~ Rasa Dibalik Suaramu
Seandainya saja dulu aku tak mengenalmu,mungkin saja aku takkan seperti ini...
Yah, semua ini memang salahku yang selalu berharap lebih dari rasaku...
Aku tak menyangka, semua ini akan menjadi seperti ini...
Aku pun tak menyangka, rasaku ini membuatku selalu ber-senandika...
Ternyata benar, tak mudah melawan rasa ini..
Benar-benar tak mudah...
Hatiku ini tiba-tiba kampana bak gemuruh sebelum hujan...
Ingin sekali rasanya ku andam karam kan eonoia bersama mu...
Tapi ku perjelaskan, rasa ini ada dibalik suaramu...
~ Serayu Dalam Shyam
Malam ini, serasa gulana hilang begitu saja...
dersik diantara pohon, berpadu merangkai pedika yang sangat merdu...
Seakan-akan, raga ini merasa damai...
Malam ini, serasa tak ada beban....
Seperti, serayu dalam shyam...
~ Sesal
Dalam gelap itu, diri berkata...
Dalam diam itu, diri Merintih...
Bayangan ini, menuntun jauh raga kedalam lembah curam yang tak berujung...
Tuhan,
Maafkan jiwa ini,
Ampunkan diri ini,
Yang salah menjejaki, nestapa tiap segi arti...
~ Coba tanyakan pada-Nya saat malam
Jika engkau kecewa, mengapa tak tanyakan pada-Nya saat malam..?
Jika engkau gundah, mengapa tak tanyakan pada-Nya saat malam..?
Jika engkau merasa putus asa, mengapa tak tanyakan pada-Nya saat malam..?
Hai Al-Basyar!!!, mengapa tak kau lakukan itu..?
Lupa kah engkau pada-Nya?
Dzat yang Maha Sempurna, Dzat yang Maha Adil, Dzat yang maha Ampun..!!
Hai Al-Basyar, ku katakan sekali lagi..
Coba tanyakan pada-Nya saat malam....
~ Diriku adalah Aku
Tak banyak yang tau, diriku adalah aku..
Tak banyak yang paham, diriku adalah aku..
Sebagian orang menganggap, diriku adalah orang lain..
Sebagian orang lain menganggap, diriku adalah orang yang berbeda..
Entah sampai kapan mereka terus mendeskripsikan itu terhadap ku..
Yang ku tau pasti, sampai kapan pun, Mereka takkan mengerti..
Diriku adalah Aku...
~ Resah
Pernah tersirat di dalam atma, ingin sekali melupakan Dia..
Entah mengapa, rasanya sangat lah berat..
Kenangan demi kenangan, begitu membacang di lubuk hati
Ingin rasanya kubungkam semua, namun tak mudah untuk di lakukan...
Yang pasti, diriku resah tanpa dirimu..
~ Senja di langit yang tak cerah
Sore ini, nabastala tak seperti biasa..
Ia nampak sendu bak temaram di malam hari..
Entah mengapa, aku pun merasa lunglai sekarang..
Waktu yang ku tunggu - tunggu, tak datang seperti kemarin..
oh, aku tau, mungkin dia ingin menangis..
tapi, payoda nya tak sanggup untuk turun..
Huh, Sore ini, sungguh Senja di langit yang tak cerah..
~ Nabastala senja
Waktu terus berganti, tapi, kau tak pernah berubah..
hari demi hari, diri mu selalu memancarkan jamanika yang sangat indah..
Dirimu tak pernah mengeluh, bak sapi yang mengerang..
Dirimu tak perduli, meski dia lunglai pun kau tetap seperti itu..
Oh senja, terima kasih untuk swastamita mu...
~ Elegi yang ambigu
Untuk mu yang jauh bak kara rembulan...
Jika nanti bukan aku di sisi mu, aku harap kau tetap bahagia...
Memang, salah ku yang terlalu memberi harapan pada mu..
Tak seperti hujan yang memberi pelangi selepas nya menangis..
Diriku bak nematomorpha di ruang hampa yang tak canda..
Jika nanti bukan aku di sisi mu, tetap lah tunjukan senyuman indah mu..
Walaupun itu terasa berat untuk kita..