Kalian percaya atau tidak kalau di setiap ruangan itu ada makhluk halus??
Cerpen ini bercerita tentang Lula yang bukan merupakan anak indigo namun selalu di datangi oleh mereka yang tak terlihat.
Lula adalah anak kedua yang masih kuliah semester empat. Namun karna pandemi maka di haruskan untuk kuliah di rumah. Sehingga ia tak mengekos lagi.
Namun setelah pulang ada ada saja yang mengganggu di kamarnya. Lula adalah anak yang bobrok dengan temanya namun menjadi pendiam di keramaian. Sering menghabiskan waktu di rumah kalau tidak menonton drakor, drachin ya pasti membuat komik tak jelas. Ia juga merupakan fans k-pop. Bahkan kamarnya sudah penuh dengan poster, album dan foto card biasnya.
"Haduh, kok capek banget ya. Padahal baru aja bangun tidur." Keluhnya.
Waktu menunjukkan pukul tiga siang, ia baru saja bangun tidur. Cuaca hujan tadi membuatnya begitu mengantuk.
Karena bosan ia meng-on kan hp nya. Mencari drama yang enak di tonton saat itu. Hingga akhirnya ia memilih menonton film zombie korea.
Ia memutar film itu di hp nya. Ia yang sedang asik menonton kalau sudah lelah rebahan ya pasti duduk. Dan kalau lelah duduk maka akan rebahan😌.
Saat tengah asik menonton tiba tiba tercium aroma aneh. Aroma kapur barus yang baru saja lewat. Yang awalnya Lula tak memperdulikan itu. Namun aroma itu terus saja lewat di depannya seperti angin lalu.
Lula yang kesal dengan hal itu langsung menyapanya.
"Oten lo disini ya?" Tanya Lula.
Namun tak ada jawaban.
"Ten, kalo lu disini coba kasih tau gw. Gerakin barang kek, atau apalah. Yang kasih tau gw lo dimana?" Ucapnya lagi.
Pluk....
Satu botol bedak my baby melayang ke arah Lula dari meja rias kamarnya.
"Aelah... Tan, gak usah ngamok juga. Gw kan cuma suruh lo gerakin. Bukan lempar oon. Untung aja gw ngehindar kalo gak? Dah benjol nih kepala." Roceh Lula pada Oten.
Oten adalah sebutan untuk makhluk tak kasat mata di kamarnya yang selalu mengganggunya. Ntah ia tak tau bagaimana bentuk dan rupanya bahkan ia tak tau dia perempuan atau laki laki. Yang Lula tau dia hanya suka menggerakkan barang. Itulah yang membuat Lula tau dimana dia.
Dan satu hal lagi Lula bahkan tak tau asal usulnya dari mana.
"Ngapain lo Ten kemari? Gak diajak maen ama temen lo ya? Ha... ha... Kasian banget lo Ten. Makanya sesama makhluk halus harus rukun maen nya. Jangan pas maen petak umpet lo ngumpet beneran. Kan jadi gak diajak maen lagi." Rocehnya yang masih anteng menonton filmnya.
Pluk....
Lula terkena lemparan guling. Membuat hp yang ia pegang malah terjatuh ke lantai. Dan layarnya pun retak. Membuat Lula murka.
"Dasar OTEN anak setan lo. Lo liat hp gw setan. Remuk kan layarnya. Ya sumpahin lo jadi setan Oten.!!" kesal Lula.
Dan aroma itu pun hilang. Yang berarti Oten pun sudah pergi (maybe).
Akhirnya Lula hanya bisa menangis di pojokan karna layar Hpnya retak. Ia tau jika sampai emaknya tau hal itu maka Rapper akan beraksi lagi bahkan bisa tak berhenti seharian.
"OTEN KURANG AJAR LOOO.... KESEL GW AMA LO TEN!!!"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
👻👻👻👻👻👻
----Lula-----