Ketika pesonamu terasa seperti sihir kamu sebut itu mimpi namun mimpi itu mengekejutkan dan menyenangkan.
Aku berharap angin akan memberitahukan mu jika aku disini mencintai mu.
Pagi itu selalu aku tunggu dimana senyum dan tawanya selalu mengiringi hariku, dalam diam aku menatap nya ingin rasanya aku mendekat dan bercerita setiap hal untuk membuatnya melihatku namun...
Aku Andie wildan anak kelas XA3 sedangkan dia Jenny ariana anak kelas XA1. Aku mengenalnya saat orientasi siswa, jenny anak yang baik dan manis dia juga cantik mungkin itu yang membuat ku jatuh cinta pada pandangan pertama.
"Hay jenny selamat pagi"
"Hay andie"jawabnya dengan mengulas senyum sembari mengambil earphone yang terpasang ditelinganya saat melihatku.
"Kenapa sendiri mana temannya?"tanyaku hanya dibalas senyuman oleh jenny.
Akupun berjalan beriringan ke sekolah dengannya pagi itu. Hanya beberapa menit saja dari jalan utama menuju sekolahku dan kami pun berpisah karena jenny bertemu teman satu kelasnya.
Meski perjalanan pagi itu singkat namun bagiku itu perjalanan yang membuatku semangat berangkat kesekolah.
-
-
Hari demi hari aku lalui hanya dengan melihat dan menatapnya dari kejauhan. Sebenarnya aku tidak tau apa yang membuatku selalu ingin menatapnya.
Suatu ketika ...
"Heyy baca buku juga?" Sapanya di perpustakaan saat melihat ku sedang mengambil beberapa buku dirak buku.
"Eh jenny iya ini ,kamu baca apa?"
"Ini" jenny memperlihatkan buku yang dipegangnya
"Bahasa Jawa"
"Rajin ya baca bukunya" ucap ku
"Emang kamu baca buku apa sebanyak itu mau dibaca semua?" Selidik jenny melihat ada 3 buku yang aku pegang.
Diambilnya buku satu persatu oleh jenny.
"Jangan jenn"
"Aku penasaran kamu rajin amat" ucapnya membuat ku malu saat jenny membaca judul dari buku yang aku ambil
**Cara menaklukkan gadis impian**
**Cara mencintai**
**Cara menyatakan cinta**
"Kenapa semua tentang cinta,kamu lagi jatuh cinta?" Ucap jenny sembari tersenyum menatapku dan mengembalikakan buku yang tadi di ambilnya.
"Engak cuma pengen baca aja" jawabku
Dan jenny hanya mengeryitkan alisnya ke atas sembari tersenyum membuatku salah tingkah.
"Kamu suka bahasa jawa"
"Suka"kata jenny sembari berjalan keluar perpustakaan setelah bukunya distampel oleh petugas perpus sekolah.
"Kamu tau ngak artinya aku tresno karo koe"
Tanya ku dengan mengikuti langkah jenny. Dan jenny hanya mengulas senyum ke arahku.
"Besok deh aku tanya pak tomo dia pasti tau artinya"jawabnya sembari tertawa kecil ke arahku dan melambaikan tangannya dan berlari karena di panggil temannya.
Aku menarik nafas panjang melihatnya pergi meninggalkan ku yang masih mematung menatapnya lalu aku kembali ke kelasku.
-
-
2 tahun berlalu
Kini aku kelas Xll dan dia pun kelas Xll.
Mungkin sebagian temanku berkata aku adalah laki - laki pengecut yang tak bisa mengungkapkan rasa cinta kepada seorang gadis.
"Jujur gue takut di tolak"
"Cowok cemen lo ndie, siap - siap aja jenny jadi milik orang lain lagi, lo ngak denger kemaren dia putus" kata dika sahabatku.
"Iya gue denger, tapi.."
"Udah sikat dia juga kayaknya ada rasa sama lo,lo pernah jalan kan sama dia?"
"Gue ngak tau dia suka ngak sama gue, gue pernah jalan tapi gue ngak tau isi hatinya, dia terlalu baik gue ngak bisa melihat ada cinta ngak buat gue"
"Lo jadi laki - laki pengecut ,kalau pengen tau isi hatinya ungkapin tembak dia" kata dika terkekeh
"Lo ngomong gampang gue yang jalani susah bro"
"Cinta itu timing bro" kata dika sembari menepuk pundak mengulas senyum memandang ku dan meninggalkan ku yang termenung didalam kelas.
-
-
-
5 tahun berlalu
Aku dan jenny bertemu secara tak sengaja dia semakin menawan dan hati ku masih berdetak untuk nya namun aku hanya pengagum bayangnya. Aku laki-laki pengecut yang bersandar cinta dan kasih sayangnya yang tak mampu aku raih.
Hanya hembusan angin lewatkan kata menyampaikan rasa untukmu
bertemu dengan mu adalah kebahagian bagiku
Bayangmu menemani setiap mimpi - mimpi indah ku..
Sayang..
Andai kau tau jika rasa itu menggelitik setiap urat nadi ku..
Andai kau tau aku ingin memilikimu..
Betapa rasa itu menyiksaku, senyumanmu yang mengajarkan aku harus bagaimana menahan rasa rindu itu..
Semua tentangmu mengalir dalam dekapan darahku seperti sajak - sajak puisi sang penyair yang mengalun dalam coretan tinta kering.
Kusampaikan rasa aku mencintaimu..