Bukan hanya pasangan saja yang bisa virtual, ternyata teman juga bisa. Seperti yang kualami saat ini.
Berawal dari sebuah aplikasi yang bernama Mangatoon, awalnya hanya sebuah keisengan untuk mengisi kegabutanku aku mendownload aplikasi ini. Karena ketertarikanku pada sebuah manga dan berlanjut menuju novel, sampai-sampai aku berhalu ria dan menuangkannya dalam sebuah karya yang receh.
Di sore hari, mataku kelelahan karena terlalu banyak melihat layar ponsel, aku pun penasaran dengan namanya Chat Room, hingga aku pun mengeklik dan berkenalan dengan berbagai user lainnya. Semuanya ramah terhadapku.
Hingga suatu hari aku dipertemukan dengan Room bernamakan 🌞Smile, seperti hostnya yang selalu ceria menyapa tiap user yang masuk.
“Puisi.”
Satu kata yang membuatku tertarik untuk masuk ke dalam room 🌞Smile, terdapat beberapa user cewek sedang memperbincangkan puisi, dan aku pun hanya menyimak tanpa ikut bergabung dengan mereka.
Suara-suara indah silih bergantian membacakan bait demi bait puisi sastra dengan irama merdu membuatku terbuai dengan itu.
Hingga berlanjut hari aku pun kembali ke sana dan mencoba bergabung. CANGGUNG itulah yang kurasakan saat berbincang dengan hostnya.
“Hai Cahaya, welcome.” itulah sapaan tiap aku masuk ke room 🌞Smile.
Namaku Cahaya, dan host memanggil namaku Aya. Kami pun saling berkenalan, dari nama, asal, bahkan sampai umur pun kita perbincangkan.
Semakin lama kami semakin intens apalagi setelah aku menjadi bagian dari mereka. Aku semakin kenal dengan admin yang lain sampai kami saling bertukar kontak.
Oh iya, aku lupa mengenalkan mereka.
Hostnya bernama Rina, aku sering memanggilnya kak Rin, sedangkan admin yang dekat denganku bernama Nayla dan Bella dan Umur mereka di bawahku tapi aku merasa nyambung jika ngobrol bareng.
Jika kalian bertanya kesan pertama aku mengenal mereka apa, jawabannya adalah KALEM super duper KALEM. Padahal mah aslinya ya memang kalem sih.
Setiap malam waktuku habiskan bersama mereka, perbincangan kami Random, unfaedah dan seru pastinya tapi ada yang berfaedah juga kok, seperti kita saling sharing hal-hal kecil, bahkan aku jadi tau banyak hal.
Dan suatu waktu, kita harus berpisah dengan Bella, karena dia akan fokus dengan dunia literasi. Tentunya kami mendukungnya 100%. Dan tinggallah kami bertiga.
[Hey, room kita ilang😭🤣.]~Kak Rin.
Itulah isi pesan yang masuk ke dalam grup Chat Whatsapp.
[Jangan ngadi-ngadi kak🙄.]~Cahaya.
[Apa ini miska?🤔.]~Nayla.
Awalnya kami hanya ngakak gak jelas menganggap berita itu sebuah lelucon.
[Bener weh, coba aja kalian chek sendiri.] ~Kak Ran.
[Eh beneran weh kagak ada😭😭🤣.]~Cahaya.
[Iya weh bener😭🤣.]~Nayla.
[Eeeh gimana ini?🤔]~Cahaya.
[Dahlah aku mah pasrah aja😶.]~Kak Ran.
[Tenang weh, siapa tau itu lagi eror, kita tunggu ampe malem.]~Nayla.
Dan panik pun melanda kami semua, kami panik disaat sore hari roomnya belum juga kembali. Namun pas kita chek malamnya ternyata ada. Dan benar saja itu karena aplikasinya sedang eror hingga membuat sebagian room hilang sementara.
[ROOM kita kembali weh😍.]~Nayla.
Kami sangat senang mendapat kabar dari Nayla, hingga kami pun masuk ke room.
“Alhamdulillah yah bun.” Ucapku senang.
“Iya bun, padahal kita udah panik.” ujar Nayla sambil tertawa.
“Makanya bun, kalo apa-apa tuh jangan langsung sebar hoax dulu. Panik nih kita...” balasku lagi.
“Ya maaf, aku juga panik weh. Tapi ngakak.” jawabnya dengan tertawa ngakak tanpa dosa sudah membuat kami panik setengah mati.
“Hilihh… Tapi iya juga sih, apalagi kak Rin udah bikin kata-kata perpisahan weh..” ucapku tak bisa menghentikan tawa.
Dan kami pun hanya bisa tertawa ngakak dengan tingkah kami yang terbilang aneh mungkin, hanya karena sebuah Room saja kami bisa sampai galau.
SELESAI.
Cerita ini cukup sampai di sini, tapi persahabatan kami tidak.
Teruntuk teman virtualku.
Terima kasih sudah mengisi hari-hariku, aku senang bisa mengenal kalian. Kalian adalah teman virtual terbaikku, meski tak semua hal tercurahkan namun kita saling menghibur.
🍃Kita jauh namun dekat, kita asing namun saling mengenal.
***
Hari berjalan terus berjalan
Aku berkelana berjumpa dengan berbagai kawan
Tiada ucapan yang tak kupaham namun sering terjadi perselisihan
Kata demi kata selalu bercampur aduk di waktu yang sama
Banyak hal yang tak terduga selalu bermunculan
Ini seperti hembusan angin yang lewat
Aku menikmati kesejukannya sesaat
kukira tak akan ada kata pergi
Namun aku salah
Di ujung pelupuk mataku membendung genangan air
Tapi tawaku tak bisa kulepas
Hari ini adalah hari akhir, berharap akan ada hari esok
Bertaburkan harapan demi harapan tapi kata selamat tinggal harus diucapkan
Hai kawan, tak pernah kubayangkan aku akan berjumpa dengan kalian
Lihatlah kita dulu bak orang yang selalu bertawuran
Tak kenal dengan kata terbawa perasaan
Selalu cekikikan tak jelas bahkan saling menyudutkan satu sama lain
Tapi kita tak pernah ricuh, selalu kompak dan selalu saling mengayomi
Terima kasih Kawan
Kalian adalah salah satu bagian dari hidupku di hari-hari yang kurang berfaedah
Namun menjadi bermakna ketika kalian ada
Teruslah seperti ini jika bertemu kembali denganku
Jangan ragu untuk tegur aku jika mulai melupakanmu
Jangan jadi canggung hanya karena sudah lama tak bertemu
Karena pada awal dan akhirnya kalian tetaplah kalian, Aku tetaplah aku.
Kesan ini akan selalu terkenang
Jadi..
Sampai jumpa dilain waktu dan aku akan merindukanmu..
By : Rina agr / 🌞Smile.