perkenalkan namaku Mizan kelahiran Tegal,25 Oktober 2002,aku sendiri masih pelajar dan masih ingin banyak belajar.
perjalanan hidupku cukup menarik meski umurku masih di angka belasan dan aku juga korban broken home seperti pada umumnya.
perjalanan hidupku bisa dibilang sangatlah unik
aku terlahir di keluarga yang kesehariannya seperti di ring MMA ya kedua orang tuaku seperti mempunyai hobi berkelahi itu terjadi di setiap pagi siang sore malam hingga setiap hari.dan akupun sudah terbiasa oleh keseharian orang tuaku hingga aku sendiri merasa kebal dengan perkelahian mereka,aku memang tipikal orang yang tidak terlalu peduli urusan orang lain walu itu saudara kandung atau teman dekat,karna aku tipikal orang yang enjoy it tidak mau tau urusan orang.
semasa di sekolah aku tergolong orang yang pendiam dan pemalas,meskipun aku terkenal pemalas tapi jangan salah aku selalu memasuki peringkat 5 besar loh,bermula dari itu aku sering di sebut guru lazy boy yang artinya pria malas tapi pintar.
orang tuaku juga sering di panggil beberapa kali oleh guru BK ya karena ulahku yang sering bolos pelajaran dan jarang berangkat,aku melakukan itu karna untuk kesenangan tersendiri,sampai² aku kebal dengan kemarahan guru BK dan orang tuaku
tetapi karna aku sering masuk 5 besar jadi guru tak terlalu mempersalahkanya dan tak separah murid² lain yang sampe pindah sekolah.oh iya ini ceritaku waktu SMP ya guys
kita lanjut ke masa SMA,di SMA inilah aku banyak berubah,setelah sekian lama ayah dan ibuku bertarung di ring MMA dan mereka pun memutuskan untuk berpisah,disitulah aku merasakan bener² pahitnya hidup tapi ada hikmahnya juga hikmahnya aku jadi tenang ngga denger orang berkelahi lagi,aku sempet down namun tak berselang lama aku mengenal cewek SMA,yaelah namanya juga remaja wajarlah jatuh cinta,wanita tersebut sangat pandai dan cerdas dia juga sering memenangi beberapa perlombaan,dan aku sebelum kenal dia terkenal dengan kenakalanya,sampai aku ingin berubah agar bisa mendapatkan hatinya heheh waktupun berlalu 1 tahun hingga aku sudah memasuki kelas 2 SMA,entah hokiku apa emang sudah takdir Tuhan ya aku dan cewek itu ternyata satu kelas dan akupun sangat menysukuri hal tersebut aku pun tak perlu repot-repot lagi pura-pura ketoilet supaya melihat wajahnya karna sekarang kita sudah 1 kelas dan karna kegigihanku akupun berhasil meluluhkan hatinya hehehe
kesimpulanya:
jangan mudah menyerah guys di setiap peristiwa pasti ada hikmah yang kita petik
dan untuk yang korban broken home jangan menyerah Kalian semua terbaik..
thanks for reading guys