Hanya satu insiden yang mengubah seluruh hidupku, sebuah kecelakaan yang merenggut segalanya dariku kebahagiaan masa depan dan cinta, siapa yang akan menikahi gadis cacat seperti diriku.
Di hari ulang tahun ku yang ke 20th seharusnya ini menjadi hari yang membahagiakan bagiku, tapi Tuhan memberiku sebuah hadiah istimewa, Tuhan menakdirkan kecelakaan itu terjadi, setiap hari setelah kecelakaan itu aku selalu marah kepada Tuhan kenapa ia merenggut semua kebahagiaan ku dan kenapa harus aku.
Hari ini untuk pertama kalinya setelah kecelakaan tiga tahun yang lalu aku pergi ke taman, ditemani oleh seorang kakak perempuan yang sangat menyayangi ku, di tamam begitu ramai banyak orang berjalan santai dengan pacar mereka, saat aku menyusuri taman mereka semua melihatku menatapku dengan tatapan tidak suka itu begitu menganggu ku.
" Katrina,,, kakak pergi mengambil beberapa barang di mobil dulu ya" aku hanya mengangguk
Beberapa saat kemudian seorang laki-laki mendekati ku, karena aku tidak mengenalnya jadi aku abaikan saja, hingga akhirnya dia memulai pembicaraan.
" Nona,,,, anda terlihat sangat sedih memangnya ada masalah apa?" Dia bertanya kepadaku
" Untuk apa aku memberi tahu mu, kita kan tidak saling mengenal" jawabku
" ... Kalau begitu aku perkenalkan diriku, namaku kristan,,, nona siapa namamu?" Kata nya
" Namaku Katrina,,," jawabku
" Untuk apa kau mendekati ku pasti hanya untuk mengejek ku saja bukan?" jawabku
" Nona kau salah sangka, aku pikir kita bisa berteman saja" kata nya
" Untuk apa kau mau berteman dengan gadis cacat seperti diriku?" jawabku
Setelah pertemuan singkat itu kakak datang dan membawa ku pergi.
" Katrina apa dia temanmu?" Tanya kakak
" Oh halo kakak nama saya kristan, saya temannya Katrina " jawab kristan
" Sejak kapan kita berteman" jawab ku dengan suara pelan
" Kalau begitu kristan kemari ikut kita piknik saja" kata kakak
" Bukannya tidak mau ni, cuman kristan ada urusan mendadak" kata kristan
"Ooo,,, yasudah kalau begitu, ini alamat rumah Katrin kalau ada waktu mampir ya" kata kakak
Beberapa hari kemudian aku kembali bertemu dengan kristan tapi di tempat yang berbeda yaitu di toko buku.
" Hei,,, kita bertemu lagi ya nona, apa mungkin kita memang ditakdirkan selalu bertemu ya?" kata kristan
" Takdir,,,, aku tidak percaya adanya takdir" kataku dengan nada dingin
" Nona kenapa setiap kali aku bertemu denganmu kamu nampak murung dan sedih?" tanya kristan
" Memangnya aku pernah bahagia setelah kecelakaan hari itu?" jawabku
" Ayolah nona jangan menyerah begitu saja dengan ujian yang diberikan oleh Tuhan"
Kristan membawaku pergi dari toko buku, dan dia membawa ku berkeliling ke seluruh kios yang ada di sepanjang jalan, sepanjang jalan aku mendengar celotehan nya, kami pun berhenti di sebuah kedai es krim, kristan mengajakku masuk kedalam kedai dan membelikan ku sebuah es krim rasa pepermint, perasaan ini membuat ku bahagia, senyuman yang telah hilang tiga tahun Lalu kini kembali.
" Nona apa kau bahagia sekarang?" Tanya kristan
" Lihatlah senyuman nona sangat indah"
Satu persatu rayuan gombal keluar dari mulut kristan, sepanjang jalan orang melihat kami seperti layaknya dua pasangan bahagia, sejak hari itu setiap Ahir pekan kristan selalu mengajakku pergi entah ke taman atau hanya berkeliling kota, keceriaan dan kebahagiaan yang dulu hilang kini mulai kembali kristan bagai mengisi kekosongan di dalam hatiku dan kristan bagai melengkapi sesuatu yang hilang selama ini.
Hingga saat itu tiba, di taman kristan membawa setangkai mawar putih favorit ku, sambil memegang sebuah cincin iya menyatakan cinta nya kepada ku.
" Katrina,,,, sebelumnya kita memang hanya seorang teman, tapi rasa cinta mulai tumbuh di dalam hatiku, maukah kamu menjadi istriku dan menemaniku dalam suka dan duka "
Kata kata manis yang menyentuh hatiku perasaan yang sama aku rasakan selama ini, air mata haru mulai mengalir melihat laki-laki yang selama ini mengisi kekosongan hati ini menyatakan cintanya kepada ku.
" Kristan apa kau yakin dengan keputusan mu?,,
Apa kau tidak akan menyesal menikahi seorang gadis yang lumpuh?" pertanyaan ku
" Ya,, aku yakin dan aku tidak akan menyesal apa ini berati kamu menerima cinta tulus ku?" Tanya kristan
" Ya,,,, aku menerima nya "
The end.
jangan lupa like dan komen ya#