangkuan ibuku.
Setelah beberapa minggu aku mulai bangkit dari keterpurukan diriku,dan mengenai angga da ayu mereka telah menikah. Aku juga menepati janjiku pada mereka jika aku bertemu denggan mereka aku hanya akan tersenyum pada mereka tanpa menyapa mereka. Aku juga mulai fokus pada pekerjaanku menyibukkan diriku. Dan mengenai melupakan Angga aku belum bisa yah walaupun sudah tidak seperti yang dulu tapi aku mulai menepis rasa ku itu.
Hingga suatu hari pada saat aku di RS ada seorang pasien yang mengalami luka tembak pada bagian dada sebelah kiri,tapi untungnya tidak menggenai jantungnya jadi masih bisa diselamatkan walaupun ia harus mengalami koma selama beberapa hari. pasien tersebut bernama Dandi yang merupakan baggian dari Anggota TNI juga. Akupun merawat pasien tersebut tersebut dengan sanggat baik. Hingga ia sadar dan betapa terkejutnya aku dia adalah pria yang tidak kalah jauh dari ka Angga selain ganteng dia juga addalah pria berwajah datar,jutek dan dinginnnn banget. Dan juga satu irit bicara. Nyeselin banget tau,aku bahkan saat hanya ingin memeriksa lukanya dia langsungv memberikan aku tatapan yang sangat begitu tajam padahal aku addalah seorangv dokter tapi diberikan tatapan seolah olah aku adalah musuh di medan perang benar benar membuatku stress.
Walaupun begitu aku tetap mengurusnya karna ia adalah pasienku dan tanpa kusadari aku mulai menyukai pria jutek ini. Tapi aku tidak tau bagaimana dengan perasaannya,aku juga tidak ingin memaksakman diriku untukk terus menyukainya karna aku tidak ingin hal yang ku alami sebelumnya bakalan terjadi lagi. Hingga dia sembuh akupun mulai tidak rela saat dia akan pergi tapi tidak apalah mungkin ini memang takdirku,aku hanya akan menyerahkman semua pada allah jika dia jodohku maka allah pasti akan mendekkatkannya padaku tapi jika dia bukan jodohku maka akupun hanya bisa menerima dengan iklas hingga setelah beberapa minggu kemudian
Saat aku berada di rumah aku mendapat panggilan dari ibu dan menyuruhhku turun kebawa,akupun turun dan betapa terkejutnya aku, Dandi ada di rumahku dia juga membawa kmeluarganya kerumahku aku awalnya sempat bingungg tapi setelah mendengar perkataan dari ortu Dandi yangv mengatakan bahwa tujuan mereka kemari adalah untuk melamar diriku untuk anak mereka Dandi
Aku saat itu tidak tahu haru berkata apa,aku benar benar sangat senangg dan aaaa tidak tahhu harus berkata apa. Aku benar benar sangat berterima kasih pada allah kmarna allah telah mengabulkman doaku untukm bisa bersama denggan orang akku cintai. Akkupun menerima lamaran itu. Setelah itu aku meminta waktu untuk berbicara dengan Dandi di halaman belakang. Sesampainya dihalaman belakang aku bertanya padanya
"Hmm ka mengapa kau mau menikahiku..?"tanyaku
"Kau mengapa mau menerima lamaranku..?"tanyanya balik tanpa menjawab pertanyaanku yang sebelumnya
"Ais kau ini,karna aku memang me..mencintaimu saat aku sedang merawatmu di rumah sakit"jawabku denggan jujur dan menunduk
Dandi yang mendengar perkataanku tersenyum aku yang melihat senyumannyapun terpana dengan ketampanannya
"Mengapa kau menatapkku seperti itu. Kau tidak usah khawatir ketampananku tidak akan pernah hilang. Kaupun bisa sepuasnya menatapnya setelah kita menikah"katanya kemudian tertawa
Aku yang mendengar perkkataannya merasa sangat malu yang membuatnya semakin tertawa
"Ais kau ini,kau belum menjawab pertanyaanku mengapa kau mau melamarku..?,apa karna kau dipaksa ortumu..?"tanyaku
Dandi yang mendengar pertanyannku menghentikan tawanya dan menatapku,ia berpura pura bergikir
"Aku tidak dipaksa ortu,aku melamarmu karna kau sudah melihat tubuhku saat di RS" Katanya kemudian tertawa
"Isy apa yang kau katakan aku serius Dandi"kataku dan mulai merajuk ingin meningalkannya
Dandi yang melihat ku merajuk dan inggin segera pergi,ia langsung menarikk tanganku. Aku yang tidak siappun langsung tertarik dan langsungemeluknya. Aku sempat terkejut dan berkata"a..apa yang kau lakukan,lepaskan aku"katakku dan bergerak ingin melepaskan tangannya yang melingkar dipinggangku.dan apa yang kulakukan hanya sia sia kmarna ggenggamannya sangat begitu kuat dan membuatku menyerah dan membiarkan dia memelukku. Akupun menatap wajahnya
"Sudah selesai..?"tanyanya yang membuatku merasa heran"maksudmu..?"tanyaku. Dandi yang mendapat pertanyaan balik dariku tersenyum
"Aku melamarmu karna aku sangat mencintaimu. Awalnya aku berfikir itu hanya haluku saja saat berada di RS tapi setelah aku pergi dan tidak bertemu denganmu aku merasa sangat hampa dan esepian,aku juga merasa sangat rindu jika tidak bertemu denganmu kmar itu aku berfikir untuk mencari tahu tentang dirimu dan memberitahu orangtuaku bahwa aku berencana untuk melamarmu. Keluargakupun setuju dan seterisnya kkau pasti sudah tahu"katanya yang membuatku meneteskan air mata terharu sekaligus senang. Dandi yang melihat aku menangis mengerutkan dahinya
"Ada apa,apa aku menyakitimu..?"tanyanya dengan khawatir
Aku yang melihat dia khawatir tertawa"apa yang membuatmu tertawa..?"tanya Dandi
"Terima kasih karna kau mau mencintaiku dan mau menikahiku"kataku sambil tersenyum padanya
"Sama sama,sudah kewajibanku untuk mencintaimu dan membahagiakan dirimu. Mullai hari ini berhhentilah menangis kecuali jika itu tangisan kebahagiaan"katanya dan di angguki oleh ku. Dan memeluknya dia pun membalas pelukanku
NOTE
Allah pasti akan memberikan setiap umatnya jodoh yang tebaik,jika dia jodohmu maka mau sejauh apapun dia darimu,maka allah pasti akan mendekatkanmu padanya,tapi jika dia bukan jodohmu itu artinya dia belum pantas untukmu,allah pasti akan memberikan yang terbaik utukmu.
Semoga cerita ini bisa bermanfaat bagi semua orang yah
bay bay semua....
TAMAT